• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kebijakan Stop Impor Empat Komoditas Pangan Jangan Jadi Bumerang

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 18 Januari 2025 - 06:06
in Ekonomi
impor

Pekerja melakukan bongkar muat beras asal Myanmar di Pelabuhan Ujung Baru, Medan Belawan, Medan, Sumatera Utara, Senin (23/12/2024). Foto : Antara/Yudi Manar/tom.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peneliti Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia Eliza Mardian mengatakan bahwa pemerintah harus memastikan bahwa pelaksanaan kebijakan pelarangan impor empat komoditas pangan tidak akan menjadi bumerang bagi pemenuhan kebutuhan pangan dalam negeri.

“Menghentikan impor adalah suatu proses yang bertahap dan membutuhkan strategi yang matang. Jangan sampai stop impor mendadak ini menjadi backfire (bumerang) bagi pangan kita,” ujar Eliza Mardian saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (17/1/2025)).

BacaJuga:

Pertamina Drilling Buktikan Keandalan Operasi, Sumur AMJ Maju Berproduksi 410,4 BOPD

Menkop: Koperasi Jadi Pilar Masa Depan Ekonomi Generasi Muda

PHE Selesaikan Survei Seismik 3D di Selat Makassar Lebih Cepat dari Target

Ia menuturkan bahwa sebelumnya pemerintah pernah memberlakukan pembatasan impor jagung pada 2016 yang membuat angka impor jagung menurun 2,17 juta ton. Namun, pada saat yang sama, impor gandum naik 3 juta ton karena dibutuhkan sebagai pengganti jagung.

Mempertimbangkan hal tersebut, ia pun menekankan pentingnya upaya serius serta strategi yang tepat untuk meningkatkan produksi bahan pangan dalam negeri agar dapat mengurangi volume impor dan mewujudkan swasembada pangan.

Salah satunya adalah dengan memastikan beras yang diproduksi para petani lokal dapat diserap oleh Bulog untuk memberikan kepastian harga dan pasar kepada para petani.

“Dengan adanya transformasi Bulog, diharapkan pemerintah tidak hanya berfokus pada komoditas beras saja, melainkan semua komoditas pangan strategis dan maksimal menyerap hasil panen para petani,” tuturnya.

Eliza mengatakan bahwa realisasi swasembada pangan semakin penting karena kini pasar global cenderung menerapkan kebijakan proteksionis, sehingga Indonesia tidak dapat lagi mengandalkan rantai pasok global.

Ia menuturkan bahwa di tengah tensi geopolitik yang masih terjadi dan semakin banyak ketidakpastian yang mempengaruhi perdagangan global, negara-negara lain pun akan cenderung memprioritaskan kebutuhan domestik mereka sendiri.

Selain itu, saat ini dampak perubahan iklim semakin terasa, sehingga mempengaruhi produksi dan distribusi komoditas pangan.

“Sehingga swasembada pangan ini menjadi keniscayaan, apalagi Indonesia ini jumlah penduduknya terbesar keempat sehingga urusan perutnya harus diprioritaskan,” ucapnya dilansir Antara.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan di Jakarta, Kamis (16/1), bahwa pemerintah telah memberlakukan larangan impor bagi empat komoditas pangan yakni beras konsumsi, jagung untuk pakan ternak, gula konsumsi, dan garam konsumsi.

Ia berharap kebijakan larangan impor tersebut dapat mewujudkan cita-cita Indonesia untuk melakukan swasembada pangan, karena Indonesia sangat potensial untuk melakukan hal tersebut. (aro)

Tags: Imporpanganpertanian

Berita Terkait.

Rig-PDSI
Ekonomi

Pertamina Drilling Buktikan Keandalan Operasi, Sumur AMJ Maju Berproduksi 410,4 BOPD

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:24
Menkop-RI
Ekonomi

Menkop: Koperasi Jadi Pilar Masa Depan Ekonomi Generasi Muda

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:02
kapal
Ekonomi

PHE Selesaikan Survei Seismik 3D di Selat Makassar Lebih Cepat dari Target

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:53
ip
Ekonomi

Bangun Ekosistem Hidrogen Nasional, PLN IP Perluas Kolaborasi Global di GHES 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:13
serli
Ekonomi

Ekonomi Maluku Utara Tumbuh 19,64 Persen, BTN Perkuat Kolaborasi dengan Pemprov

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:43
Mazda Mantapkan Langkah di Indonesia, Resmikan Pabrik Perakitan Berstandar Global
Ekonomi

Mazda Mantapkan Langkah di Indonesia, Resmikan Pabrik Perakitan Berstandar Global

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:14

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3040 shares
    Share 1216 Tweet 760
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    755 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.