• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pengamat Kebijakan Publik Dorong Penataan PKL di Ancol Transparan, Tanpa Ada Agenda Tersembunyi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 11 Oktober 2024 - 15:19
in Megapolitan
Aksi-Protes-2

Aksi protes para PKL di kawasan wisata Ancol terhadap PT. Pembangunan Jaya Ancol di Gerbang Barat, Pademangan, Jakarta Utara. (Indopos.co.id/Feris Pakpahan)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat Kebijakan Publik, Zaki Mubarak, menegaskan kepada Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk segera mengutamakan hak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan wisata Ancol.

Ia menyerukan perlunya dialog damai tanpa intimidasi demi menciptakan keadilan bagi para pedagang.

BacaJuga:

Langit Jakarta Bersahabat, Awal Pekan Ini Cuaca Cerah Mendominasi

Demi Kepastian Hukum Masyarakat Betawi, Pemuda Kaum Betawi Siapkan Uji Materi UU DKJ

Hari Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah Sepanjang Hari

“Esensinya adalah mengadakan dialog agar solusi win-win solution dapat tercapai, sehingga kedua belah pihak mendapatkan manfaat. PKL memiliki peran penting dan perlu difasilitasi,” ujarnya kepada indopos.co.id, pada Jumat (11/10/2024).

Menurut Zaki, kehadiran PKL yang resmi di kawasan wisata Ancol dapat menguntungkan pengunjung, karena berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat kelas bawah.

“Harga yang mereka tawarkan biasanya lebih murah, sehingga lebih terjangkau bagi pengunjung Ancol dari kalangan warga biasa dengan ekonomi yang pas-pasan,” tambahnya.

Zaki juga menegaskan bahwa PT Pembangunan Jaya Ancol memiliki kewenangan untuk menjaga ketertiban dan kerapian tanpa mengganggu lalu lintas. Penataan tentu diperlukan, tetapi tidak boleh ada agenda tersembunyi di baliknya.

“Oleh karena itu, duduk bersama adalah solusi terbaik,” tegasnya.

Dengan tercapainya kesepakatan, para PKL dapat melanjutkan usahanya tanpa rasa takut atau intimidasi dalam bentuk pemaksaan.

“Pedagang kaki lima tetap bisa bertahan hidup, dan Ancol menjadi lebih nyaman serta aman bagi warga Jakarta,” kata Zaki.

Pemerintah diharapkan hadir tidak hanya sebagai pihak penertib, tetapi juga sebagai penjamin keadilan.

Penataan harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih manusiawi, tanpa menggunakan kekerasan atau intimidasi.

“Dialog antara pedagang dan pihak pengelola kawasan wisata harus dibangun berdasarkan kemitraan, bukan hanya instruksi sepihak,” pungkasnya.

Sebelumnya, para PKL yang tergabung dalam ormas Forum Betawi Rempug (FBR) melaporkan adanya intimidasi dalam proses penataan PKL oleh manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol.

Salah satu pedagang, RH, menyatakan telah berjualan sejak 2008 dan dipaksa menerima kebijakan penataan, dengan ancaman dikeluarkan dari kawasan jika menolak.

RH menilai tindakan ini sebagai bentuk intimidasi terhadap rakyat kecil dan mengkritik kebijakan yang dianggap tidak berpihak pada usaha lokal dan masyarakat pribumi.

Sementara itu, Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Ariyadi Ecko Nugroho, membantah tuduhan intimidasi.

Ia menjelaskan bahwa manajemen telah melakukan sosialisasi kepada seluruh pedagang untuk menciptakan kerjasama yang baik dalam penataan kawasan wisata.

“Upaya ini bertujuan agar semua reseller dapat memahami dengan baik konsep penataan yang diterapkan. Melalui pendekatan ini, diharapkan tercipta kesepahaman dan kerjasama yang baik antara manajemen dan para pedagang dalam mengelola kawasan wisata,” ucapnya. (fer)

Tags: AncolKebijakan PublikPenataan PKL di AncolPKL

Berita Terkait.

Cerah
Megapolitan

Langit Jakarta Bersahabat, Awal Pekan Ini Cuaca Cerah Mendominasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:10
PKB
Megapolitan

Demi Kepastian Hukum Masyarakat Betawi, Pemuda Kaum Betawi Siapkan Uji Materi UU DKJ

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:03
Cerah
Megapolitan

Hari Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah Sepanjang Hari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:20
Usni-Hasanudin
Megapolitan

Membaca Pesan Besar dari Sambutan Milad Perak Forum Betawi Rempug

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:13
Apel
Megapolitan

Amankan Zikir Kebangsaan, Polda Metro Kerahkan 7.643 Personel Aparat Gabungan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:31
pram
Megapolitan

Minta Pagar Besi Mal Dilepas, Pramono: Jangan Khawatir Berlebihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:13

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2098 shares
    Share 839 Tweet 525
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    974 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    916 shares
    Share 366 Tweet 229
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.