• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PGN-BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Biosalin Jepara Tembus 176 Ton

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 25 April 2026 - 09:45
in Ekonomi
Ilustrasi - Panen padi dengan sentuhan modernisasi. Para petani memanfaatkan mesin panen (combine harvester) untuk mempercepat proses panen di tengah hamparan sawah, menghadirkan efisiensi kerja sekaligus harapan peningkatan hasil pertanian. Foto: Dokumen PGN

Ilustrasi - Panen padi dengan sentuhan modernisasi. Para petani memanfaatkan mesin panen (combine harvester) untuk mempercepat proses panen di tengah hamparan sawah, menghadirkan efisiensi kerja sekaligus harapan peningkatan hasil pertanian. Foto: Dokumen PGN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program pengembangan budidaya padi biosalin di wilayah pesisir Kabupaten Jepara yang merupakan program CSR dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk/PGN, Subholding Gas Pertamina bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Pemerintah Daerah, mencatatkan capaian positif dengan melampaui target luas panen di tengah kondisi cuaca ekstrem. Dari target awal 20 hektare, realisasi panen mencapai 22 hektare pada musim tanam kali ini.

Keberhasilan ini mencerminkan ketahanan program dalam menghadapi tantangan iklim sekaligus menunjukkan potensi pendekatan biosalin sebagai solusi adaptif bagi sektor pertanian di wilayah pesisir yang seringkali terdampak intrusi air laut.

BacaJuga:

Ekspor Indonesia Tembus USD 193,64 Miliar, Kemendag Genjot Produk Lokal

Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu

UMKM Binaan Pertamina Lestarikan Budaya hingga Berdayakan Perajin Lokal

Berdasarkan hasil panen kali ini, produktivitas rata-rata tercatat sebesar 7-9 ton per hektare. Dengan demikian, total produksi mencapai rata-rata sekitar 176 ton gabah. Dari sisi ekonomi, capaian ini menghasilkan nilai sekitar Rp1,23 miliar, dengan asumsi harga gabah Rp7 ribu per kilogram.

Kepala BRIN, Prof. Dr. Arif Satria, menegaskan pentingnya penerapan teknologi berbasis riset dalam sektor pertanian. Ia menjelaskan bahwa konsep budidaya padi varietas biosalin dirancang untuk menjawab tantangan spesifik yang dihadapi lahan pertanian di wilayah pesisir yang mengalami peningkatan salinitas akibat intrusi air laut dan banjir rob serta perubahan iklim yang sering menyebabkan gagal panen.

“Keunggulan varietas Biosalin ini adalah mampu menghasilkan kurang lebih 9 ton per hektare dan memiliki masa tanam antara 84 hingga 107 hari. Yang tidak kalah penting varietas biosalin ini memiliki kelebihan tahan terhadap hama penyakit dan mampu bertahan di lahan marginal,” katanya.

Lebih lanjut, Arif menekankan pengembangan varietas padi biosalin bukan hanya untuk mendorong produksi namun juga dapat dimaknai sebagai pendekatan langkah mitigasi dan pemulihan pascabencana.

“Kami mendorong agar model seperti ini dapat direplikasi di berbagai wilayah pesisir lainnya di Indonesia yang menghadapi tantangan serupa. Dengan demikian, inovasi berbasis riset benar-benar menjadi pendorong dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkapnya.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menilai keberhasilan ini sebagai momentum penting bagi penguatan ketahanan pangan daerah. Menurutnya, program budidaya padi biosalin tidak hanya membantu menjaga produksi pertanian, tetapi juga memberikan kepercayaan diri bagi petani untuk tetap berproduksi di tengah ketidakpastian iklim.

“Keberhasilan panen ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, sektor pertanian tetap bisa tumbuh dan memberikan nilai ekonomi, bahkan di tengah tekanan cuaca ekstrem,” tuturnya.

“Kami juga sangat berterima kasih kepada PGN dan BRIN yang telah menghadirkan inovasi dan pendampingan nyata melalui program budidaya padi biosalin di Kabupaten Jepara,” sambungnya.

Witiarso mengatakan di tengah tantangan cuaca ekstrem dan kondisi lahan pesisir yang tadinya merupakan lahan tidur, justru bisa mendongkrak hasil panen petani. Kolaborasi ini, lanjutnya, tidak hanya mampu menjaga produktivitas pertanian tetapi juga memberikan harapan baru bagi para petani.

“Ke depan, kami berharap inisiatif ini dapat terus diperluas dan menjadi model penguatan ketahanan pangan daerah berbasis riset dan kemitraan strategis,” ujarnya.

Division Head Corporate Social Responsibility (CSR) PGN, Krisdyan Widagdo Adhi menegaskan keterlibatan perusahaan dalam program ini merupakan bagian dari komitmen untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Ia menjelaskan, melalui program CSR PGN, perusahaan tidak hanya melakukan pendampingan secara intensif, tapi juga mendorong peningkatan kapasitas, serta transfer pengetahuan agar petani mampu mengadopsi praktik pertanian adaptif secara mandiri pada musim tanam berikutnya.

“Artinya, keberhasilan hari ini menjadi fondasi agar petani dapat terus berproduksi tanpa ketergantungan pada intervensi program di masa depan,” jelas Krisdyan.

Lebih lanjut, ia menambahkan pendekatan ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah operasional. Program biosalin, kata dia, tidak hanya memberikan nilai tambah dari sisi produksi, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang terukur bagi petani dan ekosistem lokal.

“Kami berharap program ini dapat terus berkembang sebagai model pemberdayaan berbasis riset dan kolaborasi, sekaligus menjadi kontribusi nyata PGN dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan pembangunan berkelanjutan,” tutup Krisdyan. (rmn)

Tags: BiosalinBRINgabahPemkab JeparaPGN

Berita Terkait.

Ekspor
Ekonomi

Ekspor Indonesia Tembus USD 193,64 Miliar, Kemendag Genjot Produk Lokal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:08
Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu
Ekonomi

Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:24
UMKM Binaan Pertamina Lestarikan Budaya hingga Berdayakan Perajin Lokal
Ekonomi

UMKM Binaan Pertamina Lestarikan Budaya hingga Berdayakan Perajin Lokal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:22
FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan
Ekonomi

Pertamina Genjot Pasokan BBM, SPBU Modular hingga Layanan Tambahan Disiapkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:27
FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan
Ekonomi

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:21
generali
Ekonomi

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:13

OLAHRAGA

BLISPI
Olahraga

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Editor Nasuha
Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16

INDOPOSCO.ID - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najamudin membuka Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) Youth Cup...

SelengkapnyaDetails
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    3374 shares
    Share 1350 Tweet 844
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.