• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Atasi Pengangguran, DPR Berperan Sentral dalam Peningkatan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 21 September 2024 - 23:23
in Ekonomi
Prof.-Dr.-Ariawan-Gunadi-co

Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H., Pakar Hukum Bisnis dan Perdagangan Internasional. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 7,86 juta jiwa pada Agustus 2023. Sebanyak 5,18 persen atau sekitar 452 ribu penganggur berasal dari lulusan universitas. Di sisi lain, tenaga kerja Indonesia juga memiliki tingkat kompetensi yang rendah.

Di sektor manufaktur, 90,45 persen pekerja memiliki keterampilan rendah, 6,52 persen memiliki keterampilan menengah, dan 3,03 persen pekerja memiliki keterampilan tinggi. Sementara di sektor jasa dan sektor lainnya, kebutuhan akan keterampilan menengah dan tinggi lebih dominan, dengan 14,36 persen pekerja memiliki keterampilan tinggi, 52,74 persen memiliki keterampilan menengah, dan 32,90 persen memiliki keterampilan rendah.

BacaJuga:

FIFA Gift Hadirkan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 dan Final UCL Lebih dan Berhadiah 

IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi

PLN EPI, PLN Energi Gas dan BAg Sabet 3 Trofi Listrik Indonesia Award 2026

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai representasi suara rakyat mengambil peran dalam meningkatkan dan mengembangkan kompetensi sdm Indonesia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Pernyataan tersebut disampaikan Pakar Hukum dan Perdagangan Internasional Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H dihadapan ratusan pimpinan Badan Keahlian DPR RI, Kamis (19/8/2024), di Gedung DPR RI.

Menurutnya, DPR dapat berperan meningkatkan SDM emas melalui fungsi-fungsinya yaitu fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan. Dari fungsi legislasi, DPR dapat menyusun kebijakan pendidikan yang adaptif dan inovatif. “DPR dapat membuat kebijakan yang mengintegrasikan pendidikan vokasi dan berbasis keterampilan di seluruh jenjang pendidikan yang melibatkan penyesuaian kurikulum agar lebih relevan dengan kebutuhan industri, termasuk teknologi, ekonomi digital, dan sektor yang berkembang,” ujar Ariawan Gunadi, Sabtu (21/9/2024).

Selain itu, para wakil rakyat juga dapat melakukan penyesuaian pada kurikulum untuk memperkuat sistem pendidikan yang berorientasi pada pengembangan SDM berbasis kompetensi. Misalnya,mendorong kolaborasi mata pelajaran sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) agar menjadi mata pelajaran yang holistik.

“RUU Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2024-2045 harus mencakup segala aspek secara menyeluruh (poligon) untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Sementara RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA) diharapkan mampu mengatasi program stunting sehingga tidak menghalangi tumbuh kembang Generasi Emas,” jelas Ariawan yang juga tampil sebagai pembicara workshop badan keahlian DPR RI.

Dalam fungsi anggaran, DPR harus komitmen dengan anggaran pendidikan Minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“DPR harus memastikan alokasi anggaran pendidikan sesuai dengan ketentuan konstitusi, yaitu minimal 20 persen dari APBN, dan memastikan bahwa dana tersebut digunakan secara efektif untuk meningkatkan kualitas SDM. Selain itu DPR juga harus mendukung alokasi dana terhadap program-program transfer knowledge seperti pemberian beasiswa sebagai mekanisme untuk transfer pengetahuan yang relevan, baik dari luar negeri ke Indonesia maupun antar sektor di dalam negeri agar dapat mengaplikasikannya di Indonesia,” bebernya.

Sementara dalam fungsi pengawasan, DPR harus melakukan pengawasan ketat dan evaluasi rutin terhadap pelaksanaan UU, APBN, dan kebijakan pemerintah.

“DPR sebagai garda terdepan untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia, dapat memberikan sejumlah program yang meningkatkan kualitas setiap personal SDM nasional,” ujarnya.

DPR, lanjut Ariawaan, juga perlu mendorong pemerintah untuk menyiapkan SDM menuju Indonesia emas dengan beberapa langkah diantaranya dengan inovasi dalam sistem akademik, menerapkan strategi industri based collaboration untuk membantu mengisi kesenjangan antara pendidikan dan dunia kerja, serta memastikan bahwa lulusan memiliki keterampilan yang relevan dan siap menghadapi tantangan global.

“DPR juga perlu mendorong internasionalisasi pendidikan dengan keterlibatan lembaga pendidikan Indonesia dalam komunitas global, baik melalui kolaborasi akademik, pertukaran pelajar, maupun penyesuaian kurikulum agar sesuai dengan standar global,” sambung Ariawan.

Dan yang tidak kalah penting penerapan program entrepreneurship dan bisnis inovatif dengan spirit peningkatan dana riset di pemerintahan sehingga sistem pendidikan dapat menekankan mindset entrepreneurship dan penciptaan bisnis yang inovatif dalam SDM.

“Riset yang dihasilkan oleh institusi pendidikan harus dapat dikembangkan lebih lanjut bagi masyarakat sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan,” jelas Ariawan. (rmn)

Tags: Ariawan GunadiDPR RIIndonesia EmasPengangguran

Berita Terkait.

FIFA Gift Hadirkan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 dan Final UCL Lebih dan Berhadiah 
Ekonomi

FIFA Gift Hadirkan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 dan Final UCL Lebih dan Berhadiah 

Sabtu, 25 April 2026 - 12:41
IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi
Ekonomi

IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi

Sabtu, 25 April 2026 - 11:31
PLN EPI, PLN Energi Gas dan BAg Sabet 3 Trofi Listrik Indonesia Award 2026
Ekonomi

PLN EPI, PLN Energi Gas dan BAg Sabet 3 Trofi Listrik Indonesia Award 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 10:34
PGN-BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Biosalin Jepara Tembus 176 Ton
Ekonomi

PGN-BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Biosalin Jepara Tembus 176 Ton

Sabtu, 25 April 2026 - 09:45
Pertamina NRE
Ekonomi

Pertamina NRE Gaungkan “AKU NET-ZERO HERO”, Ajak Publik Jadi Bagian Solusi Iklim

Jumat, 24 April 2026 - 22:58
mine
Ekonomi

MINE Tebar Dividen di Tengah Ekspansi, Sinyal Percaya Diri Pasca-IPO

Jumat, 24 April 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1348 shares
    Share 539 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.