• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

APH Wajib Pidanakan Debitur Nakal, Karena Bank Dirugikan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 22 Desember 2024 - 13:23
in Ekonomi
Salamuddin-Daeng

Pengamat Ekonomi Indonesia for Global Justice, Salamuddin Daeng. Foto: Dokumen DPP PKS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat Ekonomi Indonesia for Global Justice Salamuddin Daeng mengatakan, pada kasus MTH, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak bertanggungjawab penuh. Sebab, berdasarkan undang-undang (UU), OJK hanya melakukan pengawasan lalu lintas keuangan di perbankan.

“Misalnya ada hal teknis keuangan di perbankan, ada permainan keuangan yang tidak benar, atau adanya potensi pelanggaran kaidah-kaidah dasar perbankan,” kata dia, saat dihubungi, seperi dikutip, Minggu (22/12/2024).

BacaJuga:

Akselerasi Energi Nasional, Minyak UMKM KBE Resmi Mengalir ke MEPG

Reaktivasi Energi, PHE Genjot Produksi Lewat Kolaborasi Teknologi KSOT

Laba Melonjak 216,7 Persen, DADA Tebar Dividen Rp2 Miliar ke Pemegang Saham

“Kalau ini kan kredit, tanggung jawab pemberi kredit dan penerima,” tambahnya.

Salamuddin menegaskan, penanganan kasus tersebut aparat penegak hukum (APH) harus mengusut tuntas dugaan pidana. Dan itu, bisa dilakukan dengan pemeriksaan dokumen-dokumen yang ada.

“Apabila ada unsur pidananya, maka APH harus mengusut tuntas kasus pidananya. Ini agar debitur nakal jera, karena BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang dirugikan,” ucapnya.

Salamuddin menjelaskan, pada saat asesmen pemberian kredit ada persyaratan yang harus dipenuhi calon debitur. Seperti aset hingga jaminannya.

“Semestinya saat asesmen ‘kan diketahui apa jaminannya, apa asetnya. Jadi kalau ada kredit bermasalah berarti pihak perbankan yang bertanggung jawab, karena memberikan kredit,” katanya.

Sebelumnya, tersiar kabar PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dikaitkan sebagai pihak bertanggungjawab karena telah memberikan memberikan fasilitas kredit Rp600 miliar kepada Michael Timothy Hardjadinata, CEO MTH Corp atau MTH Global Investama. Sebab, debitur itu tidak melaksanakan kewajiban pembayaran dan menghilang.

Perusahaan MTH Group tersebut melalui beberapa anak usahanya mendapat fasilitas kredit dari sejumlah pihak termasuk platform Peer-to-Peer (P2P) Lending KoinWorks, untuk mendukung operasionalnya. Namun, perusahaan tersebut menghadapi potensi risiko gagal bayar akibat performa keuangan buruk. (nas)

Tags: APHbankDebitur NakalIndonesia for Global JusticeSalamuddin Daeng

Berita Terkait.

Djoko-Siswanto
Ekonomi

Akselerasi Energi Nasional, Minyak UMKM KBE Resmi Mengalir ke MEPG

Selasa, 28 April 2026 - 11:05
Reaktivasi Energi, PHE Genjot Produksi Lewat Kolaborasi Teknologi KSOT
Ekonomi

Reaktivasi Energi, PHE Genjot Produksi Lewat Kolaborasi Teknologi KSOT

Senin, 27 April 2026 - 22:00
Laba Melonjak 216,7 Persen, DADA Tebar Dividen Rp2 Miliar ke Pemegang Saham
Ekonomi

Laba Melonjak 216,7 Persen, DADA Tebar Dividen Rp2 Miliar ke Pemegang Saham

Senin, 27 April 2026 - 21:08
Gerak Cepat Tanpa Bongkar Rig, Pertamina Drilling Ukir Lompatan di Sumur BNG-079
Ekonomi

Gerak Cepat Tanpa Bongkar Rig, Pertamina Drilling Ukir Lompatan di Sumur BNG-079

Senin, 27 April 2026 - 20:31
Reshuffle Internal, Kementerian UMKM Fokus Percepat Kewirausahaan Nasional
Ekonomi

Reshuffle Internal, Kementerian UMKM Fokus Percepat Kewirausahaan Nasional

Senin, 27 April 2026 - 20:07
Cerita Inspiratif Mantri BRI di Sulawesi Tenggara, Kartini Modern yang Menembus Pegunungan demi Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan
Ekonomi

Cerita Inspiratif Mantri BRI di Sulawesi Tenggara, Kartini Modern yang Menembus Pegunungan demi Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan

Senin, 27 April 2026 - 19:08

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2448 shares
    Share 979 Tweet 612
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    922 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    932 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    774 shares
    Share 310 Tweet 194
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.