• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ketua Komisi I DPRD Banten Nilai Proses Demokrasi Masih Transaksional

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 16 Februari 2024 - 01:11
in Nusantara
jazuli

Ketua Komisi I DPRD Banten Jazuli Abdillah. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten, Ahmad Jazuli Abdillah menilai proses demokrasi di Indonesia melalui Pemilu pada 14 Februari 2024, masih kental nuansa transaksional antara pemilih dengan calon yang akan dipilih.

“Kami masih melihat adanya transaksi-transaksi atau istilahnya money politik atau serangan fajar. Atau entah apapun itu namanya, itu jelas masih banyak meskipun memang susah untuk pembuktian-nya,” kata Jazuli di Serang, dikutip Antara, Kamis (15/2/2024).

BacaJuga:

Jayabaya Kurban 124 Sapi dan 26 ekor Domba di Iduladha 2026, Ini Pesannya

Tangan-Tangan Perempuan Itu Kini Menenun Perubahan di Eks Lokalisasi PMD

Jelang Iduladha, Banjir Rendam Puluhan Rumah di Berbagai Daerah

Ia mengatakan, kondisi seperti ini masih terjadi hampir di semua lapisan masyarakat, tidak hanya di pedesaan tapi termasuk di perkotaan atau perumahan-perumahan yang jika diukur dari taraf pendidikan masyarakatnya lumayan tinggi dan setara.

“Dengan transaksi yang mungkin hanya satu atau dua menit sebelum masuk TPS, maka menghilangkan kesempatan untuk memilih dan memiliki wakil rakyat yang berkualitas untuk lima tahun ke depan. Akhirnya proses demokrasi itu tercederai dengan nilai materi yang tidak seberapa,” kata politisi Partai Demokrat ini.

Dengan demikian, kata dia, jika kondisi ini dibiarkan, akan menutup peluang bagi perbaikan demokrasi dan menghasilkan calon anggota legislatif yang berkualitas karena terkendala dengan kemampuan materi yang dimilikinya.

“Akhirnya mereka bakal calon legislatif yang berpotensi dan berkualitas, namun tidak punya uang, akan tersingkir dengan sendirinya. Ini harus menjadi perjuangan semesta, memberikan edukasi pada masyarakat,” kata Jazuli.

Ia menilai, proses pemilu k3marin masih sarat akan transaksi yang berujung pada money politik yang dilakukan terutama oleh calon anggota legislatif. Hal ini menunjukkan masih belum matangnya proses demokrasi di Indonesia karena masyarakatnya masih pragmatis yang sifatnya terhadap materi.

“Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran dan gerakan bersama untuk melakukan pendidikan demokrasi bagi para pemilih. Mengingat kondisi saat ini sangat memprihatinkan,” kata dia.

Selain menyoroti soal substansi demokrasi. Jazuli juga perlu adanya penguatan sosialisasi teknis pelaksanaan pemilu oleh para penyelenggara, karena banyak masyarakat yang merasa kesulitan terhadap teknis pelaksanaan-nya.

“Misalnya kertas suara bisa lebih disederhanakan karena mungkin kemarin terlalu lebar. Selain itu juga sosialisasi dan pengenalan terhadap calon anggota DPD masih minim, baik yang dilakukan oleh KPU maupun calon DPD itu sendiri.

“Rata-rata masyarakat kebingungan saat mencoblos, surat suara terlalu lebar dan mereka juga tidak begitu mengenal betul calon anggota legislatif yang akan dipilih termasuk tidak begitu kenal dengan calon anggota DPD RI walaupun foto-nya tertera,” pungkas Jazuli. (dam)

Tags: Ahmad Jazuli AbdillahdemokrasiKetua Komisi I DPRD BantenTransaksional

Berita Terkait.

mulyadi
Nusantara

Jayabaya Kurban 124 Sapi dan 26 ekor Domba di Iduladha 2026, Ini Pesannya

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:30
Kemendikdasmen Dorong Evaluasi Pembelajaran Pascahasil TKA 2026 Dirilis
Nusantara

Tangan-Tangan Perempuan Itu Kini Menenun Perubahan di Eks Lokalisasi PMD

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:45
Jelang Iduladha, Banjir Rendam Puluhan Rumah di Berbagai Daerah
Nusantara

Jelang Iduladha, Banjir Rendam Puluhan Rumah di Berbagai Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:47
bc
Nusantara

Bea Cukai Morowali dan MSS Gagalkan Peredaran 22 Ribu Batang Rokok Ilegal di Kawasan IMIP

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:26
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Purwokerto Saksikan Pemusnahan 270 Ribu Batang Rokok Ilegal di Banyumas

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:22
gempa
Nusantara

Kejutkan Masyarakat, Episenter Gempa Bumi Wonogiri di Jateng Berpusat di Darat

Senin, 25 Mei 2026 - 21:21

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5675 shares
    Share 2270 Tweet 1419
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    2998 shares
    Share 1199 Tweet 750
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2497 shares
    Share 999 Tweet 624
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2302 shares
    Share 921 Tweet 576
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1230 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.