• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dinilai Tak Terperinci, Laporan TPDI Terkait Dugaan Pelanggaran Sirekap Ditolak Polisi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 2 Maret 2024 - 12:02
in Nasional
tpdico

Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) saat mendatangi Bareskrim Polri, Jumat (1/3/2024) kemarin. (Dok. TPDI)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Laporan Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) terkait dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan ketua dan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas keberadaan Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) ditolak oleh kepolisian.

Menurut Koordinator TPDI Petrus Selestinus, alasan laporannya ditolak karena harus menjelaskan secara detail tentang sirekap itu sendiri. Pihaknya telah mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (1/3/2024).

BacaJuga:

Menhan Sjafrie Bahas Pengamanan Wilayah Udara dengan AHY

Puan Soroti 60 Ribu Calon Mahasiswa Tak Daftar Ulang, Desak Evaluasi Total Sistem PT

Teddy Buka Suara soal Pertemuan Prabowo-Kapolri di Istana, Ini Pokok Bahasannya

“Laporan itu ditolak, karena kata mereka (polisi) laporan kami dinilai tidak terperinci,” kata Petrus dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (2/3/2024).

Petrus pun mengaku orang awam yang tak mengerti secara detail soal Sirekap, hingga akhirnya kepolisian menyarankan membuat dumas alias pengaduan masyarakat.

“Jadi, kami akan mengubah dengan membuat surat resmi kepada Kabareskrim nanti hari Senin (4/3/2024) kami kirim surat dengan substansi yang sama,” ujar Petrus.

“Kita minta juga supaya pihak-pihak, yang harus bertanggungjawab pada persoalan pro-kontra ini diperiksa,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pelaporan terhadap ketua dan Komisioner KPU karena ingin meminta polisi memanggil penyelenggara pemilu itu untuk diminta keterangannya atas sengkarut pemilu. Baik proses maupun hasilnya.

“Pertama, kita minta Ketua KPU Hasyim Asy’ari dan anggotanya enam orang itu supaya didengar. Kemudian juga karena disebut-sebut bahwa sirekap itu adalah hasil kerjasama antara KPU dan ITB, maka rektor ITB perlu didengar juga,” jelasnya.

Menurutnya, banyak fakta, analisa dan pendapat tersebar di berbagai forum maupun media sosial. Namun, Polri belum mengambil langkah-langkah menyelidiki pro-kontra masyarakat tentang hasil Pemilu itu.

“Yang hampir selama dua bulan ini menjadi perdebatan publik yang tidak berkesudahan. Sehingga, kami mengambil langkah datang ke Bareskrim untuk mendapatkan kepastian supaya masyarakat jangan dibiarkan pro dan kontra,” ucapnya.

TPDI juga telah mendatangi pimpinan DPR RI dan turut mendukung adanya pembentukan hak angket mengusut adanya dugaan kecurangan pemilu.2024. (dan)

Tags: Dugaan Pelanggaran SirekapLaporan TPDIpolisiSirekapTim Pembela Demokrasi IndonesiaTPDI

Berita Terkait.

Menhan
Nasional

Menhan Sjafrie Bahas Pengamanan Wilayah Udara dengan AHY

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:20
Calon-Mahasiswa
Nasional

Puan Soroti 60 Ribu Calon Mahasiswa Tak Daftar Ulang, Desak Evaluasi Total Sistem PT

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:00
Prabowo
Nasional

Teddy Buka Suara soal Pertemuan Prabowo-Kapolri di Istana, Ini Pokok Bahasannya

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:09
pu
Nasional

Kejati DKI Jakarta Kembali Tetapkan 2 Pegawai Kementerian PU Tersangka Korupsi, Ini Perannya

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:07
sppii
Nasional

3 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, DPR Desak Pola Pelatihan Dievaluasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:06
menag
Nasional

Kemenag dan Mitra Filantropi Salurkan Rp23,5 Miliar untuk Yatim dan Difabel

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1690 shares
    Share 676 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    847 shares
    Share 339 Tweet 212
Diego-Carlos
Olahraga

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51

INDOPOSCO.ID - Drama tersaji pada laga penutup Grup D Piala Dunia 2026 ketika Timnas Turki sukses mencuri kemenangan 3-2 atas...

SelengkapnyaDetails
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
Plata

Bungkam Jerman di Laga Pamungkas, Pelatih Ekuador Dedikasikan Kemenangan untuk Suporter

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:58
Jan-Paul-van-Hecke

Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:48
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.