• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Mengenal Maria Vitasari, Permata Baru di Kancah Para-atletik Nasional

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 8 Oktober 2024 - 20:06
in Olahraga
Atlet para-atletik asal Jawa Tengah Maria Magdalena Vitasari meraih medali emas nomor lari 100 meter T37-38 putri di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024, Stadion Sriwedari, Solo, Senin (7/10/2024). Foto: ANTARA

Atlet para-atletik asal Jawa Tengah Maria Magdalena Vitasari meraih medali emas nomor lari 100 meter T37-38 putri di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024, Stadion Sriwedari, Solo, Senin (7/10/2024). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di cabang olahraga para-atletik Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024, Solo, sosok atlet asal Jawa Tengah, Maria Magdalena Vitasari, sangat mencuri perhatian.

Dalam usianya yang baru menginjak 15 tahun, Vitasari sukses merebut medali emas nomor lari 100 meter T37-38 putri dengan catatan waktu 15,72 detik. T37-38 merupakan klasifikasi untuk atlet penderita cerebral palsy dengan gejala ringan sampai sedang.

BacaJuga:

Laga Hidup Mati Lawan Singapura, Marc Klok Tegaskan Indonesia Siap Bangkit

Bekuk Arema 3-1, Persija Tutup Piala Presiden 2026 dengan Podium Ketiga

Pesepak Bola Liga Thailand Tewas Tersambar Petir, Ingatkan Tragedi Serupa di Indonesia

Dengan munculnya Vitasari di Peparnas 2024, Indonesia boleh berharap akan memiliki lagi sosok bakat pelari seperti di sektor putri.

Meski memiliki kekakuan di bagian tangan dan leher, Vitasari mampu berlari cepat dan bersinar di usia yang sangat muda.

Sebelum menjadi yang terbaik di Peparnas 2024, Vitasari mengantongi medali emas di Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) 2023 di Palembang, Sumatera Selatan pada Agustus 2023 dan tiga emas di Pekan Paralimpiade Provinsi pada September 2023.

Pada Mei 2023, remaja perempuan kelahiran Surakarta itu meraih medali emas di Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) 2023 di Solo.

Sedikit mundur ke Oktober 2022, di sana Vitasari mendapatkan satu medali emas di Kejuaraan Provinsi yang digelar National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Jawa Tengah.

Kemunculan Vitasari ke permukaan tidaklah tiba-tiba. Hal itu dapat terwujud lantaran NPCI Jawa Tengah rutin mencari bakat-bakat terpendam ke seluruh wilayah mereka.

Menurut pelatih para-atletik NPCI Jawa Tengah, Winarno, talenta Vitasari awalnya ditemukan oleh NPCI yang bekerja sama dengan pihak sekolah.

Vitasari sendiri sejak SD menempuh pendidikan di sekolah luar biasa (SLB) milik Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surakarta. Kini, dia duduk di kelas tiga SMP D YPAC. NPC sendiri tidak buru-buru mengikutsertakan Vitasari ke ajang-ajang besar. Winarno menyebut, pihaknya mau atletnya itu berkembang sesuai dengan kemampuannya.

Itulah kenapa, kata dia, Vitasari terlebih dahulu berkompetisi di kejuaraan pelajar tingkat provinsi, nasional lalu ke kompetisi daerah yang tidak berbatas umur sebelum menuju Peparnas 2024.

“Ketika memutuskan Vitasari ikut Peparnas, kami pun memanggilnya ke pelatda (pemusatan latihan daerah-red),” tutur Winarno.

Di pelatda yang berlangsung selama enam bulan itulah NPCI Jateng lebih fokus dalam mengasah performa Vitasari. Setiap hari, Vitasari dan para atlet para-atletik lain wajib menjalani latihan pada pagi dan sore, kecuali Sabtu yang hanya pagi hari dan Minggu libur.

Sebelumnya Indonesia, punya atlet di cabang serupa hanya saja di sektor putra yakni atlet kelahiran Purwokerto, Sapto Yogo Purnomo, yang namanya sangat harum di kancah para-atletik dunia.

Sapto Yogo merupakan peraih medali perunggu Paralimpiade 2020 dan perak Paralimpiade 2024 di nomor lari 100 meter T37 putra. Dia juga pemegang lima medali emas di Asian Games, enam medali emas ASEAN Para Games dan satu medali emas Kejuaraan Dunia Penyandang Disabilitas tahun 2023. (wib)

Tags: Maria Magdalena Vitasaripara atletik

Berita Terkait.

Timnas-Indonesia
Olahraga

Laga Hidup Mati Lawan Singapura, Marc Klok Tegaskan Indonesia Siap Bangkit

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:43
Witan-Sulaeman
Olahraga

Bekuk Arema 3-1, Persija Tutup Piala Presiden 2026 dengan Podium Ketiga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:23
PEtir
Olahraga

Pesepak Bola Liga Thailand Tewas Tersambar Petir, Ingatkan Tragedi Serupa di Indonesia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:22
Kementerian Kehutanan Perkuat Diplomasi Publik untuk Mengokohkan Kepemimpinan Indonesia dalam Tata Kelola Kehutanan Global
Olahraga

Mohamed Salah Gabung Trabzonspor, Langsung Pakai Nomor Punggung Identik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:16
Erick-Thohir
Olahraga

PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:33
Yuran
Olahraga

Menang Tipis atas Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:25

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2101 shares
    Share 840 Tweet 525
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1983 shares
    Share 793 Tweet 496
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1409 shares
    Share 564 Tweet 352
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.