INDOPOSCO.ID – Pengurus Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Jawa Barat dikukuhkan secara resmi oleh Ketua Dewan Pengurus Nasional PPI di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Rabu (9/10/2024).
Pengukuhan ditandai dengan penyerahan pataka dan penyematan pin PPI oleh Ketua DPN PPI Prof. Dr. Drs Ermaya Suradinata SH MH kepada Ketua PPI Jabar, Prof Erliana Hasan.
Acara pengukuhan pengurus PPI Jabar ini juga dihadiri Sekda Provinsi Jabar, Dr. Drs Herman Suyatman M.Si.
Dalam pidatonya, Erliana Hasan mengajak para pensiunan untuk mandiri.
“Pensiunan mendapat label kurang baik seperti loyo dan tidak punya semangat, ini harus kita hapuskan. Mari kita ubah jadi positif. Kita tidak boleh loyo, tidak boleh bergantung kepada siapapun, selain bergantung kepada diri sendiri,” ujar Erliana.
Menurutnya, para pensiunan harus berbuat lebih daripada gen Z karena para pensiunan punya kelebihan dalam hal perilaku, moral, dan etika.
Erliana Hasan juga membeberkan sejumlah kegiatan yang telah dilakukan PPI Jawa Barat di antaranya memberikan pelatihan kepada para kepala desa dan direktur badan usaha milik desa (BUMDes) se-Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini diikuti 540 orang.
“Sekarang kami juga sedang melakukan pendampingan pemanfaatan sumber daya alam di Sumedang,” imbuhnya.
Kegiatan pada program pendampingan ini di antaranya adalah pelatihan pengembangan daun kelor, peningkatan produksi kopi, dan pengolahan sampah.
Pada kesempatan ini, Erliana juga menyatakan bahwa masyarakat mesti meninggalkan istilah lanjut usia atau lansia dan mulai menggunakan istilah usia keberuntungan.
“Sudah ditetapkan oleh WHO, mereka disebut sebagai usia keberuntungan,” ujar Erliana.
Ketika memberikan sambutan, Ketua DPN PPI Prof Ermaya Suradinata menyatakan bahwa PPI adalah organisasi yang memiliki landasan hukum yang sangat kuat yakni Peraturan Presiden RI (Perpres) No 88 tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan.
Prof Ermaya juga mengimbau PPI bekerja sama dengan pemerintah daerah baik tingkat provinsi maupun kota/kabupaten.
Pada kesempatan ini, Prof Ermaya juga menekankan pentingnya menjaga kesatuan dan persatuan. “Dengan bersatu kita bisa mencapai apa yang kita cita-citakan,” ujar Prof Ermaya.
Ermaya juga menyerukan slogan bagi para pensiunan yakni salam SAS yang artinya sehat, aktif, dan sejahtera.
Mewakili masyarakat dan pemerintah, Sekda Jabar Dr Herman Suyatman mengucapkan selamat atas pengukuhan pengurus PPI Jawa Barat.
Herman berharap PPI dapat memberikan kontribusi lebih besar misalnya memberikan pelatihan kepada generasi milenial.
Pada kesempatan itu, Sekda Herman Suyatman juga berjanji Pemprov Jabar akan memfasilitasi keberadaan PPI Jawa Barat dan siap bekerja sama dengan organisasi yang dipimpin Prof Erliana Hasan ini.
Sebagai informasi, Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) memiliki dasar hukum yang kuat yakni Peraturan Presiden RI No 88 tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan.
Perpres No 88 tahun 2021 menyatakan bahwa untuk mewujudkan lanjut usia yang mandiri, sejahtera, dan bermartabat diperlukan koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. (wib)










