• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pengamat Politik UI Sebut Duet Anies-Prasetyo Cerminkan Pluralisme

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 24 Juli 2024 - 18:08
in Megapolitan
Salim-Segaf-Al-jufri

Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-jufri (kanan) bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kedua kanan), Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri) dan mantan capres nomor urut 1 Anies Baswedan (kedua kiri) berfoto bersama saat milad ke-22 PKS di kantor DPP PKS, Jakarta, Sabtu (27/4/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Reza Hariyadi menilai duet Anies Baswedan dan Prasetyo Edi Marsudi di Pilkada Jakarta 2024 merupakan kombinasi yang paling ideal dan mencerminkan pluralisme di Jakarta.

“Memang, bersama Mas Pras dari PDIP ini kombinasi paling baik. Dua kutub mainstrem (arus utama) bisa bersama di Jakarta yang dikenal dengan pluralisme dan heterogenitas,” kata Reza dalam keterangannya di Jakarta, seperti dilansir Antara, Rabu (24/7/2024).

BacaJuga:

Jakbar Dijuluki ‘Gotham City’, DPRD Desak Pemprov DKI Pulihkan Keamanan

Pigai Larang Begal Ditembak, Polisi: Keselamatan Warga yang Utama!

Polisi Sita 8 Senpi hingga Puluhan Sajam dari Tangan 173 Penjahat Jalanan

Namun, jika Anies dipasangkan dengan Sohibul Iman atau bersama kader PKS tidak mencerminkan heterogenitas Jakarta karena sama-sama identik dengan Islam.

Menurut dia, PKB, PDIP, dan NasDem sebagai kombinasi politik yang baik untuk di Jakarta. Berpasangan dengan Prasetyo juga ideal karena selain sebagai kader PDIP, Prasetyo juga Ketua DPRD DKI Jakarta dua periode.

“Tentu, ini menjadi modal utama membangun Jakarta ke depan. Anies pengalaman di Jakarta sebagai gubernur. Mas Pras Ketua DPRD DKI, pasti paham seluk beluk Jakarta,” tuturnya.

Dekan Fakultas Administrasi Negara Universitas Krisnadwipayana (Unkris) itu juga berpendapat pasangan Anies-Prasetyo ini bisa saling melengkapi untuk menjalankan program pembangunan di Jakarta.

“Mas Pras ini komunikasi dengan lintas partai di Jakarta dan ASN di Pemprov Jakarta baik serta memahami kultur birokrat,” kata dia.

Sehingga, tambah dia, ketika ada pembahasan di DPRD secara politis bisa diselesaikan dengan gaya komunikasi Prasetyo. Namun, jika ada permasalahan di eksekutif keduanya sudah paham bagaimana menyelesaikannya.

“Makanya, ini kombinasi komplit, dari partai dan pengalaman,” paparnya.

Dalam konteks partai juga cukup kuat. PDIP pemenang kedua, NasDem pemenang keempat, dan PKB urutan keenam. Mereka sudah memiliki kantong-kantong suara.

“Sekarang pekerjaannya adalah, meningkatkan komunikasi lintas partai secara efektif. Karena jika pasangan ini terwujud berpotensi menang besar dan bisa satu putaran,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai sosok Anies Baswedan pernah menjadi rival, tetapi pihaknya sekarang justru berdialog dengan mantan gubernur DKI Jakarta itu.

“Ya, Anies kadang-kadang kita kontestasi, kita berdialog dengan Pak Anies, karena PDI Perjuangan kan menyatukan,” ujar Hasto di Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/7).

Hingga saat ini, Anies Baswedan didukung oleh tiga partai politik untuk maju di Pilkada DKI Jakarta, yakni PKB, PKS, dan NasDem.

Bahkan, PKS telah memutuskan mengusung pasangan Anies Baswedan-Sohibul Iman sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 2024. (dam)

Tags: Anies-PrasetyoPengamat Politik UIPluralismeReza Hariyadi

Berita Terkait.

jakbar
Megapolitan

Jakbar Dijuluki ‘Gotham City’, DPRD Desak Pemprov DKI Pulihkan Keamanan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:12
pigai
Megapolitan

Pigai Larang Begal Ditembak, Polisi: Keselamatan Warga yang Utama!

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:02
Belajar dari Kasus Jemaah Hilang, Pemerintah Minta Petugas Haji Lebih Peka
Megapolitan

Polisi Sita 8 Senpi hingga Puluhan Sajam dari Tangan 173 Penjahat Jalanan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:17
Pelecehan
Megapolitan

Diduga Lecehkan Penumpang, Pria Mabuk di Stasiun Cikini Diamuk Massa

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:25
Polisi
Megapolitan

Begal di Jakbar Kian Meresahkan, Polisi Klaim Sudah Berusaha Maksimal

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:12
Dari Promo hingga Safety, Ini Risiko Aturan Baru Potongan Ojol 8 Persen
Megapolitan

MAN IC Serpong Jadi Pertama Madrasah di Indonesia yang Sandang IB World School 

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:01

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2828 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1282 shares
    Share 513 Tweet 321
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    822 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Hunian Layak untuk Semua, Fahri Hamzah Luncurkan Gagasan Swasembada Papan 2045

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.