• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kenaikan Harga Pangan di Sejumlah Daerah, Begini Penjelasan Bapanas

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 3 September 2024 - 17:26
in Ekonomi
berasco

Ilustrasi beras. Foto: dokumen INDOPOS.CO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di 2024 ini, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah melakukan upaya untuk stabilisasi di hilir. Yakni dengan mendistribusikan bantuan pangan beras dari bulan Januari sampai Juni dan dilanjutkan bulan Agustus, Oktober dan Desember.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi kepada indopos.co.id, Selasa (3/9/2024). Langkah tersebut, menurut dia, untuk menjawab kenaikan harga beras di sejumlah wilayah di Indonesia.

BacaJuga:

MG Hadirkan MGS5 EV di Makassar, SUV Listrik Modern untuk Mobilitas Keluarga

J&T Express Dorong Mahasiswa Naik Kelas Jadi Entrepreneur lewat Program Nasional

Momentum Ramadan-Lebaran, Paxel Catat Lonjakan Pengiriman Barang Food dan Nonfood

“Selain itu intervensi yang kami lakukan adalah dengan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) 1.2 juta Ton di 2024 ini,” ungkapnya.

Ia mengakui, kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh kekeringan saat ini di beberapa daerah, khususnya Bagian Selatan Khatulistiwa walaupun Indonesia bagian Utara Lanina.

“Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas baik pasokan maupun harga Pangan Strategis. Beras salah satunya,” ucapnya.

Khusus beras, masih ujar Arief, di 2024 ini untuk menjaga stabilitas Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait sudah mempersiapkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Cadangan Pangan Pemerintah ini, menurutnya, mengutamakan serapan dalam negeri.

“Tujuan apa? Untuk menjaga harga ditingkat petani,” katanya.

Ia menambahkan, dalam historical trend produksi beras, semua harus bersama-sama siapkan stok untuk akhir tahun dan awal tahun. Dimana prediksi produksi akan di bawah konsumsi bulanan setara beras.

“Minimum tanam perbulannya harus 1 juta Ha, sehingga dapat menghasilkan minimal beras 2.6 juta Ton,” ujarnya.

Ia menyebut, data Badan Pusat Statistik (BPS) perkembangan inflasi di Bulan Agustus total 2,12 persen yoy. Dan beras memberikan kontribusi inflasi terbesar 0,43 persen, namun terkonversi juga dalam kenaikan NTPP Petani.

“Nilai Tukar Petani Pangan (NTPP) di Agustus 2024 adalah 110.25, ini menandakan petani mendapat lebih baik dari 2022 yang di bawah 100,” imbuhnya. (nas)

Tags: BapanasHarga BerasHarga Pangan

Berita Terkait.

MGS5
Ekonomi

MG Hadirkan MGS5 EV di Makassar, SUV Listrik Modern untuk Mobilitas Keluarga

Rabu, 29 April 2026 - 13:05
J&T
Ekonomi

J&T Express Dorong Mahasiswa Naik Kelas Jadi Entrepreneur lewat Program Nasional

Rabu, 29 April 2026 - 12:04
Paxel
Ekonomi

Momentum Ramadan-Lebaran, Paxel Catat Lonjakan Pengiriman Barang Food dan Nonfood

Rabu, 29 April 2026 - 11:03
Revisi UU Parpol Dinilai Mendesak, DPR Soroti Pendanaan dan Modernisasi Partai
Ekonomi

Pengelola Fiskal Perlu Kuasai AI hingga Baca Tren Global, Ini Alasannya

Rabu, 29 April 2026 - 02:27
Revisi UU Parpol Dinilai Mendesak, DPR Soroti Pendanaan dan Modernisasi Partai
Ekonomi

Sabut Kelapa Minahasa Selatan Tembus Pasar China, Limbah Jadi Devisa

Rabu, 29 April 2026 - 01:23
Bukan Sekedar Ibadah, Kurban Dompet Dhuafa Bagian dari ‘Green Jobs’ dan Ekonomi Hijau
Ekonomi

Bukan Sekedar Ibadah, Kurban Dompet Dhuafa Bagian dari ‘Green Jobs’ dan Ekonomi Hijau

Rabu, 29 April 2026 - 00:11

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2544 shares
    Share 1018 Tweet 636
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1005 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.