• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Wamenekraf Apresiasi Peluncuran Aplikasi JJL dari Artotel dan Olsera

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 20 Desember 2024 - 23:23
in Ekonomi
irene

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dalam acara peluncuran aplikasi JJL di Jakarta, Jumat (20/12/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengapresiasi peluncuran aplikasi Jajan Jajanan Lokal (JJL) dari Artotel dan Olsera dan menyebut hotel bisa menjadi sarana untuk mengembangkan ekosistem produk ekonomi kreatif dari UMKM.

“Hotel itu kalau saya boleh katakan adalah sebuah mitra atau platform di mana para UMKM, para pelaku ekraf, para pejuang ekraf itu bisa di showcase di sini supaya bisa dikenali oleh orang,” kata Irene dalam acara peluncuran aplikasi JJL di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat (20/12/2024).

BacaJuga:

Swiss-Belhotel International Luncurkan Aplikasi Mobile, Menginap Lebih Mudah dengan Banyak Benefit

Kolaborasi RI-Swiss Buka Jalan, Produk UMKM Gula Kelapa Ekspor ke Ghana

Sembako dan Edukasi Energi, Jurus Pertamina Perkuat Keluarga Indonesia

Ia mengatakan talenta ekonomi kreatif di Indonesia sebenarnya banyak dan yang dibutuhkan hanya “panggung “ untuk memperkenalkan produknya.

Hotel menjadi sarana yang tepat karena selain namanya sudah dikenal, juga bisa berkolaborasi dengan berbagai sektor seperti pemerintah atau sektor private.

Kolaborasinya bersama Artotel dan Olsera dalam mengembangkan aplikasi JJL juga untuk mendukung pertemuan bukan hanya UMKM di bidang kuliner dan merchandising sekitar area hotel yang telah terakurasi namun juga mengurangi carbon footprint dalam hal pengiriman logistik.

“Saya lihat sebenarnya adalah dengan adanya ini membantu tetangga reduce carbon footprint yang ada. Jadi tidak ada yang namanya dari Papua dikirim ke Aceh, kalau yang Aceh itu sendiri sudah ada. Nah, ini pertahanan dari setiap masing-masing kota bisa terjalin dengan adanya salah satu ekosistem ini,” kata Irene.

Kemenekraf telah memiliki big data untuk menguratori dan memperjuangkan pelaku ekonomi kreatif. Namun masih ada tugas besar untuk mengembangkan industri ekonomi kreatif agar mampu bersaing di pasar yang lebih besar.

Integrasi big data dari ke-17 subsektor ekonomi kreatif akan menggambarkan rantai value dan ekosistem seperti apa yang bisa diselaraskan dengan kementerian terkait, private sector apa yang bisa membantu serta merangkul komunitas untuk bisa berkembang bersama.

“Digital itu paling mudah untuk melihat cetak digitalnya, tapi yang harus dilakukan juga dari grassroots movement. Makanya salah satu kementerian yang kita langsung sowan adalah Kementerian Dalam Negeri karena dari perdesaan, dari provinsi, semuanya itu harus jalan bareng. Kalau di kota doang nanti ada gaps,” katanya. (dam)

Tags: Aplikasi JJLArtotelOlseraWamenekraf

Berita Terkait.

swissbelhotel
Ekonomi

Swiss-Belhotel International Luncurkan Aplikasi Mobile, Menginap Lebih Mudah dengan Banyak Benefit

Rabu, 22 April 2026 - 20:40
umkm
Ekonomi

Kolaborasi RI-Swiss Buka Jalan, Produk UMKM Gula Kelapa Ekspor ke Ghana

Rabu, 22 April 2026 - 20:12
sembako
Ekonomi

Sembako dan Edukasi Energi, Jurus Pertamina Perkuat Keluarga Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 19:48
tembaga
Ekonomi

Tembaga Jadi Komoditas Strategis, Tiga Sektor Ini Diprediksi Jadi Penggerak Utama

Rabu, 22 April 2026 - 19:38
APBN Bukan Andalan Tunggal, Pemerintah Ajak Swasta Jadi Motor Pertumbuhan
Ekonomi

APBN Bukan Andalan Tunggal, Pemerintah Ajak Swasta Jadi Motor Pertumbuhan

Rabu, 22 April 2026 - 16:04
Robotic
Ekonomi

LEPAS Hadirkan Pendekatan Baru Mobilitas Lewat Integrasi Robotika AiMOGA

Rabu, 22 April 2026 - 14:09

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1273 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    766 shares
    Share 306 Tweet 192
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.