• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Harga Beras Melonjak Naik, Ratusan Emak-emak Geruduk Bawaslu Usut Politisasi Bansos di Pilpres 2024

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 27 Februari 2024 - 18:05
in Nasional
Ratusan Emak-emak menggeruduk gedung Bawaslu RI untuk mengusut dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Presiden Jokowi, Selasa (27/2/2024). Foto : dok indopos.co.id

Ratusan Emak-emak menggeruduk gedung Bawaslu RI untuk mengusut dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Presiden Jokowi, Selasa (27/2/2024). Foto : dok indopos.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ratusan Emak-emak yang mengatasnamakan Gerakan Keadilan Rakyat (GKR) menggeruduk Badan dan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI untuk mengusut dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dengan menyebar bantuan sosial (Bansos) demi memenangkan salah satu pasangan di pemilihan presiden 2024 beberapa waktu lalu.

Pasalnya, menurut Sekjen GKR Dhini Mudiani, akibat bansos yang ugal-ugalan dilakukan oleh pemerintah yang tentunya atas persetujuan dari Presiden Jokowi telah menyebabkan kelangkaan dan mahalnya harga beras, sehingga memberatkan biaya hidup rumah tangga.

BacaJuga:

Soal Peluang Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Ledakan AI Ubah Lanskap Dunia, Wamendiktisaintek Tekankan 3 Peran Kunci Perguruan Tinggi

Bertemu Kadin di Istana, Prabowo: Sinergi Pemerintah dan Pengusaha Kunci Pembangunan

“Saat ini masyarakat dihadapi oleh kenaikan harga beras lebih dari 20 -30 persen di pasar tradisional dan pasar modern. Di waktu yang sama, harga-harga seperti telor, daging, cabe, bawang merah, bawang putih juga mengalami kenaikan. Rupanya, hal itu kami pastikan akibat cawe-cawe Presiden Jokowi pada Pemilu 2024, yang felah berhasil memecahkan rekor kenaikan harga beras tertinggi diakhir pemerintahannya,” katanya dalam pembacaan pers rilisnya di depan Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Selasa (27/2/2024).

GKR, ucap Dhini, kecewa dengan Presiden Jokowi yang tidak sigap dengan kelangkaan beras yang cuma beralasan karena masalah El Nino di Indonesia dan sejumlah negara.

“Sementara musim El Nino sudah diprediksi sejak awal Oktober tahun lalu oleh BMKG (Badan Meteorologi , akan berakhir sekitar bulan februari dan maret 2024. Apakah presiden tidak peka? Terjadinya kenaikan harga beras saat ini jelas menunjukan ketidak siapan pemerintah dalam mengantisipasi kelangkaan beras dan ketidak mampuan presiden,” terangnya.

Namun anehnya, ucap Dhini, disaat pemerintah mengaku ada kelangkaan akibat musim El Nino, namun Presiden Jokowi dan pemerintah melakukan bansos yangbjustrubdi akhir bulan Februari ini harganya melambung tinggi.

“GKR mencermati kelangkaan beras bisa disimpulkan kemungkinan adanya politisasi bansos oleh presiden dalam rangka pemenangan paslon tertentu, yang mana saat penyaluran bansos tersebut didapatkan gambar capres-cawapres tertentu,” cetusnya.

“Untuk itu kami meminta Bawaslu sebagai “hakim garis” untuk meniup peluit karena presiden telah offside,” tegasnya menambahkan.

Tidak hanya biru, GKR juga meminta Bawaslu untuk mendukung DPR melakukan hal angket guna mengusut dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dan pemerintah.

“Untuk itu, dalam aksi ini kami menuntut turunkan harga kebutuhan pokok dan harga pangan dan
Mendorong DPR membentuk Pansus Bansos (menunjuk Lembaga independent melakukan audit anggaran bansos dan data penerima bansos). Dan Bawaslu harus mendukungnya,” pungkasnya.

Sementara dalam pantauan Indopos.co.id, tidak hanya membawa berbagai spanduk yang bertuliskan “usut politisasi bansos oleh Presiden Jokowi” ratusan emak-emak GKR ini turut membawa berbagai alat dapur, serta keranda bertuliskan “matinya demokrasi”.

Sampai berita ini dituliskan hingga pukul 16.30 WIB, massa yang sudah melakukan aksi sejak pukul 14.00 WIB ini belum juga membubarkan diri. (dil)

Tags: BansosBawasluEmak-EmakHarga BerasPilpres 2024Politisasi Bansos

Berita Terkait.

menhut
Nasional

Soal Peluang Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:20
dikti
Nasional

Ledakan AI Ubah Lanskap Dunia, Wamendiktisaintek Tekankan 3 Peran Kunci Perguruan Tinggi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 01:02
kadin
Nasional

Bertemu Kadin di Istana, Prabowo: Sinergi Pemerintah dan Pengusaha Kunci Pembangunan

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:43
kur
Nasional

Pemerintah Tegaskan KUR Rp100 Juta Bebas Agunan, Segera Lapor Jika Ada Pungli dan Calo

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:22
johny
Nasional

Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:02
perpres
Nasional

Perpres 38/2026 Resmi Berlaku, Satukan Langkah Bangun Ekosistem Kewirausahaan Nasional

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    1922 shares
    Share 769 Tweet 481
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1799 shares
    Share 720 Tweet 450
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3129 shares
    Share 1252 Tweet 782
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.