• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Klinik Rumah Swadaya Solusi Tepat Untuk Bangun Rumah Layak Huni

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Kamis, 11 Juli 2024 - 22:02
in Nasional
puprco

Ditjen Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam proses pembangunan rumah melalui Program Klinik Rumah Swadaya (KRS). Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Ristyan Mega Putra SSos MSi

INDOPOSCO.ID – Membangun rumah untuk kali pertama bagi kebanyakan membuat masyarakat bingung harus memulai dari mana. Bahkan terkadang mereka merasa khawatir dan ketakutan saat ingin membangun rumah mengingat harga bahan material bangunan yang terus mengalami kenaikan harga di pasaran.

BacaJuga:

Pimpinan DPD Dorong Pembenahan Menyeluruh MBG, Ingatkan Jangan Timbulkan Masalah Baru

Kasus BGN Jadi Alarm Keras, Said Didu: MBG Jangan Sampai Jadi Bancakan Pejabat

KPK Tangkap 5 ASN BPK Terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim

Hal itu membuat mereka harus memutar otak agar rumah yang diimpikan dapat terbangun dengan baik. Bahkan ada juga yang harus merelakan keinginannya untuk membangun rumah dan membangun rumah seadanya tanpa perencanaan yang matang sehingga menimbulkan rumah yang tidak layak huni.

Rumah pada dasarnya merupakan “istana kecil” yang ingin dibangun oleh setiap orang. Mereka ingin membangun dengan menggunakan bahan material yang terbaik serta desain bangunan yang diinginkan.

Untuk masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi yang baik tentu hal itu tidak menjadi masalah yang berarti. Mereka bisa membeli bahan bangunan terbaik dan mendesain rumah sesuai dengan keinginannya.

Tapi bagaimana dengan masyarakat yang kemampuan ekonominya pas-pasan atau bahkan kekurangan. Ya, mereka yang termasuk dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah atau kurang mampu inilah yang menjadi salah satu target pemerintah di sektor penyediaan perumahan.

Meskipun mereka berpenghasilan rendah, tapi kadang mereka sudah memiliki modal dasar berupa tanah peninggalan orang tua maupun sudah membeli sebidang tanah dari hasil tabungannya. Namun demikian, keterbatasan anggaran yang ada membuat mereka harus menunda untuk membangun rumah.

Untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memiliki terobosan guna membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam proses pembangunan rumah.

Salah satunya melalui Program Klinik Rumah Swadaya (KRS) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat tanpa dipungut biaya sepeser pun atau gratis.

Lalu apa yang dimaksud dengan Klinik Rumah Swadaya ini? Klinik Rumah Swadaya (KRS) pada dasarnya merupakan salah satu layanan informasi dan bantuan teknis kepada masyarakat secara individu atau kelompok untuk meningkatkan keswadayaan masyarakat dalam pemenuhan rumah layak huni.

Dalam hal ini pemerintah siap memberikan konsultasi gratis kepada masyarakat yang ingin membangun rumah mulai dari perencanaan desain dan pengawasan pembangunan rumah masyarakat.
Untuk mengakses layanan KRS ini masyarakat dapat mendaftar sebagai pengguna layanan melalui laman website www.krs.perumahan.pu.go.id.

Selain itu, masyarakat juga bisa mengunjungi layanan publik Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR yang ada di setiap Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (Balai P2P) yang tersebar di 19 provinsi di Indonesia. Informasi lokasi pelayanan KRS di Balai P2P bisa dicari di laman www.perumahan.pu.go.id atau dapat menghubungi nomor kontak Whatsapp (WA) Center Direktorat Jenderal Perumahan di nomor 085975062727.

Tujuan utama yang ingin dicapai pemerintah melalui Klinik Rumah Swadaya (KRS) ini adalah untuk memberikan bantuan teknis kepada masyarakat serta layanan informasi rumah layak huni sekaligus mendorong keswadayaan masyarakat dalam pemenuhan rumah layak huni.

Sedangkan yang dapat dilayani dalam Klinik Rumah Swadaya (KRS) ini antara lain masyarakat yang ingin membangun atau memperbaiki rumah sederhana, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun masyarakatyang ingin membangun memperbaiki bangunan sederhana.

Ada sejumlah ruang lingkup layanan Klinik Rumah Swadaya (KRS) ini antara lain pertama, perencanaan rumah terkait desain, penyusunan rencana anggaran biaya pembangunan, proses perizinan bangunan gedung (PBG) atau perizinan yang diberikan kepada pemilik bangunan gedung untuk membangun bangunan baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/ atau merawat bangunan yang ada.

Kedua adalah perenvanaan pembangunan rumah misalnya pelaksanaan kontruksi bangunan, pemilihan material dan penentuan tukang. Ketiga adalah pemanfaatan rumah terkait dengan pemeliharaan, perawatan pengembangan dan renovasi rumah.

Apabila menggunakan jasa konsultan untuk membangun rumah tentunya biaya yang dibutuhkan cukup besar. Jadi Klinik Rumah Swadaya (KRS) ini bisa menjadi pilihan tepat bagi keluarga baru di Indonesia maupun masyarakat yang ingin memiliki rumah layak huni. Semoga kita semua bisa membangun rumah impian sesuai dengan anggaran yang ada. (srv)

Pranata Humas Ahli Muda
Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR

Tags: PUPRrumah

Berita Terkait.

Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Nasional

Pimpinan DPD Dorong Pembenahan Menyeluruh MBG, Ingatkan Jangan Timbulkan Masalah Baru

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:05
Rantang
Nasional

Kasus BGN Jadi Alarm Keras, Said Didu: MBG Jangan Sampai Jadi Bancakan Pejabat

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:39
KPK Tangkap 5 ASN BPK Terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim
Nasional

KPK Tangkap 5 ASN BPK Terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:19
Pertamax Naik 32 Persen, PKS: Kelas Menengah Tertekan dan Picu Migrasi ke BBM Subsidi
Nasional

Waspadai Ancaman Ebola, DPR Minta Barantin Perketat Pengawasan di Semua Pintu Masuk RI

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:32
Pertamax Naik 32 Persen, PKS: Kelas Menengah Tertekan dan Picu Migrasi ke BBM Subsidi
Nasional

Pertamax Naik 32 Persen, PKS: Kelas Menengah Tertekan dan Picu Migrasi ke BBM Subsidi

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:15
Kejagung Kaji Permohonan Justice Collaborator Soni Sonjaya Tersangka Korupsi MBG
Nasional

Kejagung Kaji Permohonan Justice Collaborator Soni Sonjaya Tersangka Korupsi MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:05

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1422 shares
    Share 569 Tweet 356
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.