• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Tekan Emisi Gas Rumah Kaca, Ekosistem Motor Listrik Perlu Diakselerasi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 3 Juni 2024 - 05:49
in Ekonomi
Sucofindo-goes-to-campus
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah berkomitmen mengakselerasi ekosistem motor listrik dengan pengembangan infrastruktur secara masif di tahun-tahun mendatang. Hal ini butuh kolaborasi seluruh pihak, salah satunya adalah keterlibatan bahan baku lokal.

National Project Manager of ENTREV Project Eko Adji Buwono mengatakan, sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang utama emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Untuk itu, diperlukan upaya-upaya secara aktif dalam mendorong pengembangan ekosistem motor listrik.

BacaJuga:

Empat Pilar Jadi Kunci Percepatan Transformasi Ekonomi Syariah Nasional

bankjakarta.co.id Jadi Wajah Baru Bank Jakarta, Bidik Pengalaman Nasabah Lebih Modern

Menko PM: Akses Pembiayaan Tingkatkan Produktivitas dan Ekonomi Masyarakat

Eko menjelaskan terjadi peningkatan penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil mencapai 153 juta mobil dan motor hingga Februari 2023. Padahal, sektor transportasi selama ini menjadi salah satu penyumbang utama emisi GRK dari sektor energi.

“Perlu ada penguatan sinergi untuk ekosistem Electric Vehicle (EV) antara pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta untuk infrastruktur charging station, operator transportasi dan penyedia teknologi EV,” kata Eko dalam Kuliah Umum Telkom University bertajuk Powering The Future: Dive into Electric Vehicle (EV) Technology, Jumat (31/5).

Eko menambahkan, penetrasi pemanfaatan kendaraan listrik masih tergolong rendah dan menghadapi sejumlah tantangan di pasar. Selain tantangan dari sisi harga dan infrastruktur, pengembangan kendaraan listrik juga dihadapkan pada tantangan ketersediaan regulasi yang belum memadai secara khusus untuk sektor pengembangan baterai motor listrik dan pasar kendaraan listrik bekas.

Menurutnya, pengembangan baterai kendaraan listrik di Indonesia sangat potensial apalagi Indonesia merupakan salah satu produsen utama mineral bahan baku baterai kendaraan listrik.

EV Business Development Project Manager of PT SUCOFINDO Ahmad Osman mengatakan, industri Testing, Inspection & Certification (TIC) memiliki sejumlah peran penting dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik mulai dari pengujian material, baterai, komponen, TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) hingga soal pengelolaan limbah.

Menurutnya, tantangan keterjangkauan harga kendaraan listrik akan dapat teratasi seiring waktu berjalan dengan kian berkembangnya teknologi.

“Tahun 2030, dengan kian meningkatnya populasi Battery Electric Vehicle (BEV), selisihnya akan mencapai 9% dikarenakan semakin murahnya biaya komponen Baterai sekitar 25% dari total biaya EV,” kata Osman.

“Fakultas Teknik Elektro Telkom University berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda yang siap untuk berperan serta aktif dan melahirkan inovasi-inovasi dalam mendukung teknologi yang ramah lingkungan. Tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga dapat menciptakan dan mengembangkannya. Riset di lingkungan kampus terus dikembangkan pula agar makin dekat dengan kebutuhan industri dan pemerintah. Untuk itu, green mindset ditanamkan pula kepada mahasiswa, sebagai agen perubahan, sehingga dapat membawanya saat terjun ke masyarakat nantinya” ujar Dekan Fakultas Teknik Elektro Telkom University, Bambang Setia Nugroho.

“Dengan memperhatikan urgensi perlunya percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik, PT SUCOFINDO mendorong mahasiswa untuk  mengembangkan solusi inovatif berbasis teknologi 4.0 melalui kompetisi SUCOFINDO Science Hackathon Festival (SCIence HackFest)” ujar Zulfikar Aspa ketua panitia SCIence HackFest. Kompetisi ini dapat diikuti oleh pihak eksternal (mahasiswa atau komunitas teknologi), maupun berkolaborasi dengan pihak internal (pegawai SUCOFINDO) dalam penyelesaian permasalahan di dunia industri EV. (srv)

Tags: EkosistemEmisi Gas Rumah KacaMotor ListrikPT SUCOFINDO

Berita Terkait.

Ekonomi-Syariah
Ekonomi

Empat Pilar Jadi Kunci Percepatan Transformasi Ekonomi Syariah Nasional

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:23
Digital
Ekonomi

bankjakarta.co.id Jadi Wajah Baru Bank Jakarta, Bidik Pengalaman Nasabah Lebih Modern

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:08
Muhaimin
Ekonomi

Menko PM: Akses Pembiayaan Tingkatkan Produktivitas dan Ekonomi Masyarakat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:08
Pramono-Anung
Ekonomi

Bank Jakarta dan Persija Naik Kelas, “United for Jakarta” Jadi Kemitraan Strategis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:17
Maman
Ekonomi

Menteri UMKM Gandeng APPI Perkuat Industri dan Pasar Produk Lokal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:03
Mitsubishi Fuso Canter Teruji 40 Ribu Km, Siap Hadapi Era Biodiesel B50
Ekonomi

Mitsubishi Fuso Canter Teruji 40 Ribu Km, Siap Hadapi Era Biodiesel B50

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:30

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2201 shares
    Share 880 Tweet 550
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.