• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Olahan Tuna darı Pizza Hut Ramaikan Edukasi Kespro

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 28 Agustus 2024 - 23:15
in Ekonomi
Pizza Hut turut ambil bagian di acara 'Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Nutrisi Anak Remaja Melalui Menu Dashat Berbahan Dasar Ikan untuk Percepatan Penurunan Stunting' di Ballroom Gedung Mina Bahari III, KKP, Jakarta, Jumat (26/7/2024). Foto: Dok. BKKBN

Pizza Hut turut ambil bagian di acara 'Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Nutrisi Anak Remaja Melalui Menu Dashat Berbahan Dasar Ikan untuk Percepatan Penurunan Stunting' di Ballroom Gedung Mina Bahari III, KKP, Jakarta, Jumat (26/7/2024). Foto: Dok. BKKBN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di depan sekitar 600 siswa sekolah, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dokter Hasto, menandaskan untuk menunjang kecerdasan otak, asupan makanan untuk tubuh, termasuk bayi dan remaja, tidak harus berharga mahal.

Penegasan itu disampaikan dokter Hasto ketika menjadi pembicara pada acara ‘Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Nutrisi Anak Remaja Melalui Menu Dashat Berbahan Dasar Ikan untuk Percepatan Penurunan Stunting’, Jumat (26/7/2024), di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta.

BacaJuga:

KemenP2MI Gagalkan Keberangkatan CPMI Ilegal yang Direkrut Jadi Tentara Bayaran

Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan Usaha 776 Wirausaha Terdampak Bencana di Aceh

Dukung Kemandirian Energi Nasional, Kemenkop dan Aspebindo Siap Perkuat Sinergi

Menurut dokter Hasto, makanan berprotein tinggi dan bergizi bisa diperoleh dengan mudah. Ia menyebut ikan lele yang mudah didapat dan harganya relatif terjangkau oleh masyarakat kebanyakan.

“(makanan) Yang bagus belum tentu mahal. Daging sapi mengandung lemak jenuh. Ikan tidak mengandung lemak jenuh, namun kandungan utamanya tinggi protein dan dibutuhkan bagi pertumbuhan. Ikan, seperti ikan lele, jauh lebih murah dari daging sapi tapi lebih bagus (kandungan gizinya),’ jelas dokter Hasto.

Dokter Hasto juga menjelaskan terkait penyebab stunting. Setidaknya ada tiga. Sub optimal nutrisi alias kekurangan gizi kronis, sub optimal health atau sering sakit, dan pola asuh kurang optimal.

Dokter Hasto juga mengingatkan untuk waspada terhadap bayi yang berat badannya melebihi batas normal alias gemuk. “(bayi) Gendut disangka sehat, hati-hati. Ketika bayi usia di bawah dua tahun (baduta) terindikasi stunting, setelah itu tubuhnya gendut karena asupan makanannya, tetap harus hati-hati,” ujar dokter Hasto.

Beberapa riset menunjukkan bahwa bayi gemuk berpotensi terserang penyakit degeneratif seperti jantung, hipertensi, diabetes di saat usianya dewasa. “Jadi, yang ideal itu bentuk tubuh proporsional,” tandasnya.

Di depan para siswa siswi yang antusias mencermati paparan dokter kandungan dan kebidanan ini, dokter Hasto lebih jauh mengingatkan agar juga hati-hati saat membeli makanan. Ia mencontohkan panganan kegemaran banyak orang, yaitu. cilok dan seblak.

“Cilok bagus asalkan diisi ikan atau telur. Tapi isinya harus kelihatan agar kita yakin. Tapi kalau hanya rasanya saja, tidak terlihat isinya, itu sangat berbahaya,” ujar dokter Hasto mengajak para remaja untuk lebih hati-hati memilih panganan atau jajanan.

Ia mencontohkan hamburger di mana isinya seperti daging, telur, dan sayur terlihat dengan jelas. “Makan cilok bisa ciloko (celaka) kalau tidak betul-betul tahu isinya,” ujarnya menegaskan.

Dalam paparan yang diselingi dialog interaktif dengan para siswa, dokter Hasto sempat melontarkan tanya tentang usia menstruasi pertama perempuan. “Rata-rata usia menstruasi pertama 12,5 tahun hingga 17 tahun,” jawab seorang siswa yang bergegas menjawab dengan lugas pertanyaan dokter Hasto.

“Betul,” jawab dokter Hasto sambil mengangkat jari jempolnya, dan menunjuk stafnya untuk memberikan apresiasi kepada siswa bersangkutan. “Kalau sudah menstruasi di usia delapan tahun, itu tidak normal. Menstruasi terlalu dini bisa mengganggu pertumbuhan,” lanjut dokter Hasto.

Menurut dokter Hasto, menstruasi yang dialami perempuan setiap bulan tidak boleh terlalu lama dan juga terlalu cepat. Idealnya menstruasi terjadi di sepanjang 5-7 hari. “Kalau hanya dua hari tidak normal. Kalau lebih dari tujuh hari menyebabkan anemia,” jelasnya.

Saat menstruasi, perempuan mengeluarkan darah sekitar 200 cc. Bandingkan dengan donor darah di mana darah yang diambil sekitar 250 cc. “Untuk itu, perempuan hendaknya minum tablet tambah darah, makan makanan bergizi untuk menjaga hemoglobinnya sehingga tidak anemia,” papar dokter Hasto.

Untuk mengetahui menstruasi seorang perempuan normal atau tidak, bisa melalui indikasi nyeri saat menstruasi atau haid. “Bila sangat nyeri dan terlalu banyak darah keluar dan bergumpal-gumpal, itu tidak normal,” jelasnya.

Nyeri yang hebat bisa disebabkan adanya endometriosis. Suatu gangguan pada jaringan yang biasanya melapisi rahim, tumbuh di luar rahim. Jaringan dapat ditemukan di indung telur, saluran telur, atau usus. Atau juga disebabkan adanya miom. Miom adalah benjolan yang tumbuh di dinding rahim bagian dalam atau bagian luar.

Namun demikian, nyeri haid masih dianggap normal bila hanya sakit perut atau pinggang pegal yang tidak membutuhkan pertolongan obat.

“Kalau lagi menstruasi tidak bisa berangkat sekolah tanpa minum obat, itu tidak normal,” tutur dokter Hasto. Artinya, mereka yang mengidap gejala itu diharuskan berobat ke dokter.

Dokter Hasto juga mengingatkan para calon pengantin agar mendahulukan prekonsepsi dari pada prewedding. “Prekonsepsi penting sekali. Asupan protein hewani dengan makan ikan, itu penting karena bisa mencegah lahirnya bayi stunting. Protein hewani pada ikan lebih penting ketimbang nabati,” jelasnya.

Demikian juga diingatkan agar calon pengantin, sebelum menikah, mengukur lingkar lengan atas (Lila) minimal 23,5 cm. Lalu, memeriksakan Hb-nya untuk mengetahui anemia atau tidak. Bila Lila kurang dari itu, artinya kurus, dan anemia, maka asupan makanannya harus bergizi. Makan ikan menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk menyehatkan diri sebelum hamil, sehingga akan lahir bayi yang sehat.

“Ikan, termasuk lele dan tuna, terdapat kandungan DHA Omega 3 dan kalsium. Jadi, kalau makan ikan sama tulangnya karena ada kandungan kalsium di dalam tulang. Tentunya tulang yang lunak. Ikan tuna, juga tinggi kalsium. Dan asupan vitamin D juga penting menjelang menikah,” jelas dokter Hasto.

Olahan Protein Ikan

Sementara Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Dr. Budi Sulistiyo, M.Sc, dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya sedari dini menyiapkan anak bangsa untuk menjadi kuat, cerdas dan tangguh.

Untuk itu, Budi Sulistiyo menilai tantangan menurunkan prevalensi stunting di Indonesia harus dihadapi dan diatasi. Salah satunya melalui penguatan dan peningkatan gizi. “Karena itu, mulai hari ini kuatkan tekad kita untuk meningkatkan konsumsi ikan demi mewujudkan Generasi Emas di tahun 2045,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Ketua BPP AKU (Andalan Kelompok UPPKA) sebagai penyelenggara acara ini, Ambar Rahayu mengatakan bahwa makanan kekinian jika ditambahkan protein ikan saja sudah cukup bergizi. Contohnya seperti salah satu sponsor kegiatan ini yaitu Pizza Hut. Pizza menjadikan tuna sebagai topping yang lezat dalam menunya kali ini.

“Olahan tuna untuk pizza hut sangat cocok buat remaja karena kandungan protein yg dibutuhkan oleh remaja telah tersedia dalam olahan tersebut. Ditambah lagi cita rasa pizza hut nya membuat para remaja serasa makan di itali sungguh menggoda salera anak muda,” pungkas Ambar. (srv)

Tags: bkkbnKesproPizza Huttuna

Berita Terkait.

udin
Ekonomi

KemenP2MI Gagalkan Keberangkatan CPMI Ilegal yang Direkrut Jadi Tentara Bayaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:30
umkm
Ekonomi

Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan Usaha 776 Wirausaha Terdampak Bencana di Aceh

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:23
ferry
Ekonomi

Dukung Kemandirian Energi Nasional, Kemenkop dan Aspebindo Siap Perkuat Sinergi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:02
Pertamina dan Kemenkop Dorong Minyak Jelantah Jadi Sumber Energi Terbarukan
Ekonomi

Pertamina dan Kemenkop Dorong Minyak Jelantah Jadi Sumber Energi Terbarukan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:56
minyak
Ekonomi

Rig Pertamina Drilling Sukses, Sumur BNG-084 Alirkan Minyak dan Gas Alami

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:15
Subholding Upstream Pertamina Raih 2 Penghargaan Energi Subroto 2026
Ekonomi

Pertamina Gandeng Sonatrach dan Pemerintah Algeria, Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:05

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5154 shares
    Share 2062 Tweet 1289
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1112 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.