• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Digitalisasi Bikin Operasional Sektor ESDM Kian Mudah dan Efisien

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 28 Juli 2024 - 19:54
in Ekonomi
EITS-Discussion-Series-II-co

Suasana EITS Discussion Series II: Urgensi Digitalisasi Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral di Jakarta, Rabu (24/7/2024). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelaku sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) mengakui, implemtasi digitalisasi menjadi solusi peningkatan efisiensi dan produktifitas bagi operasional perusahaan.

Head of Investor Relations PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Aldy Partama Iswardi mengungkapkan, dahulu PT BA termasuk perusahaan pertambangan konvesional yang terbilang minim memanfaatkan teknologi dalam operasional bisnisnya. Namun, sejak harga batubara semakin berfluktuasi bahkan sempat jatuh di tahun 2016, perseroan terpacu melakukan inovasi dan efesiensi.

BacaJuga:

Minyak Kelapa Indonesia Makin Dilirik Dunia, Hilirisasi Jadi Kunci Masa Depan

Pegadaian Salurkan Lebih dari 900 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia pada Idul Adha 1447 H

Waspada Monopoli Baru! DPR Soroti Risiko pembentukan PT DSI Kuasai Ekspor Batu Bara, CPO, dan Nikel

“Tahun itu minyak dan batubara salin melengkapi. Jika harga minyak turun maka batu bara pun ikut turun. Setahun kemudian, tahun 2017 kami mampu recover duluan. Saat itu kita juga terlena hingga digitalisasi tertunda-tunda. Baru di tahun 20219, ketika harga kembali turun, kami memastikan untuk digitalisasi,” ujarnya, dalam EITS Discussion Series II: Urgensi Digitalisasi Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral di Jakarta, Rabu (24/7/2024).

Menurut Aldy, tertundanya digitalisasi sektor ESDM terutama batubara karena industri ini lekat dengan teknologi dan efisiensi yang rendah. Selain itu, mayoritas produsen batubara merasa berada di zona nyaman, dan mereka terlena.

Dia menyebut, saat ini penerapan konsep safety dan security pada kegiatan pertambangan sangat ketat. Jika terjadi hal-hal membahayakan, maka akan jadi sorotan publik. Dengan bantuan teknologi dan AI (artificial intelligence/kecerdasan buatan), kini manajemen mampu melakukan pengawasan lebih terhadap proses produksi hingga meminimalisir kecelakaan.

“Tujuan digitaliassi di PTBA adalah menigkatkan efektifitas dan priduktifitas perusahaan. Ketika harga dan efisiensi tidak mampu dikontrol, maka satu-satunya cara yang dapat dilakukan hanya dengan digitalisasi,” ucap Aldy.

Untuk itu, PTBA telah membuat aplikasi yang diberinama CISEA (Corporate Information System and Enterprise Application) sebuah supper-apps yang didesain khusus mendukung produtifitas pada seluruh komponen bisnis seperti HR Information, Supply Chain Management, Financial Information, dan Personal Imploye Information.

Pada kesempatan yang sama, VP Digital Enhacment & Tecnology PT Pertamina Patra Niaga, Sylvia Grace Yuvenna mengungkapkan, digitalisasi di sektor ESDM tidak dapat ditunda lagi. Lantas dirinya berbagi pengalaman tentang sejumah manfaat digitalisasi yang diperoleh perusahaannya.

Dia mencontohkan, ketika mudik Idul Fitri, saat lalu lintas sangat padat. Sebelum ada digitalisasi di SPBU, pihaknya butuh upaya lebih keras sekedar mengetahui stok BBM (bahan bakar minyak) dan pengaturan jadwal distrubusi. Berbeda dengan kondisi saat ini dimana sistem Pertamina Patra Niaga telah terkoneksi dengan ribuan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di seluruh Indonesia, maka hal itu mudah saja dilakukan.

“Sistem kami telah terkoneksi dengan ribuan SPBU, tidak bisa dibayangkan jika tidak ada teknologi ini, kita tidak bisa tahu data stok dan sales di SPBU, akan sangat menyulitkan,” tutur Sylvia.

Menurutnya, digitalisasi termasuk di industri minyak dan gas (Migas) adalah sebuah proses yang tidak akan pernah berhenti. Industri ESDM mau tidak mau harus bisa mengikuti perkembangan teknologi itu sendiri jika tidak ingin tertinggal.

Digitalisasi di semua sektor tidak akan pernah berhenti, sebuah never-ending process, dan harus tetap bisa catch up, kalo ga bisa ditinggalkan kosumen, mereka bisa pindah ke kompetitior. “Tujuan digitalisasi kita adalah simplifikasi proses, otomasi proses, ini gunanya untuk meningkatkan efesiensi oprasional, proses dan biaya,” ungkap Sylvia.

Corporate Strategy & Research Division Head PT Anek Tambang Tbk, Ulil Amril Nizhamut menambahkan, dalam menghadapi digitalisasi, pihak telah menyiapkan roadmap tersendiri. Menurutnya transporasi digital di sektor Migas akan sangat memberikan kontribusi yang signifikan.

“Di internal kami, implementasi digital transformation ini bisa berpotensi menurukan biaya operasional dan meningkatkan revenue,” jelasnya. (rmn)

Tags: digitalisasiEITS DiscussionenergiESDMSumber Daya Mineral

Berita Terkait.

Minyak Kelapa Indonesia Makin Dilirik Dunia, Hilirisasi Jadi Kunci Masa Depan
Ekonomi

Minyak Kelapa Indonesia Makin Dilirik Dunia, Hilirisasi Jadi Kunci Masa Depan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:32
Pegadaian Salurkan Lebih dari 900 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia pada Idul Adha 1447 H
Ekonomi

Pegadaian Salurkan Lebih dari 900 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia pada Idul Adha 1447 H

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:48
Mobil-Berat
Ekonomi

Waspada Monopoli Baru! DPR Soroti Risiko pembentukan PT DSI Kuasai Ekspor Batu Bara, CPO, dan Nikel

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:06
Widiyanti-Putri-Wardhana
Ekonomi

Widiyanti Dorong Investasi Pariwisata Lebih Merata di Seluruh Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:02
Mata-Uang
Ekonomi

3 Langkah Fiskal Pemerintah Ini Diklaim Berhasil Menjaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:49
Perluas Akses Pasar, KemenUMKM Perkuat Ekosistem Digital dan Kemitraan
Ekonomi

Perluas Akses Pasar, KemenUMKM Perkuat Ekosistem Digital dan Kemitraan

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:51

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3476 shares
    Share 1390 Tweet 869
  • Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5693 shares
    Share 2277 Tweet 1423
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2537 shares
    Share 1015 Tweet 634
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3035 shares
    Share 1214 Tweet 759
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2323 shares
    Share 929 Tweet 581
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.