• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Wamen UMKM Sebut PNM Katalisator Tumbuh Kembang Pengusaha Ultra Mikro di Indonesia

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 18 Januari 2025 - 21:00
in Ekonomi
Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Wamen UMKM) Helvi Moraza (tiga dari kanan) usai berdialog dengan insan PNM di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (17/1/2025). Foto: Humas Kementerian UMKM

Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Wamen UMKM) Helvi Moraza (tiga dari kanan) usai berdialog dengan insan PNM di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (17/1/2025). Foto: Humas Kementerian UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri (Wamen) Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Wamen UMKM) Helvi Moraza meyakini, keberadaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sangat penting untuk menjadi katalisator bagi pertumbuhan pengusaha ultra mikro di Tanah Air.

“Di Provinsi Sulawesi Selatan, PNM berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp2,17 triliun atau setara dengan 458.143 pengusaha ultra mikro dan turut membina pengusaha sampai ke pulau-pulau kecil,” kata Helvi saat berdialog dengan insan PNM di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (17/1/2025).

BacaJuga:

APBN 2026 Melaju Kencang: Pajak Melejit, Belanja Negara Tancap Gas

Kemenkop Perkuat Akses Pembiayaan Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Wamen UMKM Sebut Inabuyer 2026 Perkuat Akses Pasar dan Kemitraan UMKM

Helvi menjelaskan, saat ini terdapat kelompok keluarga rentan miskin di beberapa daerah. Kehadiran PNM menurutnya potensial dalam memberikan napas dan semangat baru, sekaligus mendukung UMKM untuk memerangi kemiskinan melalui perluasan lapangan kerja.

Hal ini juga sudah terbukti ketika para nasabah PNM berhasil meningkatkan plafon pinjamannya beberapa kali lipat dari pinjaman sebelumnya.

Di sisi lain, menurut Helvi, menjadi hal yang cukup sulit bagi pengusaha ultra mikro untuk berkembang, jika tidak diberikan pelatihan dan pendampingan.

“Melalui program ini, PNM tidak hanya membina usaha yang sudah ada, tetapi juga mengajarkan proses bisnis kepada pelaku usaha, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki bakat wirausaha sekalipun,” jelasnya.

Selain menciptakan dan membina UMKM baru, PNM juga berkontribusi dalam menciptakan tenaga kerja terdidik yang siap bersaing di dunia usaha dan memperkuat perekonomian lokal.

“Hadirnya PNM memberi peningkatan bagi pengusaha ultra mikro. Hal ini berarti PNM berhasil menciptakan UMKM berkualitas,” tambahnya.

Ke depan, Helvi berkomitmen, Kementerian UMKM dengan menggandeng PNM akan menyiapkan talenta-talenta pengusaha terbaiknya di tiap daerah untuk dapat dinaikkelaskan. (her)

Tags: Kementerian UMKMpengusaha ultra mikroPNMpt permodalan nasional madani

Berita Terkait.

purbaya
Ekonomi

APBN 2026 Melaju Kencang: Pajak Melejit, Belanja Negara Tancap Gas

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:30
kemenkop
Ekonomi

Kemenkop Perkuat Akses Pembiayaan Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:13
inabuyer
Ekonomi

Wamen UMKM Sebut Inabuyer 2026 Perkuat Akses Pasar dan Kemitraan UMKM

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:42
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
Ekonomi

BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:01
DME dari Batu Bara, Jurus PTBA Tekan Impor LPG hingga 80 Persen
Ekonomi

DME dari Batu Bara, Jurus PTBA Tekan Impor LPG hingga 80 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:22
Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026
Ekonomi

Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:45

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3689 shares
    Share 1476 Tweet 922
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.