• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Di Depan AHY, Komisi II Soroti Minimnya Anggaran Kementerian ATR/BPN Penyelesaian Sengketa

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 25 Maret 2024 - 22:41
in Nasional
Rapat Kerja Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni bersama Komisi II DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/3/2024). (dili / indopos.co.id)

Rapat Kerja Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni bersama Komisi II DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/3/2024). (dili / indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang menegaskan bahwa permasalahan di Kementerian Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) selama ini adalah minimnya anggaran, khususnya terkait penanganan sengketa tanah.

Menurut Junimart, hal itu tentunya harus menjadi perhatian dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), selaku pejabat Menteri yang baru menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.

BacaJuga:

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Mendiktisaintek: Generasi Muda Harus Perkuat Inovasi Berbasis Riset dan Teknologi

28.274 Jemaah Haji Telah Berangkat ke Tanah Suci, 125 Ribu Nikmati Fast Track

“Percuma pak Menteri bicara ingin memberantas mafia hukum dan pembelaan terhadap jajaran Kementerian ATR/BPN yang menjadi tersangka dalam kasus sengketa tanah, jangankan untuk bicara bantuan hukum, untuk penyelesaian sengketa saja hanya bisa dicover biayanya untuk 60 kasus. Sedangkan per tahunnya ada ribuan (kasus)sengketa tanah,” kata Junimart kepada AHY, saat Rapat Kerja Komisi II DPR bersama Kementerian ATR/BPN di Gedung DPR RI, Senin (25/3/2024).

Politisi PDIP ini mengutarakan pendapatnya setelah mendengar paparan dari AHY yang berbicara memiliki program “Gebuk Mafia Tanah” dan pembelaan terhadap pejabat ATR/BPN yang terkena kasus sengketa tanah.

“Jadi sekali lagi saya tegaskan percuma berbicara pemberantasan mafia tanah, kalau anggaran sengketanya aja minim. Dan ini harus menjadi perhatian Pak Menteri yang baru (AHY),” tuturnya.

Ia pun mencontohkan ada salah satu Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) ATR/BPN yang harus diproses hukum karena menerbitkan sengketa tanah, padahal hal itu dilakukan setelah mendapat surat rekomendasi dari pejabat daerah setempat.

“Ini ada kepala kantor pertanahan, dia berbuat benar dan dia membuat sertifikat dengan dasar surat keterangan dari bupati, camat dan saksi kepala desa, tapi ketika dibuat sertifikat jadi tersangka. Sayangnya Kementerian diam. Tapialah kami (Komisi II) DPR yang ikut membantu,” ungkapnya.

Lanjut Junimart, kalau ingin bicara pemberantasan mafia tanah, maka bikin dulu kenyamanan di dalam Kementerian. Supaya penandatanganan sertifikasi itu bisa d lakukan dengan nyaman oleh pejabat BPN dimanapun berada.

“Jadi jangan kita bicara melangkah pemberantasan mafia tanah. Selesaikan dulu pembelaan teman teman ATR/BPN yang turut menjadi tersangka sengketa tanah, ya dengan menaikkan anggaran,” pungkasnya menambahkan.

Menanggapi hal itu, AHY yang dalam momen Raker perdana dengan Komisi II DPR RI ini langsung curhat bahwa anggaran kementeriannya yang terkena kebijakan automatic adjustment alias diblokir oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Kebijakan automatic adjustment merupakan pencadangan belanja Kementerian/Lembaga (K/L) yang diblokir sementara pada Pagu Belanja K/L tahun anggaran 2023 sebesar 5 persen untuk menghadapi kondisi ketidakpastian ekonomi global dan gejolak geopolitik.

“Automatic adjustment Kementerian ATR/BPN sebesar Rp 404,31 miliar dengan sumber dana rupiah murni,” kata AHY dalam rapat kerja itu.

AHY lebih jauh merincikan, menurutnya ketentuan ini berdasarkan pada Surat Edaran Menteri Keuangan nomor S-/1082/MK.02/2023 yang diedarkan pada 29 Desember 2023. Secara keseluruhan, ungkap anak Presiden SBY itu, total ada sebanyak Rp 50,14 triliun anggaran yang diblokir dari seluruh kementerian/lembaga (KL) untuk Tahun Anggaran (TA) 2024.

Sementara secara keseluruhan, total pagu anggaran Kementerian ATR/BPN untuk TA 2024 mencapai sekitar Rp 7,59 triliun. AHY menerangkan, pagu anggaran untuk program dukungan manajemen sebesar Rp 4,62 triliun. (dil)

Tags: AHYKementerian ATR/BPNKomisi II DPR RIsengketa tanah

Berita Terkait.

PP-Tunas
Nasional

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Minggu, 26 April 2026 - 19:27
riset
Nasional

Mendiktisaintek: Generasi Muda Harus Perkuat Inovasi Berbasis Riset dan Teknologi

Minggu, 26 April 2026 - 18:08
jamaah
Nasional

28.274 Jemaah Haji Telah Berangkat ke Tanah Suci, 125 Ribu Nikmati Fast Track

Minggu, 26 April 2026 - 17:07
phi
Nasional

PHI Gulirkan APEKA 2026, Perkuat Peran Media dalam Industri Hulu Migas

Minggu, 26 April 2026 - 16:06
sanung
Nasional

Gaung Kartini di IDSurvey, Maheswari Sisterhood Day 2026 Perkuat Kolaborasi Perempuan

Minggu, 26 April 2026 - 12:22
irene
Nasional

Kementerian Apresiasi Kolaborasi Kreatif Aniwayang Live di Museum Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 12:12

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.