• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Miliki Potensi Besar, Indonesia Diproyeksi Jadi Negara Produsen Wakaf

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 24 Februari 2024 - 20:36
in Nasional
Forum-Jurnalis-Wakaf-Indonesia-co

Forum Jurnalis Wakaf Indonesia melakukan diskusi wakaf di Jakarta Foto: Nasuha/ INDOPOS.CO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dengan potensinya yang besar, Indonesia diproyeksi menjadi salah satu negara produsen wakaf terbesar di dunia. Untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah bahkan telah memasukan keuangan syariah dan perwakafan dalam rancangan akhir rencana pembangunan jangka panjang nasional (RPJPN) 2025-2045.

“Pemerintah saat ini memiliki visi untuk menjadikan indonesia menjadi negara produsen wakaf di dunia. Ini hanya bisa terwujud jika dilakukan pengembangan secara terus-menerus,” ujar Asisten Deputi Ekonomi dan Keuangan Sekretariat Wakil Presiden, Ahmad Luthfi di Jakarta, Sabtu (24/2/2024).

BacaJuga:

IPDN Wisuda 1.404 Mahasiswa, Mendagri: Telah Lahir Ilmuwan di Bidang Pemerintahan

Kebutuhan Material Fluoresensi Terus Meningkat, BRIN Kembangkan GKDL Berbasis Biomassa

Gerak Hijau 2026 Dorong Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan, Wamen LH Soroti Pentingnya Kolaborasi

Menurut Ahmad, potensi Indonesia menjadi negara produsen wakaf di dunia sangat besar mengingat
berkembangnya perwakafan di Tanah Air. Saat ini tanah wakaf tersebar di 440.512 ribu titik dengan total luas mencapai 57.263 ha.

“Sebanyak sebanyak 57,42 persen tanah wakaf tersebut telah bersertifikat tanah wakaf BPN. Ini membuktikan, potensi wakaf di Indonesia dan kesadaran untuk mensertifikasi tanah wakaf cukup besar,” bebernya.

Dari sisi wakaf uang, juga telah tersedia sejumlah instrumen untuk memudahkan proses perjanjian wakaf. Di antaranya produk Cash-Waqf Linked Sukuk (CWLS), Cash-Waqf Linked Deposit (CWLD), Wakaf Saham, Reksadana terkait Wakaf, Wakaf Manfaat Asuransi dan Wakaf Manfaat Investasi, hingga Securities Crowd Funding Syariah (SCF).

“Saat ini, lembaga keuangan yang melayani transaksi syariah dan wakaf juga terus bertambah. Terdapat 7 perusahaan sekuritas dan 6 lembaga wakaf yang menyediakan kemudahan berwakaf saham,” tambah Ahmad.

Merujuk data BWI yang mengungkapkan saat ini CWLS telah mencapai 10 seri penerbitan senilai Rp 840,7 milyar dengan dua model penerbitan. “Perolehan wakaf uang nasional mencapai 2,2 triliun rupiah per Oktober 2023, naik signifikan dari penghimpunan dari 2018–2021 hanya senilai Rp 819 miliar rupiah,” ujarnya.

Kementerian Agama (Kemenag) bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), serta Badan Wakaf Indonesia (BWI) telah menyusun Peta Jalan Nasional Wakaf 2024-2029.

Visi peta jalan tersebut adalah mewujudkan wakaf sebagai pilar pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional.

Ahmad menambahkan, demi mewujudkan hal tersebut pemerintah juga telah menyusun 6 pilar utama. Di antaranya peningkatan literasi wakaf di seluruh sektor ekonomi dan masyarakat. Lalu, penguatan regulasi dan tata kelola kelembagaan wakaf, akselerasi peningkatan kualitas dan kinerja SDM wakaf dan lembaga wakaf.

Kemudian, pengembangan high impact project dan pendalaman produk, pengintegrasian ekosistem wakaf melalui akselerasi digitalisasi perwakafan nasional. Dan penguatan kontribusi wakaf terhadap pembangunan nasional dan wakaf global.

“Enam pilar ini memerlukan kolaborasi dan sinergi semua pihak. Harus ada harmonisasi antar lembaga, dan juga peran jurnalis dalam menyebarkan informasi tentang wakaf secara lebih luas,” ujarnya. (nas)

Tags: Syariahwakaf

Berita Terkait.

tito
Nasional

IPDN Wisuda 1.404 Mahasiswa, Mendagri: Telah Lahir Ilmuwan di Bidang Pemerintahan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:12
brin
Nasional

Kebutuhan Material Fluoresensi Terus Meningkat, BRIN Kembangkan GKDL Berbasis Biomassa

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:02
Mendagri Hadiri Pembukaan Piala Presiden, Harap Jadi Hiburan dan Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Nasional

Gerak Hijau 2026 Dorong Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan, Wamen LH Soroti Pentingnya Kolaborasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:09
un
Nasional

Prof Djohermansyah: Indonesia Tidak Kekurangan Kampus, Hanya Kekurangan Sistem Melahirkan Pemimpin

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:18
ANTAM Perkuat Komitmen ESG lewat Penanaman 5 Ribu Mangrove pada Gerak Hijau 2026
Nasional

ANTAM Perkuat Komitmen ESG lewat Penanaman 5 Ribu Mangrove pada Gerak Hijau 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05
Mendagri Hadiri Pembukaan Piala Presiden, Harap Jadi Hiburan dan Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Nasional

Mendagri Hadiri Pembukaan Piala Presiden, Harap Jadi Hiburan dan Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:47

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3199 shares
    Share 1280 Tweet 800
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1422 shares
    Share 569 Tweet 356
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2915 shares
    Share 1166 Tweet 729
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.