• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kunjungi AS, MenKopUKM Sebut Penerapan EBT Perkuat Daya Saing Usaha

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 22 Agustus 2024 - 12:22
in Ekonomi
MenKopUKM-AS-co

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki Pada Saat Melakukan Study Banding ke Scripps Institution of Oceanography dalam rangka melihat langsung pemanfaatan EBT dan mempelajari pusat riset pencitraan 3D dan AI bawah laut terbaik dunia. Foto: Dokumen KemenKopUKM untuk INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) semakin diminati, termasuk bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) karena penggunaan EBT tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu menekan biaya operasional dan meningkatkan daya saing UMKM di pasar global.

Dalam kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat (AS), Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki melakukan studi bandingnya ke dua lembaga yang telah menerapkan teknologi dalam mengembangkan EBT di Amerika.

BacaJuga:

Mendag: HET dan Harga Acuan Jadi Penyeimbang Produsen-Konsumen

Aturan Baru, Impor dan Ekspor Sementara dengan Returnable Package Kini Semakin Mudah

Bea Cukai Morowali Layani Impor dalam Rangka Pembangunan Industri Hilirisasi Kelapa Senilai Rp158 Miliar

Pertama, studi banding dilakukan MenKopUKM Teten ke Scripps Institution of Oceanography dalam rangka melihat langsung pemanfaatan EBT dan mempelajari pusat riset pencitraan 3D dan AI bawah laut terbaik dunia.

Scripps Institution of Oceanography menggunakan teknologi canggih seperti 3D dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung penelitian mereka.

“Untuk mengetahui pendekatan pendanaan seperti apa yang dilakukan, Scripps menggunakan sonar multibeam dan LIDAR untuk membuat peta tiga dimensi dari dasar laut, termasuk gunung bawah laut dan terumbu karang,” ucap Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam keterangan resminya, Rabu (21/8/2024).

Scripps juga menerapkan rekonstruksi ekosistem 3D, yang merupakan teknologi 3D membantu para peneliti merekonstruksi dan menganalisis habitat laut yang kompleks, serta memahami dampak perubahan iklim dan aktivitas manusia.

Kemudian AI untuk analisis data. Di mana kecerdasan buatan digunakan untuk mengelola dan menganalisis data laut besar, mengenali pola dan tren yang membantu analisis yang lebih cepat dan akurat.

Ada juga teknologi robotik dan drones. Scripps mengembangkan robot bawah laut dan drones yang dilengkapi dengan teknologi AI dan 3D untuk eksplorasi laut dan pengumpulan data dari kedalaman yang sulit dijangkau.

Lalu, Modeling 3D untuk perubahan iklim, merupakan teknologi 3D digunakan untuk membuat model iklim bumi, memprediksi dampak perubahan iklim seperti kenaikan permukaan laut dan perubahan arus laut.

“Scripps juga menggunakan visualisasi data. Yakni, teknologi 3D mempermudah penyampaian data ilmiah secara intuitif dan interaktif, membantu ilmuwan, pembuat kebijakan, dan publik memahami hasil penelitian,” ucapnya.

Studi banding juga dilakukan ke Aptera Motors Factory terkait pemanfaatan EBT dalam produknya.

Aptera Motors adalah produsen Amerika yang mengkhususkan diri dalam pengembangan kendaraan listrik bertenaga surya/Solar Electric Vehicle (SEV) yang sangat efisien.

Berkantor pusat di Carlsbad, California, perusahaan ini didirikan oleh Steve Fambro dan Chris Anthony.

Aptera berencana untuk memproduksi hanya 371 kendaraan selama fase produksi volume rendah pada tahun 2025, meningkat menjadi 11.000 unit pada tahun 2026, dan akhirnya mencapai produksi tahunan sebesar 20 ribu kendaraan.

“Hingga saat ini, Aptera telah berhasil mengumpulkan 135 juta dolar AS dari lebih dari 17.000 investor (crowdfunding), GDP Venture (Grup Djarum) adalah salah satu investor terbesar,” katanya.

Tak hanya itu, menurut MenKopUKM, bentuk mobil Aptera dianggap futuristik karena hanya memiliki tiga roda dan memiliki panel surya yang terintegrasi di badan mobilnya.

Produk mobil Aptera mampu menempuh jarak hingga 1.000 mil/1600 km dengan sekali pengisian daya dan tambahan 40 mil/64,3 km dari pengisian daya dari panel surya selama perjalanan.

Bahkan, Aptera diproduksi dengan pencetakan 3D, AI, dan bodi komposit yang memungkinkan produksi kendaraan yang cepat, bervolume tinggi, dan hemat biaya. Di mana harga satu unit lebih kurang 30.000 dolar AS atau sekitar Rp474 juta. (srv)

Tags: Daya Saing UsahaEBTKemenKopUKMteten masdukiUMKM

Berita Terkait.

mendag
Ekonomi

Mendag: HET dan Harga Acuan Jadi Penyeimbang Produsen-Konsumen

Senin, 21 September 2026 - 18:24
bc2
Ekonomi

Aturan Baru, Impor dan Ekspor Sementara dengan Returnable Package Kini Semakin Mudah

Senin, 21 September 2026 - 17:27
Bea Cukai Morowali Layani Impor dalam Rangka Pembangunan Industri Hilirisasi Kelapa Senilai Rp158 Miliar
Ekonomi

Bea Cukai Morowali Layani Impor dalam Rangka Pembangunan Industri Hilirisasi Kelapa Senilai Rp158 Miliar

Senin, 21 September 2026 - 14:38
Penataan Jabatan Kementerian Keuangan Tuntas, Menkeu Tekankan Integritas dan Koordinasi
Ekonomi

Penataan Jabatan Kementerian Keuangan Tuntas, Menkeu Tekankan Integritas dan Koordinasi

Senin, 21 September 2026 - 12:08
Kapolri Bangga Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Konferensi Polwan Dunia
Ekonomi

Dorong Elektrifikasi Sektor Industri, Polytron Suplai 325 Motor Listrik ke Rentokil

Minggu, 20 September 2026 - 15:35
pertamina
Ekonomi

Pertamina Kembali Puncaki Fortune Indonesia 100, Pendapatan Tembus Rp1.189 Triliun

Minggu, 20 September 2026 - 13:13

OLAHRAGA

ole
Olahraga

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Dilianto
Senin, 21 September 2026 - 20:12

INDOPOSCO.ID - Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny dan penjaga gawang Maarten Paes sudah berada di Jakarta pada Senin (21/9/2026). Kehadiran...

SelengkapnyaDetails
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    889 shares
    Share 356 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.