• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pemerintah Diminta Jamin Keberlanjutan Bahan Baku Industri Furnitur

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 4 Maret 2024 - 09:31
in Ekonomi
IFEX-2024-co

Acara Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2024 di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menyambut, baik kebijakan hilirisasi industri yang tengah digencarkan pemerintah. Sebab menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Wakil Ketua Umum Bidang Promosi dan Pemasaran HIMKI Djujuk Aryati menyadari, kesungguhan pemerintah dalam menjalankan program hilirisasi industri. Indonesia ditekankan harus berhenti mengekspor bahan mentah.

BacaJuga:

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

“Kita tahu, bahwa pemerintah Indonesia sekarang mencanangkan harus-harus hilirisasi. Itu sebenarnya impian yang bagus, kalau dilakukan secara 100 persen,” kata Djujuk Aryati dalam acara Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2024 di Jakarta dikutip, Senin (4/3/2024).

Namun, pemerintah tetap harus memfasilitasi ketersediaan bahan baku. Serta penyediaan akses yang lebih baik, sehingga tercapai pola rantai pasok bahan baku furnitur.

“Tapi, pertanyaanya adalah pada waktu industri kita sebagai pengusaha itu sendiri membutuhkan bahan baku. pertanyaannya bahan baku ada di mana?,” ujar Djujuk.

“Ini masih menjadi PR kita bersama, untuk memang betul-betul baik dari pengusaha itu sendiri karena pengusaha itu tidak semuanya manufaktur furniture, ada juga yang jualan bahan baku,” tambahnya.

Menurutnya, pemerintah harus memprioritaskan kebutuhan para pengusaha maupun pengrajin lokal untuk pengembangan industri furnitur yang bisa berdaya saing global.

Sejauh ini, Pusat Logistik Bahan Baku Industri Furnitur memfasilitasi bahan baku papan kayu mulai 2022, sedangkan pada 2024 akan difasilitasi untuk bahan baku rotan.

“Itu juga punya rasa nasionalisme, bahwa bahan baku itu juga sebaiknya di jual ke dalam negeri untuk bisa menjadi barang added value (nilai tambah). Akhirnya program hilirisasi itu memang betul betul terlaksana,” ucap Djujuk.

Pihaknya tetap berupaya memberi masukan, untuk perbaikan terhadap kebijakan hilirisasi. Terlebih mengenai pengiriminan bahan mentah ke luar negeri harus dihentikan.

“Koreksi pasti. harus banyak pintu yang lebih dikunci. pintu bisa di mana saja,” imbuhnya. Manfaat hilirisasi industri di antaranya meningkatnya nilai tambah, perekonomian hingga meningkatnya penerimaan negara. (dan)

Tags: FurniturhilirisasiHimpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesiaindustri

Berita Terkait.

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Rabu, 22 April 2026 - 03:03
Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Rabu, 22 April 2026 - 02:48
Beras
Ekonomi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Selasa, 21 April 2026 - 18:38
Workshop
Ekonomi

Antisipasi Risiko Sejak Dini, PDC Bangun Sistem Kepatuhan Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 - 17:27
Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20
Ekonomi

Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20

Selasa, 21 April 2026 - 17:07
Tring
Ekonomi

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.