• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Hama Burung dan Kungkang Serang Tanaman Padi Petani di Lebak Banten

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 10 Februari 2025 - 14:06
in Nusantara
Tanaman-Padi

Tanaman padi milik petani di Lebak yang terserang hama. Foto: Yasril / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hama Burung dan Kungkang, menyerang ladang padi milik masyarakat di Desa Tambak Baya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Tak sedikit petani mengaku merugi atas serangan hama yng merusak tanaman padi tersebut.

Tidak hanya hama, namun cuaca ektrim yang melanda Kabupaten Lebak juga menjadi salahsatu faktor hektar tanaman padi yang ditanam petani merugi.

BacaJuga:

Bio Farma Beralih ke CNG, Gandeng PGN Gagas Demi Produksi Lebih Hijau

Mengintip Laboratorium Penjaga Kualitas Lingkungan Milik PTSI, dari Air Minum hingga Emisi Industri

Getarkan Wilayah Badung dan Gianyar, Gempa Bumi di Bali Dikategorikan Dangkal

Agar kerugian tidak meluas para petani terpaksa memanen lebih awal.

“Hasilnya berkurang dari tahun yang lalu karena memang perbedaan cuaca dan terserang hama, hamanya luar biasa. Bukan disini aja bahkan sampai ke wilayah desa lain seperti Desa Bojong Leles, ditambah lagi dengan keberadaan burung,” kata Asmaja (58) salah satu petani di Kecamatan Cibadak, Senin(10/2/2025).

Gabah yang seharusnya di panen bulan depan (Maret 2025), kata Asmaja kini terpaksa dilakukan panen lebih awal. Khawatir takut menjadi mangsa serangan hama burung dan kungkang yang akan memperburuk situasi.

“Saya kan sewa menggarap sawah punya tetangga paling bagi dua gitu kan, kalau umpamanya dapat 20 karung gabah ya, si pemilik 12 karung saya 8 karung. Kalau lagi bagus minimal ya 500 kilogram itu dapat, tapi kalau sekarang ini ya berkurang lah,” ungkapnya.

Petani sawah lainnya Rohimi (55), mengungkapkan akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebak, beberapa pekan terakhir ini telah mengakibatkan tanaman padi miliknya menjadi rusak dan buahnya tidak berisi dan mengitam. Sehingga hasil panen yang ia dapatkan tidak maksimal dan terancam merugi.

“Untuk panen musim ini turun nya parah drastis sampai 90 persen. Penyebabnya paktor cuaca, faktor alam, hujan terus Jadi pas tanaman padi mau berbuah curah hujannya gak berhenti-henti pas bulan Januari ketika mau berbuah itu,” cetusnya.

Dirinya menambahkan, selain disebabkan curah hujan yang tinggi, gagal panen tersebut akibat dari adanya serangan hama yang tidak terbendung.

“Jadi akibat sering diguyur hujan akhirnya si buah padi nya gak berisi, hapa lah kata orang sini mah. Ditambah lagi ada hama kungkang kan biasanya kalau hujannya malam kan pasti itu kungkang nya banyak,” ungkapnya.

“Jauh lah kalau dibandingkan dengan Tahun kemarin mah, saya panen alhamdulilah mencapai 90 persen normal lah, tapi kalau musim sekarang malah justru turun 90 persen turun drastis. Bahkan ada yang bener- bener jong (gagal total). Kalau punya saya 10 petak sawah itu bisa menghasilkan biasanya mencapai 6 ton,”keluhnya.

Para petani berharap pemerintah dapat segera turun tangan dan memberikan solusi agar para petani tidak lagi kesulitan saat menghadapi cuaca ekstrim serta serangan hama seperti sekarang ini.

“Semoga ada ada bantuan bagaimana caranya mengusir hama dari pemerintah. Sebab, hama ini jelas membuat kami (petani sawah) merugikan besar,” imbuhnya.

Sementara kepala dinas Pertanian Kabupaten Lebak,Rahmat yang dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan laporan terkait adanya serangan hama tersebut.

“Terimakasih infonya kang,nanti saya perintahkan staf untuk mengecek ke lokasi,” ujar Rahmat. (yas)

Tags: Hama BurungHama KungkangLebak BantenPetaniTanaman Padi

Berita Terkait.

Perwira
Nusantara

Bio Farma Beralih ke CNG, Gandeng PGN Gagas Demi Produksi Lebih Hijau

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:02
Lab
Nusantara

Mengintip Laboratorium Penjaga Kualitas Lingkungan Milik PTSI, dari Air Minum hingga Emisi Industri

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:01
Gempa-Bali
Nusantara

Getarkan Wilayah Badung dan Gianyar, Gempa Bumi di Bali Dikategorikan Dangkal

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:30
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU LGBT, Bakal Dibahas di Kongres Umat Islam
Nusantara

1.507 Warga Nunukan Masih Terisolasi Akibat Longsor, Status Tanggap Darurat Ditetapkan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:15
gempa
Nusantara

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,8 Mengguncang Pasaman di Sumatera Barat Pagi Ini

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:37
Best Western Premier The Hive Hadirkan Donut & Bomboloni Premium, Mulai Rp15.000 di Buckwheat Bakery
Nusantara

Usai Jelajahi Kuliner Tradisional, Purbaya Titip Pesan Inspiratif kepada Siswa MPLS di Yogyakarta

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:31

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12527 shares
    Share 5011 Tweet 3132
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2846 shares
    Share 1138 Tweet 712
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
  • Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    1087 shares
    Share 435 Tweet 272
Tuchel
Olahraga

Kelelahan Bukan Hambatan, Tuchel Beber Kunci Kemenangan Dramatis Inggris atas Prancis

Editor Redaksi
Minggu, 19 Juli 2026 - 09:42

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel angkat suara setelah timnya meraih medali perunggu pada Piala Dunia 2026 usai mengalahkan...

SelengkapnyaDetails
Saka

Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:09
Deschamps Mundur Jadi Pelatih Prancis Usai Piala Dunia 2026, Zidane Penggantinya?

Deschamps Mundur Jadi Pelatih Prancis Usai Piala Dunia 2026, Zidane Penggantinya?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:31
Final Piala Dunia 2026: Scaloni Hadapi Dilema Personal Lawan Spanyol

Final Piala Dunia 2026: Scaloni Hadapi Dilema Personal Lawan Spanyol

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:16
Alasan Takhayul, Angel Di Maria Ogah Tonton Langsung Final Piala Dunia 2026

Alasan Takhayul, Angel Di Maria Ogah Tonton Langsung Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.