• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Gelombang PHK Hingga Putus Sekolah Jadi Ancaman Pasca Korupsi Timah Terkuak di Bangka Tengah

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:17
in Daerah
Sejumlah buruh pabrik sawit yang di-PHK melakukan unjuk rasa damai di Bangka Tengah. (ist)

Sejumlah buruh pabrik sawit yang di-PHK melakukan unjuk rasa damai di Bangka Tengah. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penutupan pabrik sawit milik Thamron alias Aon, tersangka korupsi timah oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) di Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung beberapa waktu lalu kini menimbulkan persoalan baru di sana.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu hampir 1.000 karyawan perusahaan sawit CV Mutiara Alam Lestari (MAL) dan CV Mutiara Hijau Lestari (MHL) terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) setelah pemiliknya Tamron alias Aon ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi PT Timah.

BacaJuga:

Hadirkan Tranformasi Layanan, BPN Kabupaten Bandung Jadi Pilot Project Nasional dan Bidik Predikat WTAB

Nikmati Nasi Liwet, Mendagri Ngariung Bareng Sopir Truk Genteng di Purwakarta

Wamendagri Bima Pastikan Dukungan Tanggap Darurat Banjir Bandang Solok

PHK massal terjadi lantaran Kejagung melakukan pemblokiran rekening miliknya sehingga operasional kedua perusahaan tersebut terganggu

Ribuan karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) itu dalam beberapa minggu terakhir terus melakukan demontrasi menuntut kejelasan hak-hak mereka, baik kepada perusahaan maupun pemerintah.

“Kami berharap kasus ini dapat diselesaikan dalam tiga bulan mendatang, karena selepas tiga bulan kami tidak tahu lagi harus berbuat apa, bahkan anak-anak kami terancam putus sekolah,” ujar seorang pendemo seperti dikutip dari sebuah akun TikTok beberapa waktu lalu.

Tak hanya karyawan, terganggunya cashflow dua perusahaan itu juga berimbas pada para petani sawit yang selama ini menyuplai dua pabrik CPO tersebut. Pasca penutupan harga tandan buah segar (TBS) di wilayah itu terjun bebas. Petani yang awalnya bisa menjual TBS dengan harga Rp 2.300 per kilogram, kini hanya bisa menjual seharga Rp 1.800 per kilogram kepada pengepul di sana.

Doni, salah seorang petani Kelapa Sawit menyebut keberadaan Pabrik Kelapa Sawit milik Aon sangat dibutuhkan oleh para petani di sana.

“Kami para petani tidak perlu bersusah payah menjual TBS ke mana-mana. Namun setelah penutupan pabrik, kami benar-benar susah,” kata Doni.

Dikatakan, sebagai petani sawit dirinya sangat merasakan dampak penurunan harga sawit. “Tak cuma harganya terjun bebas, jual pun jadi susah, kalau sudah begini siapa yang harus disalahkan, tolonglah pikirkan kami rakyat kecil ini,” katanya lirih.

Penutupan sejumlah perusahaan milik Aon ini memang sangat berdampak secara ekonomi bagi masyarakat di Bangka Tengah. Hal ini diakui Kepala Desa Nibung, Bangka Tengah, Astiar yang dihubungi Indopos.co.id pekan lalu.

Dia mengatakan efek penutupan dua pabrik kelapa sawit menyebabkan perekonomian di Bangka Tengah turun drastis. Padahal menurutnya keberadaan pabrik sawit tersebut sangat penting untuk menunjang perekonomian masyarakat setempat.

“Khususnya Desa Nibung saat ini perekonomiannya tidak baik-baik saja, karena dalam keadaan susah. Pengepul mengalami kerugian karena pabrik yang ada tak mampu menampung semua hasil sawit para petani. Kondisi ekonomi pun jadi susah pasca penutupan dua pabrik sawit itu,” kata Astiar.

Sejumlah warga Bangka Tengah terpaksa mengemis timah dari penambang untuk memenuhi kebutuhan hidup. (ist)

Tak hanya kondisi ekonomi yang carut marut, saat ini juga ada banyak aksi kriminalitas seperti pencurian di daerah itu. Selain itu, tak jarang dirinya mendengar keluhan para ibu di desanya mengenai sulitnya hidup.

“Kesulitan muncul karena kepala keluarga yang selama ini menggantungkan kehidupannya di pabrik sawit, kini tak lagi bisa diandalkan. Bahkan beberapa malah berujung pada perceraian. Sebagai kepala desa saya merasa prihatin. Bahkan akibat menurunnya ekonomi masyarakat, banyak anak-anak yang juga putus sekolah dan ada juga perceraian,” katanya.

Dia pun berharap agar persoalan ini segera bisa diatasi dan pabrik sawit yang saat ini disegel dapat kembali beroperasi. Selain itu para karyawan yang diPHK juga mendapatkan hak-haknya.

Manajer SDM PT MHL dan MAL, Tomi Prasetyo yang dikonfirmasi Indopos.co.id, Jumat (7/6/2024) lalu mengaku pihaknya tak bisa berbuat apa-apa dengan kondisi yang terjadi saat ini.

Dia menyatakan karena sejumlah rekening milik Aon diblokir oleh Kejagung pihaknya tak mampu membayar uang pesangon para karyawan yang di-PHK. “Kami bukan tak mau membayar, namun kami tak punya uang untuk membayar pesangon para karyawan yang di-PHK. Karena perusahaan memang mengalami kesulitan likuiditas, kami pun terpaksa harus melakukan PHK massal,” katanya.

Dia menyatakan pihaknya sudah berupaya agar pabrik bisa beroperasi namun karena kesulitan keuangan maka pihaknya terpaksa melakukan tiga kali gelombang PHK, baik di smelter timah maupun di perkebunan. “Kondisi ini mungkin masih akan terus berlangsung, bahkan mungkin bisa lebih buruk,” ujarnya.

Tomi menuturkan meski, Pemprov memberikan sejumlah opsi seperti menggaet investor tapi mungkin masih sulit dilakukan. “Meski mungkin ada investor, tapi siapa yang akan menjamin bahwa dananya akan kembali karena kini aset perusahaan disegel oleh pihak kejaksaan,” katanya.

Menanggapi penutupan pabrik sawit milik Aon tersebut, Sekda Bangka Tengah, Sugianto menyatakan pihaknya sudah melakukan beberapa langkah untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut.

“Langkah pertama kami ingin memastikan seluruh pekerja mendapatkan hak-haknya. Selain itu Pak Bupati juga sudah menginstruksikan dinas terkait untuk berkoordinasi dengan Pemprov Bangka Belitung untuk mencari solusi terbaik,” kata Sugianto saat dihubungi Indopos.co.id.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Bangka Tengah, Dian Akbarini juga menyatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Bangka Belitung dan sejumlah perusahaan CPO untuk mengatasi persoalan sawit pasca tutupnya dua perusahaan milik Aon tersebut.

“Alhamdullilah, perusahan lainnya siap menampung hasil panen para petani dan harganya pun sudah disesuaikan dengan harga pasaran yang berlaku,” ujarnya.

Sebelumnya Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Syafrizal ZA kepada wartawan menyatakan pabrik sawit milik tersangka korupsi tata niaga timah Aon sebenarnya diperbolehkan untuk kembali beroperasi dan membeli kelapa sawit petani di daerah itu.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Jampidsus Kejagung, perusahaan sawit ini boleh dibuka karena yang diblokir rekening pemilik pabrik,” ucap Syafrizal ZA menanggapi aksi damai petani sawit beberapa waktu lalu.

“Kita fasilitasi agar dua perusahaan kelapa sawit ini dibuka kembali. Karena yang diblokir itu rekening bukan perusahaan dan pabriknya. Jadi masih boleh beroperasi, agar para petani bisa menjual hasil panen sawitnya ke pabrik tersebut,” bebernya. (wib)

Tags: bangka tengahKasus Korupsi TimahphkPutus Sekolah

Berita Terkait.

Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Akhir Pekan
Daerah

Hadirkan Tranformasi Layanan, BPN Kabupaten Bandung Jadi Pilot Project Nasional dan Bidik Predikat WTAB

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:00
tito
Daerah

Nikmati Nasi Liwet, Mendagri Ngariung Bareng Sopir Truk Genteng di Purwakarta

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 02:20
bima
Daerah

Wamendagri Bima Pastikan Dukungan Tanggap Darurat Banjir Bandang Solok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:23
Bongkar Pengiriman Narkotika  Malaysia-Pekanbaru, Bea Cukai dan Polri Amankan 28,3 Kilogram Sabu
Daerah

Bongkar Pengiriman Narkotika  Malaysia-Pekanbaru, Bea Cukai dan Polri Amankan 28,3 Kilogram Sabu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:06
Bea Cukai Batam Amankan 3 Penumpang Pembawa Sabu di Bandara Hang Nadim
Daerah

Bea Cukai Batam Amankan 3 Penumpang Pembawa Sabu di Bandara Hang Nadim

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:56
Patroli Laut dan Operasi Cukai Bea Cukai Batam Gagalkan Peredaran 506 Ribu Batang Rokok Ilegal
Daerah

Patroli Laut dan Operasi Cukai Bea Cukai Batam Gagalkan Peredaran 506 Ribu Batang Rokok Ilegal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:22

OLAHRAGA

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia
Olahraga

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Indonesia Justin Hubner memberikan sindiran tajam kepada suporter Timnas Malaysia seusai membawa skuad Garuda melangkah ke...

SelengkapnyaDetails
MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:28
Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:36
Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:07
Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3896 shares
    Share 1558 Tweet 974
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3922 shares
    Share 1569 Tweet 981
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1136 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Mulyadi Jayabaya Sambut Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Kamtibmas Diharap Makin Kuat

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.