• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

BNPT Sebut Penyebar Radikalisme Ingin Ganggu Visi Indonesia Emas 2045

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 6 September 2024 - 07:07
in Headline
bnpt

Tangkapan layar - Sekretaris Utama BNPT Bangbang Surono dalam Forum Tematik Bakohumas BNPT yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (5/9/2024). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Bangbang Surono menyatakan penyebar paham radikalisme bertujuan untuk ganggu visi Indonesia Emas 2045.

“Mereka menyasar anak-anak dan remaja karena anak-anak dan remaja ini yang akan jadi kunci mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” kata Bangbang seperti dilansir Antara, Kamis (5/9/2024).

BacaJuga:

21 Bulan Menjabat, Prabowo Klaim Jalankan 121 Kebijakan

3 Jurus Pemerintah Atasi Keterlambatan Gaji PPPK di Daerah

Kritik Bukan Musuh, Ketum PP Muhammadiyah: Pemerintah Butuh Pers yang Berani

Dikatakan, dalam visi Indonesia Emas 2045, Indonesia menargetkan jadi negara maju dengan memanfaatkan bonus demografi yang ada, seiring dengan tingginya angka anak muda di Tanah Air.

Kondisi tersebut, kata dia, ingin dikacaubalaukan oleh para penyebar paham radikal dengan menghancurkan rasa persatuan dan kesatuan Indonesia di kalangan pemuda, terutama melalui media sosial.

Bangbang mengungkapkan penyebaran radikalisme di antara remaja sudah cukup masif terjadi di Indonesia, yang terlihat dari riset Setara Institute pada tahun 2023. Riset tersebut mencatat sebanyak 24,2 persen remaja masuk dalam kategori intoleran pasif dan 5 persen masuk kategori intoleran aktif.

Ia mengemukakan bahwa intoleran pasif berarti memiliki pikiran yang tidak toleran, sedangkan intoleran aktif berarti pikiran tidak toleran tersebut sudah termanifestasi dalam ucapan dan tindakan.

“Intoleran ini merupakan benih dan cikal bakal nanti bisa menjadi radikal, kemudian bisa menjadi pelaku teror apabila tidak diatasi,” tuturnya.

Untuk itu, dalam mengantisipasi remaja agar tidak memiliki sifat intoleran maupun mengubah sifat intoleran yang sudah ada menjadi penuh toleransi, BNPT melaksanakan berbagai kegiatan seperti Festival Youth of Indonesia.

Festival Youth of Indonesia bertujuan mencegah intoleransi dan radikal terorisme dengan cara membangun kecintaan anak-anak muda lewat budaya lokal dan menjadikan budaya sebagai media gagasan damai melalui media seperti YouTube atau media sosial lainnya.

Selain itu, kata dia, BNPT juga mengadakan program Sekolah Damai dan Kampus Kebangsaan. Program Sekolah Damai bertujuan menciptakan lingkungan sekolah damai dan toleran dalam keberagaman.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencegah terjadinya radikalisme dan terorisme di kalangan pelajar, yang melibatkan berbagai pihak seperti guru, siswa, orang tua, dan masyarakat sekitar untuk berkolaborasi.

Sementara itu, Kampus Kebangsaan merupakan program yang menerapkan nilai-nilai Pancasila, menjaga toleransi, menghindari kegiatan kekerasan, dan menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam suatu perguruan tinggi. Kegiatan itu disinergikan dengan berbagai kegiatan mahasiswa di perguruan tinggi. (wib)

Tags: BNPTGanggu Visi Indonesia Emas 2045Indonesia Emas 2045Penyebar Radikalisme

Berita Terkait.

Prabowo
Headline

21 Bulan Menjabat, Prabowo Klaim Jalankan 121 Kebijakan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:23
Pegawai
Headline

3 Jurus Pemerintah Atasi Keterlambatan Gaji PPPK di Daerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:10
umj
Headline

Kritik Bukan Musuh, Ketum PP Muhammadiyah: Pemerintah Butuh Pers yang Berani

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:37
Purbaya
Headline

Pemerintah Bongkar Biang Kerok Hambatan Usaha, dari Tarif LoLo hingga Izin Hutan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:43
Fire at Mount Bromo Expands to 889 Hectares Across Four Regencies
Headline

Day 10 of Bromo Wildfire: BNPB Reveals Three Main Challenges Hindering Firefighting Efforts

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:22
Hari ke-10 Karhutla Bromo, BNPB Ungkap 3 Kendala Utama Api Sulit Dipadamkan
Headline

Hari ke-10 Karhutla Bromo, BNPB Ungkap 3 Kendala Utama Api Sulit Dipadamkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:12

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1166 shares
    Share 466 Tweet 292
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3704 shares
    Share 1482 Tweet 926
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    863 shares
    Share 345 Tweet 216
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.