• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Komisi I DPR Minta TNI AD Proaktif Data Kerugian Warga, Ganti Rugi Jika Ada Kerusakan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 31 Maret 2024 - 12:43
in Headline
Kebakaran-Gudang-Peluru-co

Kebakaran mengakibatkan ledakan terjadi di gudang amunisi milik Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 07/155 GS Komando Daerah Militer Jakarta Raya (Kodam Jaya) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, perbatasan antara Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (30/3/2024). Foto: Instagram/@damkarkabupatenbogor

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menyayangkan insiden kebakaran mengakibatkan ledakan terjadi di gudang amunisi milik Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 07/155 GS Komando Daerah Militer Jakarta Raya (Kodam Jaya) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, perbatasan antara Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (30/3/2024), yang menyebabkan gangguan bagi keamanan dan keselamatan penduduk sekitar.

“TNI AD harus menyiapkan standar penanganan pengamanan pemeliharaan dan perawatan alutsista, terutama yang lokasi penyimpanannya berada di daerah padat penduduk seperti yang terjadi di Bekasi kemarin,” kata Meutya dalam keterangannya kepada media, Minggu (31/3/2024).

BacaJuga:

Update Gempa NTT: 75 Orang Meninggal Dunia, Korban Luka Tembus 907

253 Ton Bantuan Sudah Bergerak, Pemerintah Percepat Distribusi ke NTT

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang

Meutya juga meminta TNI AD proaktif mendata kerugian masyarakat terkait kerusakan rumah warga yang terdampak akibat kebakaran gudang amunisi Yonarmed milik Kodam Jaya.

“TNI AD harus bertanggung jawab mengganti kerugian jika ada kerugian di masyarakat akibat kejadian kebakaran itu,” ujarnya.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu juga mengharapkan TNI AD dapat memperbaiki hal tersebut di masa mendatang, sekaligus melaksanakan petunjuk teknis mengenai pemeliharaan dan perawatan amunisi di lingkungan TNI secara lebih ketat.

“Penanganan insiden ini dilakukan secara cepat dan tepat guna menghindari kerusakan lebih banyak terhadap fasilitas TNI maupun warga sekitar,” tegas Meutya.

Sebelumnya, Panglima Kodam Jaya (Pangdam Jaya) Mayor Jenderal (Mayjen) Mohammad Hasan menyatakan, tidak ada korban jiwa pasca-kebakaran mengakibatkan ledakan gudang peluru milik TNI tersebut.

“Sampai dengan saat ini, kami sudah mengecek di lokasi terutama di radius 1 kilometer. Dari hasil pemeriksaan itu tidak ada korban jiwa,” kata Hasan di sekitar lokasi.

Ia memastikan, sistem pergudangan amunisi di daerah Kodam Jaya sudah sangat aman karena lokasinya berada di bungker dan ada tanggul-tanggul yang mencegah efek ledakan ke arah samping.

“Kami dapat pastikan bahwa prosedur maupun sistem pengamanan sudah sedemikian rupa. Sehingga kalaupn ada ledakan diperkirakan akan aman,” ucap Hasan.

Walaupun dikabarkan, ada selongsong yang sampai ke perumahan warga, itu mungkin karena ledakan ke atas.

“Saat ini memang kami tidak bisa masuk ke lokasi, karena masih ada kerwanan ledakan karena masih ada kerawanan ledakan-ledakan kecil,” tuturnya.

Sementara pemicu dari ledakan karena amunisi yang sudah kadaluwarsa. Sebenarnya, TNI sudah mengusulkan untuk penghapusan dari awal tahun 2024.

“Tapi karena butuh proses. Ini kemungkinan karena bahan peledak adalah bahan kimia yang sangat labil,” nilai Hasan.

“Di gudang itu juga tidak ada sistem listrik yang bisa menyebabkan ledakan. Tapi ledakan ini kemungkinan karena material amunisi yang bergesek atau labil yang menimbulkan ledakan,” sambungnya. (dil)

Tags: CiangsanaGudang AmunisiGunung Putrikabupaten bogorkodam jayatni-adYonarmed 07/155 GS

Berita Terkait.

gempa
Headline

Update Gempa NTT: 75 Orang Meninggal Dunia, Korban Luka Tembus 907

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:32
bnpb
Headline

253 Ton Bantuan Sudah Bergerak, Pemerintah Percepat Distribusi ke NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:30
Kerusakan
Headline

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:42
Penceramah
Headline

Buron Kasus Kekerasan Seksual, Polri Upayakan Pemulangan Syekh Ahmad Al Misry dari Mesir

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:30
Lagi, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22,3 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta
Headline

Lagi, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22,3 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:44
Gempa M6.1 Guncang Perairan Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Headline

Gempa M6.1 Guncang Perairan Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:56

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.