• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Sebut Gangguan Jiwa Tempati Urutan Kedua Beban Kesehatan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 16 Mei 2024 - 18:00
in Nasional
Seminar-Nasional-co

Dirjen Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maria Endang Sumiwi Foto: Nasuha/ INDOPOS.CO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Prevalensi gangguan mental terutama masalah kecemasan dan depresi terus meningkat sejak 2018 lalu. Kolaborasi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia dengan The University of Manchester, Badan Riset Nasional Indonesia (BRIN), Universitas Brawijaya dan sejumlah organisasi yang berfokus pada kesehatan mental terus melakukan riset terkait kesehatan jiwa.

Riset yang didanai oleh NIHR Global Health Research for Sustainable Care for anxiety and depression in Indonesia (Award ID NIHR134638) dengan menggunakan dana pembangunan internasional dari Pemerintah Inggris untuk mendukung penelitian kesehatan global ini menghasilkan solusi intervensi psikologis sederhana.

BacaJuga:

DPR Desak Pemerintah Tetapkan KLB Karhutla, Sediakan Ruang Udara Bersih bagi Warga

Dari Penggerak Zakat hingga Jurnalis Hilang, BAZNAS Hadirkan Apresiasi Penuh Makna

Kemenpar Ajak Agen Perjalanan Singapura Eksplorasi Wisata Berkualitas Jogjakarta Lewat Famtrip

“Kesehatan jiwa ini menyangkut hidup berkualitas,” ujar Dirjen Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maria Endang Sumiwi di Jakarta, Kamis (16/5/2024).

Ia menjelaskan, kesehatan jiwa menempati nomor dua menjadi beban kesehatan bukan penyebab kematian. Di antaranya depresi dan gangguan kecemasan. Jadi kami minta puskesmas bisa membantu masyarakat dalam pelayanan kesehatan jiwa,” katanya.

Di tempat yang sama, Dosen Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (UI) yang juga principal Investigator Sustainable Treatment for Anxiety and Depression in Indonesia (STAND-Indonesia) Herni Susanti menambahkan, riset untuk menemukan solusi yang lebih baik dari masalah kecemasan dan depresi di masyarakat.

Menurut dia, riset dilakukan sejak 2022 hingga 2026 dengan cakupan wilayah di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Banten. Secara spesifik, riset ini meliputi 6 daerah perkotaan dan 6 daerah pedesaan yang berada di Kota Tangerang, Kabupaten Bogor, dan Kota Semarang, serta Kabupaten Magelang, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Jombang sesuai Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia.

“Polemik terberat dari peningkatan angka kecemasan dan depresi di Indonesia adalah dari seluruh individu yang mengalami masalah tersebut. Data Riskesdas 2018 hanya 9 persen yang mendapatkan pengobatan di pelayanan kesehatan,” bebernya.

Ia mengatakan, masyarakat pada umumnya belum melek informasi tentang ketersediaan layanan kesehatan dari pemerintah. Tak sedikit masyarakat takut dengan adanya stigma gangguan jiwa di masyarakat.

Hal yang harus kita sadari adalah bahwa kondisi kecemasan atau depresi dapat dibantu. Kondisi ini dapat mengakibatkan penurunan produktivitas hingga kejadian bunuh diri bila tidak ditangani,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Irmansyah mengatakan, hingga 2021 lalu tercatat bahwa jumlah tenaga profesional yang dapat memberikan perawatan kesehatan jiwa masih sangat minim di Indonesia. Oleh karena itu, fokus dari riset ini adalah mengembangkan sebuah model perawatan kesehatan jiwa sederhana bagi individu dengan cemas dan depresi.

Ia menyebut, program riset ini meliputi 5 tahapan yang kompleks. Sehingga membuahkan model perawatan bagi orang dengan kecemasan dan depresi.

“Hasil riset berbasis Pulau Jawa, angka depresi sebesar 4,42 persen dan angka kecemasan sebesar 5,68 persen.

“Prevalensi depresi dan kecemasan di Jawa Timur (Kabupaten Malang dan Jombang) menunjukkan angka yang lebih tinggi (8,79 persen), diikuti oleh Jawa Tengah (Kota Semarang dan Kab. Magelang) (7,86 persen),” imbuhnya. (nas)

Tags: gangguan jiwakesehatan

Berita Terkait.

DPR Desak Pemerintah Tetapkan KLB Karhutla, Sediakan Ruang Udara Bersih bagi Warga
Nasional

DPR Desak Pemerintah Tetapkan KLB Karhutla, Sediakan Ruang Udara Bersih bagi Warga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:34
Dari Penggerak Zakat hingga Jurnalis Hilang, BAZNAS Hadirkan Apresiasi Penuh Makna
Nasional

Dari Penggerak Zakat hingga Jurnalis Hilang, BAZNAS Hadirkan Apresiasi Penuh Makna

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:00
menpar
Nasional

Kemenpar Ajak Agen Perjalanan Singapura Eksplorasi Wisata Berkualitas Jogjakarta Lewat Famtrip

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23
pangan
Nasional

Hari Pangan Sedunia 2026, FKBI Desak Pemerintah Evaluasi Tujuh Masalah Krusial Pangan Nasional

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:03
asap
Nasional

Atasi Asap Karhutla Sumsel, BNPB Terapkan Penyemaian Dry Ice

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:22
hutla
Nasional

Soal Status Bencana Nasional Karhutla, Kepala BNPB Bilang Begini

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:21

OLAHRAGA

gp
Olahraga

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Editor Laurens Dami
Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika turut didukung oleh kelancaran logistik lintas negara....

SelengkapnyaDetails
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01
psm

Jamu PSM Makassar di Bantul, PSIM Jogjakarta Usung Misi Raih Tiga Poin Perdana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40
esi

PB ESI 2026-2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    1293 shares
    Share 517 Tweet 323
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1039 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    987 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    947 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.