• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Sarana Jaya Hormati Proses Hukum dan Tegaskan Transparansi di Era Manajemen Baru

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 23 September 2024 - 12:47
in Megapolitan
Para tersangka kasus korupsi pengadaan lahan di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. (ist)

Para tersangka kasus korupsi pengadaan lahan di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Manajer Komunikasi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan (PP) Sarana Jaya, Tika Sarah Permata menekankan bahwa Sarana Jaya menghormati proses hukum di KPK terkait dugaan keterlibatan dua mantan petinggi perusahaan Sarana Jaya.

“Kami berkomitmen mendukung penuh penegakan hukum oleh KPK. Terkait kasus mantan Direktur Utama dan mantan Direktur Pengembangan, yang kini sudah tidak lagi menjabat,” katanya kepada indopos.co.id pada Senin (23/9/2024).

BacaJuga:

Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Warga Jakarta Didorong Lebih Bijak Kelola Makanan

Pramono Tinjau Sekolah Ambruk yang 2 Tahun Terbengkalai Sore Ini

Pramono Merasa Sangat Tertegur Buntut Sekolah Ambruk 2 Tahun Dibiarkan Terbengkalai

Ia menegaskan bahwa Sarana Jaya telah memiliki manajemen baru, dan dengan manajemen baru ini, pihaknya terus berupaya meningkatkan penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance).

“Kami siap bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menyelesaikan kasus ini. Sejak pergantian manajemen, Sarana Jaya telah mengambil langkah-langkah signifikan dalam menerapkan kebijakan terkait serta memperkuat pengawasan internal,” ujarnya.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menciptakan perusahaan yang lebih bersih, transparan, dan bertanggung jawab dalam mendukung pembangunan Jakarta sebagai kota global.

“Komitmen kami untuk menciptakan perusahaan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab dalam mendukung pembangunan Jakarta sebagai kota global,” pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki dugaan korupsi dalam pengadaan lahan di Rorotan, Jakarta Utara, yang melibatkan Perumda Pembangunan Sarana Jaya (PPSJ) dan PT. Totalindo Eka Persada.

KPK telah menetapkan lima tersangka, termasuk YCP, mantan Direktur Utama PPSJ, dan ISA, mantan Direktur Pengembangan, yang diduga merugikan negara sebesar Rp 223 miliar.

Kasus ini berawal pada Februari 2019, ketika PT TEP berencana membeli enam bidang tanah dari PT NKRE. Meskipun harga tanah ditetapkan Rp 3 juta per meter persegi, PPSJ tidak melakukan penilaian harga secara resmi, dan YCP diduga mengetahui bahwa harga wajar tanah tersebut tidak sampai Rp 2 juta per meter persegi.

Proses pengadaan tanah berubah dari skema Kerja Sama Operasional (KSO) menjadi pembelian langsung, dengan total pembayaran mencapai Rp 370 miliar.

YCP diduga menerima Rp 3 miliar dalam bentuk dolar Singapura untuk mempermudah transaksi, serta mendapatkan fasilitas dari PT TEP untuk menjual aset pribadi.

Pengadaan tanah ini juga menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang merekomendasikan tindakan lebih lanjut kepada Direksi Sarana Jaya. (fer)

Tags: Kasus Lahan Rorotankasus pengadaan lahanPerumda Pembangunan Sarana Jaya

Berita Terkait.

Sampah
Megapolitan

Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Warga Jakarta Didorong Lebih Bijak Kelola Makanan

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:04
Pramono
Megapolitan

Pramono Tinjau Sekolah Ambruk yang 2 Tahun Terbengkalai Sore Ini

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:03
pram
Megapolitan

Pramono Merasa Sangat Tertegur Buntut Sekolah Ambruk 2 Tahun Dibiarkan Terbengkalai

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:07
bus
Megapolitan

Keliling Kota Tua Sambil Bersantap, Open Dining Jakarta Siap Mengaspal Mulai Agustus

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:02
Gempa M 4,3 Guncang NTB, Getaran Dirasakan Dompu, Bima dan Sumbawa
Megapolitan

Tak Lagi Sekadar Ditimbun, Sampah Jakarta Mulai Diolah Sebelum Masuk Bantargebang

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:01
Suhu Relatif Hangat, Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Cenderung Berawan
Megapolitan

Suhu Relatif Hangat, Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Cenderung Berawan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:19

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3195 shares
    Share 1278 Tweet 799
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1270 shares
    Share 508 Tweet 318
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2827 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.