• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Walaupun Miskin Masyarakat Indonesia Ternyata Tetap Bahagia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 20 Juli 2024 - 23:09
in Nasional
Dokter-Hasto-2

Kepala BKKBN (merah marun) Dokter Hasto /dok bkkbn

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tingkat kebahagiaan masyarakat Indonesia mengalami peningkatan tahun ini. Bukan semata-mata karena banyaknya uang.

Data Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) yang dilakukan oleh BKKBN mencatat (indikator) tenteram, mandiri, bahagia. Yang tertinggi adalah kebahagiaan, skornya 72. Sedangkan skor kemandirian 51. Kemudian skor ketenteraman sekitar 56 atau 57.

BacaJuga:

Usaha Garam Rakyat Aceh Bangkit Lewat Bantuan Rumah Perebusan dari KKP

Irene Umar Tantang Anak Muda Ikut Tentukan Masa Depan Ekraf Indonesia

Kunjungan Wisman Tembus 12 Juta, Pariwisata Indonesia Tumbuh Resilien hingga September 2026

“Faktanya, masyarakat Indonesia walaupun miskin tetap bahagia,” ungkap Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo di sela acara Ramah Tamah dan Syukuran Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tahun 2024 di Auditorium BKKBN Pusat, Jakarta, Rabu (17/7/2024) lalu.

Berdasarkan data tersebut, menurut Hasto, kemandirian masyarakat sesungguhnya masih lemah, walau kebahagiaan tinggi.

“Miskin tapi bahagia. Begitu kenyataannya. Masih bisa bersyukur. Meskipun masih miskin tapi tidak sedih,” ungkapnya.

Hasto lebih rinci menjelaskan tiga indikator pengukuran iBangga. Pertama, indeks ketenteraman.

“Contoh indeks ketenteraman adalah pasangan suami istri. Mereka memiliki akta nikah atau dokumen. Kalau istri simpanan, pasti nilai ketenteramannya rendah. Terus uring-uringan, dikejar-kejar rasa bersalah, maka nilai ketenteramannya rendah. Skor kita belum sampai 60. Belum tenteram karena perceraian juga tinggi,” tambah dokter Hasto.

Kedua, indikator kemandirian yang berkaitan erat dengan faktor ekonomi.

“Kemandirian itu jelas, angkanya 52. Artinya, dia belum bisa mencukupi biaya pendidikan, biaya makan. Bukankah rakyat Indonesia banyak yang menengah ke bawah,” jelasnya.

Indikator iBangga ketiga adalah kebahagiaan. Kebahagiaan ditandai dengan kehidupan bersosialisasi, gotong royong, berwisata, rekreasi, berkomunikasi, berinteraksi.

“Itu memang happy kita. Kalau di kampung jaga gardu, ronda ramai-ramai, ketawa-ketawa, padahal hutangnya banyak,” urainya.

Ia juga menjelaskan perbedaan peringatan Harganas tahun ini dengan tahun sebelumnya. Perbedaan itu tentang adanya pola pikir baru terkait penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita secara serentak.

“Yang spesial, bupati, wali kota hingga kader dan kader PKK ada mindset baru di mana di Harganas kemarin baru digelar intervensi serentak pencegahan stunting. Mereka punya mindset baru bahwa penimbangan balita tidak hanya ditimbang, tetapi diukur panjangnya dan harus mencapai 100 persen (sasaran),” jelas Hasto.

Menurut Hasto, di momentum Hari Keluarga Nasional 2024 mereka digerakan untuk mulai melakukan pengukuran dan penimbamgan serentak di posyandu dari tanggal 1 hingga 30. Semua balita di wilayahnya harus diukur.

“Jadi, Harganas tidak hanya hura-hura saja. Tidak ada action, Tapi yang dilakukan kongkrit. Balita yang tidak datang harus didatangi ke rumah. Hasilnya, 96 persen balita sudah terukur saat Harganas diperingati di bulan Juni lalu. Itu mindset yang penting menurut saya. Ada perhatian kita kepada mereka,” jelas Hasto.

Dalam sambutannya, ia juga berharap di puncak peringatan Harganas Tahun 2025 nanti akan ada kejuaraan pembangunan lingkungan di tiap daerah terkait faktor sensitif yang mempengaruhi stunting. Termasuk penghargaan kepada kementerian/lembaga yang berkontribusi dalam Percepatan Penurunan Stunting.

“Mungkin tahun depan kita buat kejuaraan terkait pembangunan lingkungan oleh pemerintah daerah selama setahun,” ujar Hasto, seraya menunjuk di antaranya indikator ODF (Open Defecation Free-Stop Buang Air Besar Sembarangan) dan pembangunan jamban.

“Bila pembangunan berdasarkan indikator tersebut sukses, terutama yang beririsan dengan kemiskinan ekstrem, dan Keluarga Berisiko Stunting, usul saya kita berikan penghargaan kepada kabupaten dan kota tahun depan, ” tambahnya.

Hingga kini belum semua kota/kabupaten dan provinsi ODF-nya mencapai 100 persen. “Masih banyak yang 90 persen,” ungkapnya.

Hasto menjelaskan kembali bahwa faktor sensitif penurunan stunting adalah faktor lingkungan.

“Lingkungan yang mempengaruhi stunting di potret, dicek. Ada tiga variabel: rumah kumuh, jamban, kemudian air bersih,” tutupnya. (ney)

Tags: bkkbnDokter HastoHarganasHari Keluarga Nasional

Berita Terkait.

Kunjungan Wisman Tembus 12 Juta, Pariwisata Indonesia Tumbuh Resilien hingga September 2026
Nasional

Usaha Garam Rakyat Aceh Bangkit Lewat Bantuan Rumah Perebusan dari KKP

Senin, 9 November 2026 - 01:43
Kunjungan Wisman Tembus 12 Juta, Pariwisata Indonesia Tumbuh Resilien hingga September 2026
Nasional

Irene Umar Tantang Anak Muda Ikut Tentukan Masa Depan Ekraf Indonesia

Senin, 9 November 2026 - 00:33
Kunjungan Wisman Tembus 12 Juta, Pariwisata Indonesia Tumbuh Resilien hingga September 2026
Nasional

Kunjungan Wisman Tembus 12 Juta, Pariwisata Indonesia Tumbuh Resilien hingga September 2026

Minggu, 8 November 2026 - 23:12
Hotspot Nasional Melonjak 165 Titik, Kemenhut Fokus Penanganan Karhutla di Kalteng
Nasional

Hotspot Nasional Melonjak 165 Titik, Kemenhut Fokus Penanganan Karhutla di Kalteng

Minggu, 8 November 2026 - 22:21
TPG Rp6,3 Miliar Cair, 263 Ustaz Pesantren Terima Tunjangan Profesi
Nasional

TPG Rp6,3 Miliar Cair, 263 Ustaz Pesantren Terima Tunjangan Profesi

Minggu, 8 November 2026 - 20:11
Soroti Kasus Penyadapan, DPD RI: Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu
Nasional

Soroti Kasus Penyadapan, DPD RI: Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu

Minggu, 8 November 2026 - 17:55

OLAHRAGA

STY
Olahraga

Persija vs Persebaya, Shin Tae-yong Wanti-wanti Pemain Tidak Lengah

Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 November 2026 - 15:45

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong meminta anak asuhnya tetap waspada saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super...

SelengkapnyaDetails
witan

Jamu Persebaya, Persija Usung Misi Bangkit di Hadapan Jakmania

Sabtu, 7 November 2026 - 09:35
Sirkuit Mandalika

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Jumat, 6 November 2026 - 21:21
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3348 shares
    Share 1339 Tweet 837
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.