• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Rencana Integrasi Stasiun Karet dan BNI City Dukung Efisiensi Transportasi Publik

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 4 Januari 2025 - 09:50
in Megapolitan
Penumpang menunggu kereta berhenti di Stasiun Karet, Jakarta, Kamis (2/1/2025). Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha/rwa

Penumpang menunggu kereta berhenti di Stasiun Karet, Jakarta, Kamis (2/1/2025). Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha/rwa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rencana integrasi antara Stasiun Karet dan Stasiun BNI City dipastikan membawa dampak positif terhadap konektivitas dan efisiensi moda transportasi di Jakarta.

Langkah itu tidak hanya mempercepat waktu tempuh perjalanan kereta bandara menuju Soekarno-Hatta, sekaligus mendukung mobilitas harian pengguna KRL Commuter Line.

BacaJuga:

Prakiraan Cuaca di Jakarta Hari Ini Didominasi Cerah Berawan, Tetap Waspadai Potensi Hujan

Pemprov Jakarta Hormati Proses Hukum Mantan Kadis LH, Janji Benahi Tata Kelola Bantargebang

Inovasi Tools AHASS Wahana Percepat Servis, Prestasi KLHR 2026 Jadi Bukti Nyata

Pengamat Transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata Djoko Setijowarno mengatakan, penutupan operasional Stasiun Karet tidak terkait dengan keberadaan Stasiun BNI City meskipun jaraknya hanya sekitar 350 meter.

“Penutupan Stasiun Karet justru bertujuan meningkatkan efisiensi perjalanan KRL. Sebagai gantinya, pengguna bisa berjalan kaki ke Stasiun BNI City, yang dilengkapi fasilitas lebih memadai,” kata Djoko kepada INDOPOSCO, di Jakarta, Sabtu (4/1/2025).

Langkah itu sejalan dengan optimalisasi layanan Commuter Line Basoetta. Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus menyebutkan, waktu perjalanan kereta bandara akan dipangkas dari 56 menit menjadi hanya 40 menit dengan keberangkatan dari Stasiun Manggarai.

“Kami ingin memberikan solusi transportasi yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat, terutama untuk menghindari kemacetan jalan menuju bandara,” katanya.

Sekaligus mempertimbangkan keterbatasan Stasiun Karet dalam menampung penumpang. Data KAI Commuter mencatat bahwa stasiun ini hanya mampu menampung 150 orang di ruang tunggunya, jauh dari kebutuhan ideal.

Di sisi lain, Stasiun BNI City memiliki kapasitas hingga 2 ribu penumpang per jam, serta sudah terintegrasi dengan berbagai moda transportasi seperti MRT (Moda Raya Terpadu), LRT (Lintas Raya Terpadu), dan Transjakarta.

Selain meningkatkan efisiensi waktu, integrasi ini diharapkan dapat menghidupkan aktivitas ekonomi mikro di sekitar area menuju Stasiun BNI City.

“Dengan berjalan kaki, masyarakat dapat berinteraksi dengan pelaku usaha kecil, seperti membeli minuman atau makanan ringan,” tambah Djoko.

KAI Commuter juga berencana menambahkan fasilitas pendukung seperti travelator untuk mempermudah akses pejalan kaki. Langkah ini sekaligus mendukung target peningkatan pengguna Commuter Line Basoetta menjadi 10 juta penumpang per tahun, atau sekitar 20 persen dari total penumpang Bandara Soekarno-Hatta.

Upaya integrasi itu menunjukkan komitmen KAI Commuter dalam menciptakan layanan transportasi publik yang aman, efisien, dan ramah pengguna. Dengan optimalisasi Stasiun BNI City, Jakarta dapat semakin memperkuat perannya sebagai pusat konektivitas transportasi modern. (dan)

Tags: BNI CityDjoko Setijowarnojoni martinusKRL Commuter LineStasiun BNI CityStasiun Karettransportasi publik

Berita Terkait.

Monas
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Hari Ini Didominasi Cerah Berawan, Tetap Waspadai Potensi Hujan

Rabu, 22 April 2026 - 08:13
Basarnas
Megapolitan

Pemprov Jakarta Hormati Proses Hukum Mantan Kadis LH, Janji Benahi Tata Kelola Bantargebang

Selasa, 21 April 2026 - 18:28
Mekanik
Megapolitan

Inovasi Tools AHASS Wahana Percepat Servis, Prestasi KLHR 2026 Jadi Bukti Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 18:08
narkoba
Megapolitan

Pengedar Ganja 3,6 Kg di Tanah Abang Dibekuk, Polisi Kembangkan Jaringan Pemasok

Selasa, 21 April 2026 - 12:52
hujan
Megapolitan

Didominasi Cerah Berawan, Potensi Hujan di Sebagian Jakarta pada Sore dan Malam Hari

Selasa, 21 April 2026 - 09:05
Kasus Longsor Bantargebang, KLH Tetapkan Mantan Kadis LH Jakarta Tersangka
Megapolitan

Kasus Longsor Bantargebang, KLH Tetapkan Mantan Kadis LH Jakarta Tersangka

Senin, 20 April 2026 - 19:46

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1268 shares
    Share 507 Tweet 317
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    887 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.