• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Untuk Capai Pertumbuhan 8 Persen, Pemerintah Harus Tingkatkan Investasi dan Ekspor

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 18 November 2024 - 17:09
in Ekonomi
Dir-Indef

Tangkapan layar Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti dalam Diskusi Publik Ekonom Perempuan Indef yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (28/12/2023). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti mengatakan Pemerintah Indonesia harus meningkatkan investasi, ekspor dan pengeluaran pemerintah untuk menggerakkan perekonomian demi mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

“Untuk bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen, saya rasa kita harus meningkatkan investasi, meningkatkan ekspor sehingga mesin pertumbuhan ekonomi tidak hanya konsumsi rumah tangga tetapi juga dari ekspor, investasi dan pengeluaran pemerintah,” kata Esther seperti dikutip Antara, Senin (18/11/2024).

BacaJuga:

Bea Cukai Bangun Kemitraan dengan Eksportir, Optimalkan Fasilitas KITE

Lebih Bersih, Lebih Hemat, Lebih Aman: Keunggulan Teknis BBG untuk Kendaraan

Langkah Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Raih Pengakuan Nasional

Ia menuturkan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8 persen, dibutuhkan ruang fiskal yang lebar dan luas sehingga utang harus dikendalikan dan dikurangi. Rasio pajak (tax ratio) atau penerimaan negara yang berasal dari pajak harus ditingkatkan secara optimal guna memacu pertumbuhan ekonomi.

Menurut dia, jika pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen tercapai maka kesejahteraan masyarakat makin meningkat.

“Pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan untuk Presiden Prabowo ini sangat ambisius. Namun, kalau memang itu bisa terjadi, kita akan mendapatkan ‘welfare’ yang cukup meningkat,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden RI terpilih sekaligus Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyampaikan, dirinya hingga saat ini tetap optimistis Indonesia mampu mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Menurutnya, pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) menjadi aspek vital untuk mencapai target tersebut.

“Tadi Menko Perekonomian menyampaikan bahwa kita optimistis bisa mencapai lebih dari 5 persen pertumbuhan. Kalau saya lebih berani lagi. Kita harus berani menaruh sasaran yang lebih tinggi. Kalau saya optimis kita bisa mencapai 8 persen,” kata Prabowo saat menyampaikan sambutan dalam Peluncuran Geoportal Kebijakan One Satu Peta 2.0 serta Penyampaian Hasil Capaian PSN dan KEK, di Jakarta, Kamis (18/7).

Menurut Prabowo, bukan hal yang mustahil bagi Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen, mengingat kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia sangat besar.

“Kalau saya lihat, saya sangat optimistis, kekayaan kita sangat besar, potensi kita sangat besar,” kata Prabowo. (wib)

Tags: Direktur IndefeksporEsther Sri Astutiinvestasi

Berita Terkait.

Diskusi
Ekonomi

Bea Cukai Bangun Kemitraan dengan Eksportir, Optimalkan Fasilitas KITE

Jumat, 24 April 2026 - 11:21
Perwira
Ekonomi

Lebih Bersih, Lebih Hemat, Lebih Aman: Keunggulan Teknis BBG untuk Kendaraan

Jumat, 24 April 2026 - 10:30
Agus-H.-Widodo
Ekonomi

Langkah Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Raih Pengakuan Nasional

Jumat, 24 April 2026 - 08:18
SBN
Ekonomi

DPD RI Ingatkan Risiko Ekonomi dan Perlindungan Daerah di Tengah Krisis Geopolitik Timur Tengah

Jumat, 24 April 2026 - 03:37
Palm-Oil
Ekonomi

Efek Domino Timur Tengah: Plastik Mahal, Minyak Goreng Ikut Melonjak

Jumat, 24 April 2026 - 01:05
Pertemuan
Ekonomi

Kolaborasi Pertamina Drilling-PDC dengan Pemkot Prabumulih Perluas Peluang Kerja Lokal

Jumat, 24 April 2026 - 00:29

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1332 shares
    Share 533 Tweet 333
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    810 shares
    Share 324 Tweet 203
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.