• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Tersudut oleh Ridwan Kamil, Pramono Gagal Jelaskan Sikap PDIP soal Hunian Vertikal Anies

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 18 November 2024 - 22:02
in Megapolitan
rkco

Tangkapan layar debat ketiga Pilgub DKI Jakarta, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024). Foto: KPU DKI Jakarta.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor 03, Pramono Anung, terdiam saat diingatkan penolakan Fraksi PDI-P terhadap kebijakan Anies Baswedan yang mengizinkan pembangunan hunian hingga empat lantai.

Meski menyatakan akan membangun hunian secara vertikal, Pramono tidak mampu memberikan jawaban yang memuaskan ketika Ridwan Kamil menanyakan soal KLB hunian yang ideal.

BacaJuga:

Prakiraan Cuaca Jakarta Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah DKI

Perlintasan Kereta Ribuan, DPR: Jangan Tunggu Korban, Baru Pemerintah Bergerak

Usai Massa Bergerak, Polisi: Kawasan Sudirman Tak Lagi Terkunci

Hal tersebut diungkapkan pada segmen keempat debat ketiga Pilgub DKI Jakarta, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024).

“Fraksi PDI-P pada tahun 2022 pernah menolak Pak Anies agar bisa membuat rumah menjadi empat lantai dengan alasan bahwa itu akan menambah beban Jakarta. Ideologinya ke mana dalam merespon masalah ini?” tanya RK dalam YouTube KPU DKI Jakarta dikutip INDOPOS.CO.ID pada Senin (18/11/2024).

Sebagai seorang arsitek, Ridwan Kamil hendak menggali seberapa matang rancangan yang sudah dibuat oleh mantan Sekjen PDI-P tersebut.

“Pemimpin Jakarta harus memiliki rumusan KLB yang optimal untuk hunian agar dapat mengakomodasi kebutuhan warga, terutama mendukung pertumbuhan penduduk di masa depan,” ujarnya.

Ia menuturkan, pada 2022, Anies Baswedan menerbitkan Pergub Nomor 31 tentang RDTR, yang mengizinkan rumah tapak hingga empat lantai untuk menampung beberapa keluarga.

Meski solusi ini membantu mengatasi keterbatasan lahan hunian, aturan tersebut ditentang oleh PDI-P.

Merespons pertanyaan Ridwan Kamil, Pramono hanya menjawab normatif. Ia mengatakan akan membangun hunian di atas lahan-lahan yang dimiliki oleh pemda Jakarta.

“Saya akan melanjutkan gagasan Mas Anies meskipun fraksi saya (PDIP) memiliki pandangan berbeda. Bagi saya, itu bukan masalah. Kami akan membangun Jakarta dengan meneruskan hal-hal baik dari Mas Anies, Bang Foke, dan Pak Sutiyoso. Saya berkomitmen untuk mewujudkannya,” katanya.

Mendengar respon tersebut, Ridwan Kamil memberikan penjelasan bahwa lahan milik pemerintah tidak cukup.

“Sudah dihitung, lahan Pemda tidak akan cukup Mas Pram,” ungkap RK.

Kang Emil lantas memberi ilustrasi sederhana tentang implementasi KLB hunian empat lantai.

“Misalnya di Tebet, di Tanah Abang, yang hanya dua lantai bisa menjadi empat lantai sehingga bisa menampung lebih banyak orang. Lantai 1 dan 2 dihuni pemiliknya, sementara lantai 3 bisa untuk kos-kosan karyawan,” ucapnya.

Sebagai informasi, Jakarta mengalami defisit hunian sekitar 1,4 juta unit, dengan hanya 56 persen rumah tangga yang memiliki hunian, peringkat terendah di Indonesia.

Sementara rata-rata kepemilikan hunian nasional mencapai 85 persen. (fer)

Tags: aniesHunian VertikalPDIPPramonoRidwan Kamil

Berita Terkait.

hujan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Jakarta Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah DKI

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:07
kereta
Megapolitan

Perlintasan Kereta Ribuan, DPR: Jangan Tunggu Korban, Baru Pemerintah Bergerak

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:05
massa
Megapolitan

Usai Massa Bergerak, Polisi: Kawasan Sudirman Tak Lagi Terkunci

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:07
polisi
Megapolitan

Polda Metro Ungkap Alasan Tebalkan Pengamanan Demo Mahasiswa di Kawasan Sudirman

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:34
ki
Megapolitan

KI DKI Pasang Target 1.001 Badan Publik Ikut E-Monev 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:21
demonstrasi
Megapolitan

Polisi Klaim Belum Terima Surat Pemberitahuan Demonstrasi Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:54

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1488 shares
    Share 595 Tweet 372
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.