• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Tak Lagi Sekadar Ditimbun, Sampah Jakarta Mulai Diolah Sebelum Masuk Bantargebang

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 23 Juli 2026 - 11:01
in Megapolitan
Aktivitas pengelolaan sampah di TPST Bantargebang memasuki babak baru seiring penerapan sistem controlled landfill sebagai langkah menuju penghentian praktik open dumping pada 2029/istimewa

Aktivitas pengelolaan sampah di TPST Bantargebang memasuki babak baru seiring penerapan sistem controlled landfill sebagai langkah menuju penghentian praktik open dumping pada 2029/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menjalankan babak baru dalam pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Melalui penerapan sistem controlled landfill, ibu kota menargetkan penghentian total praktik open dumping pada 2029 sebagai bagian dari transformasi menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih aman dan berkelanjutan.

Langkah awal perubahan dimulai sepanjang 2026 dengan melakukan penutupan area pembuangan menggunakan media pelindung. Pada tahap berikutnya, lapisan tersebut akan diperkuat menggunakan geomembrane untuk meningkatkan perlindungan lingkungan sekaligus mempermudah proses perawatan lokasi pembuangan.

BacaJuga:

Suhu Relatif Hangat, Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Cenderung Berawan

Pramono Kecolongan Informasi Soal SD Ambruk yang Terbengkalai 2 Tahun

APBD DKI Tembus Hampir Rp30 Triliun, Pramono Genjot Belanja demi Dongkrak Ekonomi Jakarta

Selain itu, Pemprov DKI juga melakukan penataan kawasan landfill dan secara bertahap meningkatkan jumlah sampah yang telah diolah sebelum dikirim ke Bantargebang. Artinya, volume sampah yang langsung ditimbun akan terus ditekan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Dudi Gardesi, menegaskan bahwa perubahan tersebut merupakan bagian dari Roadmap Pengelolaan Sampah Jakarta 100 Persen Terkelola yang disusun bersama Kementerian Lingkungan Hidup.

“Pemprov DKI memiliki arah pembenahan yang jelas dan terukur. Transformasi dilakukan secara bertahap agar pelayanan tetap berjalan, sementara perlindungan lingkungan dan keselamatan seluruh pihak di kawasan Bantargebang terus ditingkatkan,” ujar Dudi dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).

Penerapan controlled landfill telah dimulai sejak Jumat, 17 Juli 2026, di area atas Zona 2. Dalam skema ini, setiap lokasi pembuangan ditutup menggunakan media pelindung dalam siklus operasional tujuh hari. Setelah proses penutupan dilakukan, aktivitas pembuangan dipindahkan ke area lain yang telah dipersiapkan.

Menurut Dudi, pola tersebut dirancang agar operasional TPST tetap berlangsung tanpa menghambat proses penataan kawasan.

“Pola tersebut memungkinkan operasional tetap berjalan sekaligus memberi waktu untuk melakukan penutupan, penataan, dan perawatan area pembuangan. Ke depan, penggunaan media penutup akan diperkuat dengan geomembrane yang lebih efektif dan mudah dalam perawatan,” jelas Dudi.

Transformasi tidak hanya menyasar sistem penimbunan. Mulai 1 Agustus 2026, sekitar 25 persen sampah yang masuk ke Bantargebang ditargetkan sudah berupa residu hasil pengolahan. Dengan begitu, semakin banyak sampah yang dipilah dan diproses terlebih dahulu sebelum dikirim ke lokasi akhir.

Untuk mendukung penerapan controlled landfill, DLH DKI telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi, mulai dari pemetaan titik rawan longsor, penataan kestabilan lereng, pemetaan aktivitas masyarakat dan pemulung, peningkatan fasilitas sanitasi, hingga penyusunan desain penutupan zona menggunakan geomembrane.

Target transformasi juga telah disusun secara bertahap. Pada 2027, sistem media pelindung ditargetkan diterapkan di dua titik pembuangan dengan komposisi residu hasil pengolahan mencapai 50 persen. Setahun berikutnya, cakupan diperluas menjadi tiga titik dengan target residu meningkat menjadi 75 persen, bersamaan dengan penutupan zona landfill yang sudah tidak lagi digunakan.

Puncaknya pada 2029, seluruh sampah yang masuk ke TPST Bantargebang ditargetkan telah melalui proses pengolahan sehingga hanya menyisakan residu untuk ditimbun.

“Pada 2029, seluruh sampah yang masuk ke TPST Bantargebang ditargetkan telah melalui proses pengolahan sehingga hanya menyisakan residu. Dengan capaian tersebut, praktik open dumping dapat dihentikan sepenuhnya,” terangnya.

Dudi menekankan bahwa keberhasilan transformasi Bantargebang tidak hanya bergantung pada pembenahan di lokasi pembuangan akhir, tetapi juga membutuhkan perubahan perilaku masyarakat dalam mengurangi dan memilah sampah sejak dari sumber serta peningkatan kapasitas fasilitas pengolahan di Jakarta.

“Semakin banyak sampah yang dipilah dan diolah sebelum dikirim ke Bantargebang, semakin sedikit sampah yang harus ditimbun. Pemprov DKI berkomitmen menjalankan perubahan ini secara konsisten agar Bantargebang menjadi lebih aman, tertata, dan ramah lingkungan,” tambahnya. (her)

Tags: Controlled LandfillOpen DumpingPengelolaan Sampah JakartaTPST Bantargebang

Berita Terkait.

Suhu Relatif Hangat, Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Cenderung Berawan
Megapolitan

Suhu Relatif Hangat, Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Cenderung Berawan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:19
Pramono
Megapolitan

Pramono Kecolongan Informasi Soal SD Ambruk yang Terbengkalai 2 Tahun

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:26
Pramono
Megapolitan

APBD DKI Tembus Hampir Rp30 Triliun, Pramono Genjot Belanja demi Dongkrak Ekonomi Jakarta

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:05
ujan
Megapolitan

Waspadai, Prakiraan Cuaca di Jakarta Hari Ini Didominasi Hujan

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:15
SD Ambruk 2 Tahun Dibiarkan, Sudin Pendidikan Jaksel Berdalih Masalah Birokrasi
Megapolitan

SD Ambruk 2 Tahun Dibiarkan, Sudin Pendidikan Jaksel Berdalih Masalah Birokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:19
Prajurit TNI Meninggal Ditusuk di Tangerang, 4 Pelaku Diringkus Polisi
Megapolitan

Prajurit TNI Meninggal Ditusuk di Tangerang, 4 Pelaku Diringkus Polisi

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:55

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3189 shares
    Share 1276 Tweet 797
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2791 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.