• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Masuknya Indonesia di Keanggotaan BRICS Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Ini Alasannya

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 6 Februari 2025 - 07:01
in Ekonomi
AH

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) memberikan keterangan dalam konferensi pers terkait Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Tahun 2024 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Rabu (5/2/2025). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa keanggotaan Indonesia dalam BRICS dapat berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025.

Keikutsertaan Indonesia dalam blok ekonomi yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan itu dinilai membuka peluang perdagangan baru serta memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama ekonomi global.

BacaJuga:

PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Danantara Raih USD1,5 Miliar dari Pasar Internasional, Akademisi Sebut Indonesia Makin Dilirik Investor

Dari Warung ke Naik Kelas, Festival UMKM Siapkan Jurus Legalitas hingga KUR

BRICS yang mencakup hampir 60 persen PDB global, menjadikannya blok ekonomi dengan potensi pasar yang sangat besar.

“Tentu market besar di sini (BRICS) adalah pertama tentu China, kedua India dan ketiga adalah Rusia, dan Indonesia,” kata Airlangga seperti dilansir Antara, Rabu (5/2/2025).

Menurutnya, keanggotaan Indonesia dalam BRICS memungkinkan optimalisasi perdagangan dengan tiga negara utama yakni China, India, dan Rusia.

China saat ini sudah menjadi mitra dagang utama Indonesia melalui ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA) dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), yang juga diinisiasi oleh Indonesia.

Dengan adanya BRICS, peluang perdagangan dengan China semakin terbuka lebar.

Sementara itu, dengan Rusia, Indonesia telah menyelesaikan 80 persen negosiasi kerja sama perdagangan dengan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU).

Airlangga menjelaskan, jika Indonesia dapat merampungkan kesepakatan ini, maka perdagangan Indonesia dengan Rusia dan negara-negara bekas Uni Soviet dapat meningkat secara signifikan.

“Jadi Eurasia sendiri beranggotakan dengan beberapa negara yang dulunya kita sebut sebagai negara former Uni Soviet. Itu negosiasi dengan Eurasia juga sudah 80 persen selesai. Jadi kalau ini juga kita selesaikan tahun ini, kita akan membuka (perdagangan) seluruhnya dan ini mempermudah kita untuk berbicara dalam konteks BRICS,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjut Airlangga, hubungan dagang dengan India juga terus diperkuat. Kunjungan Presiden Prabowo ke India pada Minggu (26/1) lalu, menegaskan komitmen kedua negara untuk menyelesaikan berbagai isu perdagangan.

Beberapa tantangan yang masih dihadapi antara lain perbedaan tarif bea masuk untuk kelapa sawit Indonesia dan Malaysia, serta pengenaan anti-dumping duty terhadap beberapa produk manufaktur Indonesia seperti PVC.

Oleh karena itu, dengan memanfaatkan pasar BRICS, Airlangga menilai Indonesia berpotensi memperluas ekspor ke negara-negara anggotanya, terutama untuk produk-produk yang kompetitif.

Di sisi lain, Indonesia juga dapat mengakses bahan baku penting dari Rusia, seperti fosfat, gandum, dan komoditas lainnya yang mendukung industri dalam negeri.

Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 telah mencapai 5,03 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). (wib)

Tags: Airlangga HartartoBRICSMenko Bidang Perekonomian

Berita Terkait.

phkt
Ekonomi

PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:13
rosan
Ekonomi

Danantara Raih USD1,5 Miliar dari Pasar Internasional, Akademisi Sebut Indonesia Makin Dilirik Investor

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:35
umkm
Ekonomi

Dari Warung ke Naik Kelas, Festival UMKM Siapkan Jurus Legalitas hingga KUR

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:12
icar
Ekonomi

Lebih Dekat dengan Konsumen, iCAR V23 Sambangi Lima Kota Lewat Roadshow Pop-Up Booth

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:02
geely
Ekonomi

Geely EX2 Ramaikan Jakarta Fair 2026, Kombinasikan Desain Modern dan Biaya Kepemilikan yang Kompetitif

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:01
UMKM
Ekonomi

KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:10

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7121 shares
    Share 2848 Tweet 1780
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1104 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.