• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Jadi Pekerjaan Rumah, Sastra Masuk Kurikulum Tarik Minat Belajar Siswa

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 20 Mei 2024 - 21:06
in Nasional
Anindito-Aditomo-co

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Anindito Aditomo (tengah). (Nasuha/ INDOPOS.CO.ID)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sastra masuk kurikulum meningkatkan minat baca, menumbuhkan empati, dan mengasah kreativitas serta nalar kritis murid.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Anindito Aditomo kepada INDOPOS.CO.ID, Senin (20/5/2024). Ia mengatakan, dengan minat baca menumbuhkan pembelajar sepanjang hayat.

BacaJuga:

Komisi III: UU KUHAP dan KUHP Berikan Ruang Demokrasi Buruh Perjuangkan Hak

Polisi Dalami Aktor Intelektual di Balik Kelompok Tertangkap saat May Day

Wamen Ekraf Bicara Kesetaraan Gender Perkuat Ekosistem Ekraf

“Bukan hanya melek huruf saja. Minat baca menciptakan siswa bisa menyimpulkan, merangkum dengan kalimat mereka hingga berpikir kritis,” ungkapnya.

“Jadi sastra itu penting, karena menyajikan isu secara kompleks dalam satu cerita,” imbuhnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, sastra masuk kurikulum menjadi wahana pendidikan karakter. Sebab, anak-anak tak sedikit melakukan bullying dan mudah menghakimi.

“Sekarang sastra masuk jam pembelajaran dan tidak saja dalam mata pelajaran bahasa Indonesia,” ucapnya.

“Dulu 15 membaca dan di luar pembelajaran. Sekarang ada pengarusutamaan sastra dalam kurikulum,” imbuhnya.

Ia mencontohkan, pada mata pelajaran sejarah, kehadiran sastra bisa memantik siswa lebih interaktif menyelami sejarah langsung. Jadi tidak semata-mata hanya menghafal peristiwa sejarah saja.

“Memang perlu waktu. Guru diajak membaca dulu. Dan, saya meyakini sekarang sudah banyak guru tertarik sastra masuk pelajaran,” terangnya.

Ia menambahkan, pekerjaan rumah (PR) saat ini menarik minat belajar siswa. Dengan program sastra masuk kurikulum diyakini bisa memotivasi siswa untuk belajar.

“Kami siapkan buku panduan untuk mempermudah guru. Untuk asesmen dari capaian pembelajaran (CP),” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Pusat Perbukuan, Kemendikbudristek Supriyatno menambahkan, program sastra masuk kurikulum berdampak langsung pada industri perbukuan.

“Untuk ketersediaan buku, kami sudah melakukan koordinasi dengan penerbit, Perpusnas dan pengiat perbukuan,” ujarnya. (nas)

Tags: belajarkemendikbudristekPekerjaan Rumahsastrasiswa

Berita Terkait.

habib
Nasional

Komisi III: UU KUHAP dan KUHP Berikan Ruang Demokrasi Buruh Perjuangkan Hak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:19
aktor
Nasional

Polisi Dalami Aktor Intelektual di Balik Kelompok Tertangkap saat May Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:08
Irene-Umar
Nasional

Wamen Ekraf Bicara Kesetaraan Gender Perkuat Ekosistem Ekraf

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:04
Sudjatmiko
Nasional

DPR Dorong Evaluasi Menyeluruh Sistem Perkeretaapian Usai Insiden di Stasiun Bekasi Timur

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:43
Brian
Nasional

Hardiknas 2026, Mendiktisaintek Serukan Transformasi Pendidikan demi Kemajuan Peradaban

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:23
gadai
Nasional

Hari Buruh, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masjid di Ambalawi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:13

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3385 shares
    Share 1354 Tweet 846
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2562 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1586 shares
    Share 634 Tweet 397
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1254 shares
    Share 502 Tweet 314
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.