• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ramadan Jadi Momentum “Musim Panen” bagi Pengusaha UMKM

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 3 Maret 2025 - 21:21
in Ekonomi
UMKM-Baju

Ilustrasi UMKM bidang fashion. (Humas Kementerian UMKM)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekretaris Kementerian (Sesmen) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Arif Rahman Hakim mengatakan bahwa ramadan menjadi momentum atau bulan penting bagi pengusaha UMKM khususnya mereka yang bergerak di bidang kuliner untuk meraup cuan.

“Kita semua tahu, tahun lalu fenomena war takjil yang viral di media sosial membuat pengusaha UMKM di bidang kuliner bisa meningkatkan penghasilan,” ujar Arif dalam keterangannya, Senin (3/3/2025).

BacaJuga:

Bank Mandiri Hadirkan ATM Emas, Permudah Nasabah ambil Emas Fisik dari Livin’ Tabungan Emas

BCA Ajak Masyarakat Sehat dan Cerdas Berinvestasi lewat Runvestasi 2026

Raih 71,5 Persen dari Target APBN, Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Capai Rp240,1 Triliun hingga Akhir September 2026

Arif berharap tahun ini pengusaha UMKM bisa kembali memanfaatkan momen bulan puasa sekaligus mengakses kemudahan yang diberikan oleh pemerintah.

“Kemudahan dan pelindungan yang diberikan oleh pemerintah dalam hal izin dan legalitas usaha, alokasi khusus pada area publik, pengawasan kualitas hingga dukungan pendanaan. Dalam hal ini pemerintah hadir untuk memastikan pengusaha UMKM dapat berjualan dengan aman dan nyaman, dan juga melakukan pengawasan kualitas makanan dan masakan yang dijual untuk memastikan aman dikonsumsi,” jelasnya.

Dengan kemudahan-kemudahan tersebut, lanjut Arif, pengusaha UMKM dapat lebih mudah berjualan dan meningkatkan penjualan mereka selama bulan ramadan.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) 2020–2023 meningkat menjelang ramadan dan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi inilah yang dimanfaatkan oleh UMKM untuk meraup pendapatan.

Jika mengutip data tunggal Kementerian UMKM, khusus untuk subsektor kuliner ada sekitar 2,9 juta orang pengusaha yang terjun ke bidang ini di Indonesia. Sementara itu data Kementerian Perindustrian pada triwulan III tahun 2024, mencatat industri makanan dan minuman (mamin) bertumbuh sebesar 5,82 persen, di atas pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) nasional sebesar 4,95 persen.

Hal ini membuat industri makanan dan minuman tercatat memberikan andil sebesar 40,17 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas. Angka ini sekaligus menjadikannya sebagai subsektor dengan kontribusi PDB terbesar.

Hasil kajian Dosen Departemen Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI), Zahra Kemala Nindita Murad, menunjukkan bahwa salah satu aspek perputaran uang saat Ramadan bagi UMKM datang dari momen buka puasa karena sering dijadikan ajang pertemuan kerabat, teman, saudara, hingga mitra bisnis.

Salah seorang pengusaha UMKM skala mikro, Farida, yang fokus berjualan pempek dengan merek Pempek Nyai di Kota Sukabumi mengatakan, usahanya sejak akhir 2019 selalu mengalami “musim panen” setiap ramadan tiba.

“Saat bulan ramadan, omzet bisa naik hingga tiga kali lipat dari yang biasanya Rp30 juta-Rp40 juta per bulan,” ujarnya saat ditemui di Sukabumi, pada penghujung Februari 2025.

Meskipun pempek kerap dianggap tak masuk dalam kategori makanan pokok, dan bukan juga makanan khas Sukabumi, tapi penjualan Pempek Nyai justru meningkat karena menjadi salah satu kudapan favorit saat berbuka puasa hingga menjadi hampers (bingkisan) saat lebaran.

“Saat pertama memulai usaha, Pempek Nyai berkomitmen untuk menyajikan pempek sesuai dengan cita rasa aslinya. Mungkin ini alasannya kenapa pempek ini dicari banyak orang di Sukabumi. Selain jadi menu kudapan, kami juga menyiapkan hampers untuk lebaran. Karena biasanya saat lebaran itu orang mulai cari yang segar-segar, nah kebanyakan orang, cocok dengan cuko kami,” katanya.

Hampir senada dengan Pempek Nyai, salah satu merek di ranah kuliner yang menjelma sebagai standar gaya hidup kaum urban Jakarta juga melemparkan pernyataan yang menguatkan hipotesis bahwa momen bulan ramadan adalah saatnya meraup cuan.

“Kalau bicara bulan puasa memang ada peningkatan, meskipun enggak terlalu signifikan. Biasanya minggu kedua sampai akhir bulan puasa lebih bagus penjualannya, dibanding minggu pertama. Karena minggu pertama orang cenderung buka puasa di rumah buka bersama keluarga, buka di kantor atau acara lain,” ujar Sammy, CEO Lawless Burgerbar Asia atau yang dikenal dengan merek dagang Lawless Burger.

Namun, Sammy melanjutkan, justru penjualan setelah Idulfitri biasanya meningkat pesat. Bahkan tahun-tahun sebelumnya, Lawless sampai harus mendatangkan perkerja paruh waktu untuk melayani pelanggan.

“Mungkin karena masyarakat sudah sebulan nggak bisa makan siang, terus tiba-tiba bisa makan siang. Membludaklah! Lawless sampai harus mendatangkan pekerja harian, yang biasanya kami rekrut khusus untuk akhir pekan saja,” ujar pria yang juga berprofesi sebagai bassist band metal besar tanah air, Seringai, itu.

Menggeluti bisnis kuliner sejak tahun 2017 dengan omzet di atas Rp15 miliar per tahun, membuat Sammy dan tim Lawless paham untuk selalu mengambil langkah yang efisien dalam menyambut ramadan.

Dengan branding Lawless yang masuk dalam kategori top of mind bagi para pecinta burger, maka terlibat dalam bazar sudah bukan menjadi prioritas. Sammy berpendapat, apa yang dilakukan kini tinggal memaintain apa yang sudah diperjuangkan bertahun-tahun lalu.

“Persiapan untuk Ramadan tahun ini, menyiapkan seputar menu spesial Ramadan, paket-paket buat keberamaan. Misalnya paket buka puasa, paket buat potluck. Sisanya persiapan outlet-outlet saja,” ujarnya. (her)

Tags: Arif Rahman HakimRamadanUMKM

Berita Terkait.

mandiri
Ekonomi

Bank Mandiri Hadirkan ATM Emas, Permudah Nasabah ambil Emas Fisik dari Livin’ Tabungan Emas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:21
BCA Ajak Masyarakat Sehat dan Cerdas Berinvestasi lewat Runvestasi 2026
Ekonomi

BCA Ajak Masyarakat Sehat dan Cerdas Berinvestasi lewat Runvestasi 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:05
bc
Ekonomi

Raih 71,5 Persen dari Target APBN, Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Capai Rp240,1 Triliun hingga Akhir September 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:24
PHE LPB Genjot Eksplorasi Migas, Sumur Tingkilan-001 Mulai Dibor
Ekonomi

PHE LPB Genjot Eksplorasi Migas, Sumur Tingkilan-001 Mulai Dibor

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:02
Kredit BCA Tembus Rp1.017 Triliun, Pembiayaan UKM Tumbuh 6,9 Persen
Ekonomi

Jadi Pilihan Utama Masyarakat, Bank Mandiri Raih Peringkat Pertama Survei CX100 Danantara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45
RUPSLB PLN Tetapkan Suroso Isnandar sebagai Dirut Baru
Ekonomi

RUPSLB PLN Tetapkan Suroso Isnandar sebagai Dirut Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:40

OLAHRAGA

esi
Olahraga

PB ESI 2026–2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Editor Laurens Dami
Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07

INDOPOSCO.ID - Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) resmi melantik kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. Langkah itu menjadi momentum...

SelengkapnyaDetails
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30

BERITA POPULER

  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    931 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Pengusaha Pilihan

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.