• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kubu Ganjar-Mahfud Singgung Penyaluran Bansos Indonesia Lebih Besar Ketimbang Negara Tetangga

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 29 Maret 2024 - 12:59
in Headline
Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis (tengah) saat menghadiri sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 di MK. (Instagram/@todungmulyalubisofficial)

Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis (tengah) saat menghadiri sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 di MK. (Instagram/@todungmulyalubisofficial)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis mengemukakan, alasan permintaan memanggil beberapa menteri kabinet Indonesia Maju dalam persidangan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK). Salah satunya, transparansi penggelontoran anggaran bantuan sosial.

“Ingin mengetahui dari Ibu Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan sejauh mana politik anggaran, sejauh mana kebijakan fiskal dalam kebijakan Bansos yang menyangkut Rp486,5 triliun disalurkan,” kata Todung Mulya Lubis di Jakarta dikutip, Jumat (29/3/2024).

BacaJuga:

Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

Usai Tragedi Bekasi Timur, DPR Dorong Percepatan Pembangunan Double-Double Track

Prabowo Janjikan Regulasi Pro-Buruh dan Rp500 Triliun Perlindungan Sosial

Beragam jenis bantuan sosial yang telah disalurkan menuai pro kontra, mengingat pelaksanaanya berdekatan dengan pesta demokrasi 5 tahunan. Bahkan angka keseluruhannya cukup fantastis.

“Sejauh mana adjusment Rp50 triliun disalurkan. Dan ini juga jumlah besar yang disalurkan dalam penyaluran bansos yang pernah kita alami,” ujar Todung.

Ia mengungkit, bahwa bantuan sosial memang bukan suatu hal baru yang diberikan kepada masyarakat. Ketika pemerintahan Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, telah lebih dulu mengenalkan program bantuan itu.

Namun, hal menjadi persoalkan ialah jumlah yang dikeluarkan. Sebab, kali ini pemerintahan sangat jor-joran dalam mendisribusikan bantuan sosial.

“Pada zaman SBY tahun 2014 ya itu juga ada bansos. Kalau kita melihat di Thailand juga ada bansos, Filipina ada bansos, tapi bansos yang kita salurkan mungkin paling besar dan untuk itu perlu ada transparansi dan akuntabilitas,” singgung Todung.

Persoalan bantuan sosial merupakan kewenangan sejumlah menteri terkait. “Kami tadi mengusulkan bersama-sama dengan Paslon 01 untuk menghadirkan Menteri Keuangan, Menteri Sosial dan Menteri PMK dalam persidangan di MK,” jelasnya.

Majelis hakim Mahkamah Konstitusi masih mempertimbangkan usulan tersebut. Namun, besar harapan kubu 03 permintaannya bisa terwujud. “Jadi mudah-mudahan MK akan mengabulkan itu,” imbuhnya.

Sidang sengketa hasil Pilpres 2024 telah digelar mulai 27 Maret 2024. Dengan agenda pemeriksaan pendahuluan. Selanjutnya, agenda penyampaian jawaban termohon, keterangan pihak terkait, serta pemberi keterangan perkara PHPU. (dan)

Tags: BansosSidang PHPUSidang Sengketa Pilpres 2024TPN Ganjar-Mahfud

Berita Terkait.

Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini
Headline

Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:33
gerbong
Headline

Usai Tragedi Bekasi Timur, DPR Dorong Percepatan Pembangunan Double-Double Track

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:24
wooo
Headline

Prabowo Janjikan Regulasi Pro-Buruh dan Rp500 Triliun Perlindungan Sosial

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:39
pidatoo
Headline

Pidato Panas Prabowo di May Day: Tuntut Bagi Hasil Ojol Minimal 92 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:13
dpr
Headline

6.678 Personel Aparat Disiapkan Amankan Aksi May Day di DPR

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:35
mayday
Headline

Disambut Gelak Tawa, Candaan Prabowo ke Pramono Anung Cairkan Panggung May Day

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:22

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2557 shares
    Share 1023 Tweet 639
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1548 shares
    Share 619 Tweet 387
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    783 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.