• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pramukantor Beralih Menjadi Peternak Plasma Jalupang Bersama Dompet Dhuafa Banten

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 9 Juni 2024 - 12:33
in Nusantara
Domba di Kandang Domba Jalupang Plasma Dompet Dhuafa Banten. Foto: Dompet Dhuafa Banten

Domba di Kandang Domba Jalupang Plasma Dompet Dhuafa Banten. Foto: Dompet Dhuafa Banten

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tangguh dan penuh keberanian untuk belajar, melekat pada diri Iwan. Pria bersahaja asal Desa Jalupang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten ini mulai berkiprah di peternakan dari dua tahun lalu.

“Awalnya saya bekerja sebagai Pramukantor di Jakarta, namun tekad dan keinginan saya untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan warga sekitar terpecut kala bergabung di Umar Usman Dompet Dhuafa. Awalnya saya untuk mengelola UU Farm yang akhirnya bekerjasama dengan DD Farm. Alhasil saya bertahap membangun perekonomian masyarakat melalui manajemen peternakan,” ujar Iwan, seperti dikutip, Minggu (9/6/2024).

BacaJuga:

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

“Alhamdulillah saat ini sudah ada 70 ekor doka yang berhasil kami kembangkan. Target tercepat adalah pemenuhan kurban untuk wilayah-wilayah yang masih kekurangan daging,” tambahnya.

Dengan adanya pendampingan dari Dompet Dhuafa Banten, para penerima manfaat seperti Iwan dan kawan-kawan dapat meminimalisir dampak maupun kerugian yang ditimbulkan.

Hal ini sangat wajar bagi para peternak tradisional dan pemula. Doka sangat rawan akan kematian, dari berbagai faktor seperti cuaca, virus hingga penyakit lainnya. Tidak hanya itu faktor stress akan membawa doka percepat pada kematian.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten, Mokhlas Pidono mengatakan, pihaknya juga mengembangkan plasma sebagai bagian mendorong pemerataan daging di wilayah Jalupang. Karena, lanjutnya, setiap momentum kurban, masyarakat di Jalupang tidak ada sama sekali hiruk-pikuk penyembelihan hewan kurban. Jikapun ada hanya satu ekor doka yang dipotong dan dibagikan ke ratusan kepala keluarga.

“Kami juga mengembangkan plasma di Jalupang sebagai bagian mendorong pemerataan daging. Mengingat setiap momentum kurban, masyarakat di wilayah ini tidak ada sama sekali hiruk pikuk penyembelihan hewan kurban. Jikapun ada hanya satu ekor doka yang dipotong dan dibagikan ke ratusan kepala keluarga,” tuturnya. (adv)

Tags: DD FarmDesa JalupangDompet DhuafaDompet Dhuafa BantenPeternak PlasmaPramukantor

Berita Terkait.

Evakuasi
Nusantara

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Sabtu, 18 April 2026 - 03:30
Ahmad-Doli-Kurnia
Nusantara

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Jumat, 17 April 2026 - 22:25
Wamenkop
Nusantara

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Jumat, 17 April 2026 - 19:22
PB-PORDI
Nusantara

Domino Naik Kelas! Turnamen Nasional di Surabaya PORDI dan HGI Siapkan Hadiah Rp200 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 16:19
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Tembakau Aceh, Produk SPT Lokal Resmi Dilepas ke Pasar

Jumat, 17 April 2026 - 15:31
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan 21,9 Kg Sabu di Bengkalis, Nilai Capai Rp32,8 Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 14:31

BERITA POPULER

  • Halalbihalal

    Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    753 shares
    Share 301 Tweet 188
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    724 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.