• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

SKK Migas dan PHE Perkuat Kolaborasi untuk Peningkatan Produksi Migas

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 28 September 2024 - 13:03
in Ekonomi
co

Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE) Chalid Salim saat melakukan pertemuan dengan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Foto: Dokumen SKK Migas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan sub holding Pertamina Hulu Energi (PHE) terus memperkuat kolaborasi sebagai upaya untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) di tahun 2024.

Pada Jumat (27/9/2024), SKK Migas melakukan pertemuan dengan PHE untuk dapat mendorong program-program Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang menjadi bagian SHU PHE guna mencapai target yang telah ditetapkan.

BacaJuga:

JAPFA Perkuat Ketahanan Pangan melalui Inovasi Daur Ulang Air dan Ekonomi Sirkular

Industri Halal Melesat, KNEKS Ungkap Strategi Perkuat Keuangan Syariah Nasional

Alliance Laundry Systems Perkuat Pabrik Thailand, Dukung Lonjakan Bisnis Laundry Komersial di Indonesia

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto memberikan arahan langsung pada pertemuan tersebut yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi-diskusi untuk mencari solusi atas kendala-kendala yang ada, maupun inovasi dan cara-cara kerja out of the box yang dapat dilakukan sehingga dalam waktu 3 bulan kedepan kinerja operasi KKKS yang berada di SHU PHE dapat meningkat dan mencapai target.

Dia juga meminta untuk mulai mempersiapkan pelaksanaan program 2025, apa-apa yang bisa disiapkan agar dilakukan, agar di Januari 2025 nanti program sudah bisa berjalan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada manajemen PHE Group atas fasilitasi pertemuan ini. Untuk itu kami mengajak untuk saling terbuka dengan kejernihan pikiran dan keteguhan hati agar diskusi dapat berjalan dengan semangat kolaborasi dan result oriented untuk dapat memberikan kontribusi paling optimal bagi produksi migas nasional. Saat ini yang menjadi konsentrasi adalah produksi, produksi, dan produksi. Gas sudah mulai incline, minyak kita masih struggle,” kata Dwi.

Dia menyampaikan Pertamina telah menguasai mayoritas blok migas di Indonesia sehingga tentunya peranan Pertamina di upstream sudah sangat dominan. Negara dan SKK Migas sangat tergantung akan agresivitas Pertamina.

Dwi menambahkan pertemuan ini harus ditindaklanjuti dalam kegiatan focus group discussion (FGD) untuk untuk mendiskusikan mekanisme kemitraan pertamina dengan pihak lain itu apa.

“Mungkin perubahan-perubahan regulasi perlu kita lakukan supaya harapan pemerintah bisa terpenuhi, karena capaian lifting migas akan sangat ditentukan oleh kinerja KKKS yang ada dibawah Pertamina,” terangnya.

Terkait komersialisasi, Dwi minta agar ada organisasi yang menangani hal tersebut sehingga dapat memperkuat aspek legal.

“Kuncinya, tidak boleh ada produksi yang terganggu karena masalah administrasi komersialisasi,” pintanya.

Dwi menyampaikan kepada Pertamina mengenai pentingnya manajemen aset, karena ini adalah aset milik negara sehingga harus ditangani dengan baik. Di KKKS harus ada organisasi khusus yang ditugaskan soal ini termasuk KKKS dalam lingkup SHU PHE. Aset harus tercatat dengan baik dan memiliki pengamanan.

“Keberhasilan target pemboran sumur pengembangan yang saat ini ditargetkan bisa direalisasikan sekitar 932 sumur pengembangan di 2024. Terkait pemboran pengembangan kontribusi KKKS dalam lingkup Pertamina sangat besar. Ini juga harus menjadi perhatian bagaimana bisa mengejar hingga akhir tahun agar target bisa dicapai. Terkait kebutuhan fiskal term, kami siap untuk memperjuangkannya,” jelasnya.

Sermentara itu, Direktur Utama PHE Chalid Salim menyampaikan perkembangan dan capaian KKKS dalam SHU PGE. Untuk aspek drilling dia meyampaikan bahwa saat ini terus melakukan upaya agar bisa mengejar dari aspek kuantitas maupun kualitas. Dia juga menyampaikan perkembangan terkait isu komersialisasi dan permohonan persetujuan terkait PJBG kepada SKK Migas.

Chalid menyampaikan bagaimana Pertamina telah memberikan perhatian terhadap manajemen aset termasuk pengamanannya.

Dia menginformasikan pula potensi LPG yang ada di Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), Senoro, dan Jambi Merang beserta progress yang ada, antara lain di Jambi Merang sudah dilakukan kajian. Adapun untuk Senoro saat ini sedang dalam beauty contest.

Pada kesempatan tersebut, Chalid juga menjabarkan perkembangan terkait pengelolaan CO2 yang saat ini sudah menjalin kemitraan dengan perusahaan Jepang Japex, yaitu untuk di Jambi Merang dan Sukowati. Adapun untuk EOR, dia menyampaikan sedang menjajaki kemitraan dengan Sinopec dan sudah ada short list 5 lapangan kandidat, 4 di Pertamina EP dan 1 di ONWJ.

Chalid pada pertemuan tersebut menyampaikan terima kasih atas kerja sama dengan SKK Migas yang sangat baik, terutama dalam perbaikan fiskal dan insentif.

“Sekali lagi mohon dukungannya, karena sangat berpengaruh terhadap proyek-proyek ke depannya,” pungkasnya. (rmn)

Tags: industri hulu migasPertamina Hulu EnergiPHEproduksi migasSKK Migas

Berita Terkait.

Japfa
Ekonomi

JAPFA Perkuat Ketahanan Pangan melalui Inovasi Daur Ulang Air dan Ekonomi Sirkular

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:04
Industri Halal Melesat, KNEKS Ungkap Strategi Perkuat Keuangan Syariah Nasional
Ekonomi

Industri Halal Melesat, KNEKS Ungkap Strategi Perkuat Keuangan Syariah Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:01
Alliance Laundry Systems Perkuat Pabrik Thailand, Dukung Lonjakan Bisnis Laundry Komersial di Indonesia
Ekonomi

Alliance Laundry Systems Perkuat Pabrik Thailand, Dukung Lonjakan Bisnis Laundry Komersial di Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:13
Emas-Antam
Ekonomi

Emas Tak Lagi Seksi? Harga Acuan Ekspor dan Referensi Kompak Melorot

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:20
Workshop
Ekonomi

Bukan Daerah dengan Potensi Sawit, Magelang Justru Didorong Jadi Pusat Inovasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:57
Lahan-Sawit
Ekonomi

Soroti Pembentukan DSI, Apcasi: Cerminan Ketidakjelasan Arah Kebijakan Ekspor SDA

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:06

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7116 shares
    Share 2846 Tweet 1779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1086 shares
    Share 434 Tweet 272
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.