• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pemerintah Kirim 295.439 PMI Sepanjang Tahun 2024, Hongkong Jadi Wilayah Penempatan Favorit

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 31 Desember 2024 - 23:10
in Ekonomi
Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla memberikan keterangan pers soal pencapaian kinerja tahun 2024. (Indoposco / Dhika Alam Noor)

Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla memberikan keterangan pers soal pencapaian kinerja tahun 2024. (Indoposco / Dhika Alam Noor)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) mengemukakan, jumlah pekerja migran Indonesia (PMI) yang telah diberangkatkan sepanjang tahun 2024 mencapai 295.439 orang ke sejumlah negara penempatan. Hongkong merupakan negara tujuan paling banyak bagi PMI.

“Sebanyak 295.439 layanan penempatan pekerja migran yang telah direalisasikan,” kata Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla di Jakarta, Selasa (31/12/2024).

BacaJuga:

Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia

Geopolitik Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah ke Level Kritis Pekan Depan

Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Bergejolak, 5 Faktor Kunci Ini Jadi Penyebabnya

Ia mengatakan, ada lima negara tujuan yang paling banyak menjadi tempat untuk bekerja selama 2024. Pertama, Hongkong sebanyak 99.168 layanan. Kedua, Taiwan sebanyak 84.306 layanan. Ketiga, Malaysia mencapai 50.917 layanan. Keempat, Jepang angkanya ada 12.653 layanan. Kelima, Singapura ada 10.781 layanan.

Sementara sektor pekerjaan yang banyak diminati sampai 30 Desember 2024 ialah housemaid atau asisten rumah tangga sebanyak 99.485. Persentasenya sekitar 33,7 persen. Kedua, caregiver atau pengasuh sebanyak 51.852. Dengan persentasenya sekitar 17,5 persen.

Ketiga, worker atau pekerja sebanyak 22.546. Persentasenya sekitar 7,6 persen. Keempat, plantation worker atau pekerja perkebunan sebanyak 20.033. Persentasenya sekitar 6,8 persen. Kelima, construction atau konstruksi sebanyak 8.695. Persentasenya cukup kecil sekitar 2,9 persen.

“Adapun skema penempatan dari PMI kita itu, G to G itu ada 10.515. Korea Selatan 10.090, Jepang ada 311 orang. Kemudian Jerman 114 orang,” ujar Ahmad Tawalla.

Skema Private to Private itu ada 235.768 orang, kemudian PMI dengan perpanjangan perjanjian pekerja dalam negeri itu 2.301 orang. Kemudian PMI perpanjang perjanjian luar negeri ada 25.436 orang. Sedangkan melalui perseorangan 21.631 orang. Serta kepentingan perusahaan sebanyak 962 orang.

Di sisi lain, rencana program layanan penempatan PMI pada tahun 2025, kuota lapangan kerja di luar negeri untuk warga negara Indonesia, yang dikenal dengan istilah job order, diproyeksikan sebesar 1.630.365 orang. “Pada tahun 2025, menargetkan pengiriman PMI sebanyak 425 ribu orang, yang artinya naik 45 persen dari tahun 2024,” imbuh Ahmad Tawalla. (dan)

Tags: HongkongKementerian P2MIPekerja Migran IndonesiaPMI

Berita Terkait.

Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia
Ekonomi

Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:33
Geopolitik Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah ke Level Kritis Pekan Depan
Ekonomi

Geopolitik Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah ke Level Kritis Pekan Depan

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:30
emas
Ekonomi

Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Bergejolak, 5 Faktor Kunci Ini Jadi Penyebabnya

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:08
Taiwan Tourism
Ekonomi

Taiwan Bidik Wisatawan RI, Usung Konsep “Negeri yang Tak Pernah Tidur”

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:11
Pengisian-BBM
Ekonomi

BBM Nonsubsidi di Persimpangan: Antara Daya Beli dan Realitas Pasar

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:20
gadaii
Ekonomi

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3621 shares
    Share 1448 Tweet 905
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1285 shares
    Share 514 Tweet 321
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    967 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.