• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ketua Komisi I DPRD Banten Nilai Proses Demokrasi Masih Transaksional

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 16 Februari 2024 - 01:11
in Nusantara
jazuli

Ketua Komisi I DPRD Banten Jazuli Abdillah. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten, Ahmad Jazuli Abdillah menilai proses demokrasi di Indonesia melalui Pemilu pada 14 Februari 2024, masih kental nuansa transaksional antara pemilih dengan calon yang akan dipilih.

“Kami masih melihat adanya transaksi-transaksi atau istilahnya money politik atau serangan fajar. Atau entah apapun itu namanya, itu jelas masih banyak meskipun memang susah untuk pembuktian-nya,” kata Jazuli di Serang, dikutip Antara, Kamis (15/2/2024).

BacaJuga:

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Ia mengatakan, kondisi seperti ini masih terjadi hampir di semua lapisan masyarakat, tidak hanya di pedesaan tapi termasuk di perkotaan atau perumahan-perumahan yang jika diukur dari taraf pendidikan masyarakatnya lumayan tinggi dan setara.

“Dengan transaksi yang mungkin hanya satu atau dua menit sebelum masuk TPS, maka menghilangkan kesempatan untuk memilih dan memiliki wakil rakyat yang berkualitas untuk lima tahun ke depan. Akhirnya proses demokrasi itu tercederai dengan nilai materi yang tidak seberapa,” kata politisi Partai Demokrat ini.

Dengan demikian, kata dia, jika kondisi ini dibiarkan, akan menutup peluang bagi perbaikan demokrasi dan menghasilkan calon anggota legislatif yang berkualitas karena terkendala dengan kemampuan materi yang dimilikinya.

“Akhirnya mereka bakal calon legislatif yang berpotensi dan berkualitas, namun tidak punya uang, akan tersingkir dengan sendirinya. Ini harus menjadi perjuangan semesta, memberikan edukasi pada masyarakat,” kata Jazuli.

Ia menilai, proses pemilu k3marin masih sarat akan transaksi yang berujung pada money politik yang dilakukan terutama oleh calon anggota legislatif. Hal ini menunjukkan masih belum matangnya proses demokrasi di Indonesia karena masyarakatnya masih pragmatis yang sifatnya terhadap materi.

“Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran dan gerakan bersama untuk melakukan pendidikan demokrasi bagi para pemilih. Mengingat kondisi saat ini sangat memprihatinkan,” kata dia.

Selain menyoroti soal substansi demokrasi. Jazuli juga perlu adanya penguatan sosialisasi teknis pelaksanaan pemilu oleh para penyelenggara, karena banyak masyarakat yang merasa kesulitan terhadap teknis pelaksanaan-nya.

“Misalnya kertas suara bisa lebih disederhanakan karena mungkin kemarin terlalu lebar. Selain itu juga sosialisasi dan pengenalan terhadap calon anggota DPD masih minim, baik yang dilakukan oleh KPU maupun calon DPD itu sendiri.

“Rata-rata masyarakat kebingungan saat mencoblos, surat suara terlalu lebar dan mereka juga tidak begitu mengenal betul calon anggota legislatif yang akan dipilih termasuk tidak begitu kenal dengan calon anggota DPD RI walaupun foto-nya tertera,” pungkas Jazuli. (dam)

Tags: Ahmad Jazuli AbdillahdemokrasiKetua Komisi I DPRD BantenTransaksional

Berita Terkait.

Yandri
Nusantara

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Sabtu, 4 April 2026 - 19:07
polri
Nusantara

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Sabtu, 4 April 2026 - 16:37
Banjir
Nusantara

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Sabtu, 4 April 2026 - 12:23
Gempa-Bitung
Nusantara

Gempa Susulan Lagi, Guncang Bitung di Sulut Berkekuatan M 5,8 Pagi Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 09:30
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Nusantara

Tanggul Jebol di Demak Rendam 4 Kecamatan: Ribuan Warga Mengungsi

Sabtu, 4 April 2026 - 03:36
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Nusantara

Sidak DPR RI Bongkar Pelanggaran Lingkungan, Gudang PT Universal Glove di Medan Disegel

Sabtu, 4 April 2026 - 01:38

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.