• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pemkot Semarang Imbau Masyarakat Waspadai Dehidrasi di Musim Kemarau

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 12 Mei 2024 - 01:11
in Nusantara
rahayu

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Jawa Tengah, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan mengalami kondisi dehidrasi saat memasuki musim kemarau yang sudah ditandai dengan panasnya suhu udara.

“Iya (panas sekali) dan ini tidak hanya di Semarang saja ya,” kata Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, di Semarang, seperti dilansir Antara, Sabtu (11/5/2024), saat melepas keberangkatan calon jamaah haji seiring ke Tanah Suci.

BacaJuga:

Bea Cukai Malili dan Satpol PP Sita 65.800 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Pasar di Toraja

Tembus Pasar Hong Kong, 12 Ton Kerapu Hidup dari Madura Buktikan Daya Saing Perikanan Indonesia

Rayakan Iduladha 1447 H, FIFGROUP Salurkan lebih dari 500 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

Menurut dia, masyarakat harus memastikan asupan cairan secara cukup dan terjaga, khususnya air putih, agar terhindar dari dehidrasi.

“Harus jaga kondisi badan. Banyak minum, terutama air putih. Lalu makan bergizi. Bergizi tidak berkonotasi harus mewah, tetapi asupan makanan yang banyak gizinya,” kata Ita, sapaannya.

Untuk Kota Semarang, Ita mengatakan pentingnya upaya penghijauan digencarkan melalui pembangunan taman-taman kota yang selama ini sudah dilakukan. Beberapa taman kota baru juga sudah dibangun, seperti Taman Singosari, Taman Siranda, Taman Nol Kilometer, hingga Taman Indonesia Kaya.

“Kondisi ini ya harus tanaman-tanaman dibanyakin. Kalau banyak tanaman dan taman kan paling tidak bisa mengurangi (suhu udara)1-2 derajat Celsius,” katanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Jawa Tengah secara umum akan memasuki musim kemarau pada Mei 2024.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah Sukasno mengatakan musim kemarau paling awal akan terjadi pada pertengahan April 2024. Beberapa wilayah yang diperkirakan paling awal memasuki kemarau antara lain Kabupaten Rembang bagian selatan serta sebagian Kabupaten Blora dan Pati.

“Puncak kemarau diperkirakan terjadi antara Juli hingga Agustus 2024,” katanya.

Menurut dia, panjang musim kemarau tahun ini pada umumnya antara 4-5 bulan dan paling panjang tujuh bulan.

Ia menambahkan anomali suhu permukaan perairan Indonesia pada April hingga September 2024 diprediksi hangat. Menurut dia, Monsun Australia diprediksi mulai aktif memasuki wilayah Indonesia pada April 2024.

“Pada masa peralihan musim hujan ke kemarau, masyarakat diimbau untuk mewaspadai cuaca ekstrem,” ujarnya. (dam)

Tags: dehidrasiMasyarakatMusim Kemaraupemkot semarang

Berita Terkait.

bc2
Nusantara

Bea Cukai Malili dan Satpol PP Sita 65.800 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Pasar di Toraja

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:07
kerapu
Nusantara

Tembus Pasar Hong Kong, 12 Ton Kerapu Hidup dari Madura Buktikan Daya Saing Perikanan Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:47
fif
Nusantara

Rayakan Iduladha 1447 H, FIFGROUP Salurkan lebih dari 500 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:05
bc
Nusantara

Sinergi Bea Cukai Tarakan dan TNI AU Dukung Penampilan Jupiter Aerobatic Team di Brunei Darussalam

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:01
arwana
Nusantara

KKP Dorong Arwana Indonesia Mendunia Lewat Kontes Internasional di Pontianak

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:10
Pasca-ledakan di Biak, Gegana Menyisir Sisa Material Berbahaya
Nusantara

Pasca-ledakan di Biak, Gegana Menyisir Sisa Material Berbahaya

Senin, 1 Juni 2026 - 23:32

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3513 shares
    Share 1405 Tweet 878
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.