• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Indonesia Tekankan Pentingnya Keterlibatan Perempuan dalam Peringatan Dini Bencana

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 12 Maret 2024 - 12:21
in Nasional
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (dua dari kiri) yang sekaligus Wakil Tetap Indonesia untuk organisasi meteorologi dunia saat menjadi pembicara dalam forum diskusi bertajuk “The Third Session of the Commission for Weather, Climate, Water and Related Environmental Services and Applications” (SERCOM-3), 4-9 Maret 2024, di Nusa Dua Bali Sabtu (9/3/2024). (ANTARA)

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (dua dari kiri) yang sekaligus Wakil Tetap Indonesia untuk organisasi meteorologi dunia saat menjadi pembicara dalam forum diskusi bertajuk “The Third Session of the Commission for Weather, Climate, Water and Related Environmental Services and Applications” (SERCOM-3), 4-9 Maret 2024, di Nusa Dua Bali Sabtu (9/3/2024). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Indonesia melalui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menekankan pentingnya peningkatan keterlibatan kaum perempuan dalam upaya peringatan dini bencana, untuk meminimalisasi dampak kerusakan yang dirasakan masyarakat seiring dengan derasnya arus perubahan iklim dunia saat ini.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa (12/3/2024) mengatakan bahwa kemampuan dan perspektif unik perempuan yang dapat menjangkau kelompok-kelompok paling rentan seperti anak-anak, penyandang disabilitas dan lanjut usia secara efektif, menjadi alasan utama mengapa peran mereka perlu ditingkatkan dalam upaya peringatan dini itu.

BacaJuga:

Indonesia Masuk Daftar Negara Rentan El Nino, Ini Respons Bapanas Soal Stok Pangan

Doa Kebangsaan di Monas Jadi Momentum Kebersamaan Sambut Bulan Kemerdekaan

Pamong Praja Muda XXXIII IPDN Disebar ke Seluruh Indonesia, Mendagri: Mereka Pemimpin Masa Depan

Peran perempuan untuk mengakselerasi peringatan dini bencana alam ini menjadi salah satu isu strategis yang dipaparkan BMKG kepada 139 delegasi dari 94 negara peserta forum diskusi bertajuk “The Third Session of the Commission for Weather, Climate, Water and Related Environmental Services and Applications” (SERCOM-3), 4-9 Maret 2024 di Nusa Dua, Bali.

Dari situ, ia menyerukan beberapa hal yang penting untuk mulai dipertimbangkan misalnya seperti memperbanyak pelibatan perempuan dalam kajian mitigasi, risiko bencana, penyusunan rencana pemulihan darurat, dan rehabilitasi maka akan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan adil.

“Demikian dimaksud dengan strategi manajemen bencana yang proaktif, untuk mereduksi potensi dampak bencana akibat perubahan iklim. Selain akses, sumber daya, dan kontrol informasi, ketangguhan masyarakat juga tidak boleh dipinggirkan,” kata Dwikorita, yang sekaligus Wakil Tetap Indonesia untuk organisasi meteorologi dunia (World Meteorological Organization/WMO) seperti dilansir dari Antara.

Meski belum sempurna, namun ia memastikan bahwa Indonesia cukup konsisten menerapkan keseimbangan dan inklusivitas gender seperti itu.

Hal demikian setidaknya dapat dibuktikan dari tingginya partisipatif perempuan dalam parlemen hingga organisasi kerelawanan, sehingga aksesibilitas peringatan dini bencana alam sudah berjalan baik.

Contohnya Indonesia mampu menekan angka kasus korban bencana alam meninggal dunia dengan jumlah rata-rata 26,7 persen dari total 388.736 jiwa orang terdampak dalam rentang waktu 10 tahun terakhir (2014-2023).

Berdasarkan catatan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah itu jauh lebih baik ketimbang beberapa dasawarsa sebelumnya yang mana kasus meninggal dunia akibat bencana alam mencapai angka rata-rata 30-40 persen.

“Intinya harus memasukkan pengarusutamaan gender dalam semua aspek strategi, inisiatif, dan kegiatan WMO, terutama yang berkaitan dengan layanan dan infrastruktur, pada tingkat implementasi global, regional, dan nasional,” katanya.

Semua gagasan BMKG mewakili pemerintah Indonesia tersebut mendapat respons positif dari Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo.

Celeste membenarkan bahwa minimnya dukungan partisipasi penuh dan kepemimpinan yang diberikan kepada kaum perempuan jadi tantangan tersendiri. Padahal perempuan sangat efektif dalam memobilisasi masyarakat saat terjadi bencana, dan berada di garis depan pemulihan.

Karena itu, ia berharap forum pertemuan di Bali ini mesti jadi pemicu bagi setiap negara peserta untuk mendobrak hambatan sistemik itu yang masih menghantui jejak langkah perempuan dalam membangun masyarakat berkelanjutan yang sadar bencana. (dam)

Tags: BMKGperempuanPeringatan Dini Bencana

Berita Terkait.

elnino
Nasional

Indonesia Masuk Daftar Negara Rentan El Nino, Ini Respons Bapanas Soal Stok Pangan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:38
menag
Nasional

Doa Kebangsaan di Monas Jadi Momentum Kebersamaan Sambut Bulan Kemerdekaan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:28
tito
Nasional

Pamong Praja Muda XXXIII IPDN Disebar ke Seluruh Indonesia, Mendagri: Mereka Pemimpin Masa Depan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:18
ai
Nasional

AI Bisa Gerus Tradisi Keagamaan, MUI Minta Ulama Tak Kalah oleh Algoritma

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:08
yusrill
Nasional

Kejahatan Jalanan Marak di Berbagai Daerah, Pemerintah Perketat Penanganan Terpadu

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:52
sekjen
Nasional

Sekjen Kemendagri Harap Pamong Praja Muda IPDN Jadi Agen Perubahan di Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:42

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3031 shares
    Share 1212 Tweet 758
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.