• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Survei Indikator: Kinerja Demokrasi di Republik Indonesia Baik

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 9 Februari 2024 - 15:25
in Politik
surveico

Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi. Foto: Dok Survei Indikator/Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan hasil survei Survei Tatap Muka Nasional yang dilakukan oleh Lembaga Indikator Politik Indonesia mengindikasikan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia menilai kinerja sistem demokrasi di Tanah Air saat ini dinilai positif.

Menurutnya, di Indonesia, pandangan masyarakat terhadap demokrasi umumnya dipengaruhi oleh faktor ekonomi. Oleh karena itu, jika kondisi perekonomian membaik, persepsi masyarakat terhadap demokrasi cenderung menjadi positif.

BacaJuga:

Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks

DPR Soroti Budaya Kecurangan di Pendidikan, Penguatan Integritas Jadi Harga Mati

Hasto: Rupiah Anjlok Imbas Tata Kelola Pemerintahan Tidak Baik

“Khususnya di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah, perhatian utama terhadap demokrasi lebih terfokus pada dimensi ekonomi daripada pemahaman terhadap hak-hak sipil (civil liberties),” katanya dalam keterangan Jumat (9/2/2024).

Ia menjelaskan berdasarkan hasil survei, sebanyak 67 persen dari responden menganggap pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejauh ini baik.

“Dari angka tersebut, 3,7 persen menyatakan sangat baik, 23,5 persen menyatakan sedang, 3 persen menyatakan buruk, 2,9 persen menyatakan sangat buruk, dan 3,2 persen tidak mengetahui atau tidak menjawab,” jelasnya.

Sementara itu, mayoritas responden (41,4 persen) menilai kondisi ekonomi saat ini sebagai sedang atau biasa saja.

“Meskipun demikian, jumlah responden yang menilai kondisi ekonomi baik mencapai 28,2 persen, dengan 1,9 persen menyatakan sangat baik,” kata dia.

Di sisi lain, responden yang menilai buruk sebesar 25,2 persen, termasuk 3,1 persen yang menyatakan sangat buruk. Sebanyak 0,3 persen responden tidak mengetahui atau tidak menjawab.

“Dalam pandangan elit intelektual dan lembaga masyarakat, demokrasi cenderung dinilai dari aspek kebebasan sipil, yang menunjukkan adanya penurunan indeks demokrasi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir,” tutur dia.

Namun, ia mencatat bahwa masyarakat bawah cenderung lebih fokus pada aspek ekonomi dibandingkan dengan demokrasi.

“Oleh karena itu, aspek seperti inflasi mungkin dianggap lebih penting oleh mereka daripada konsep demokrasi dalam arti kebebasan sipil,” pungkasnya.

Sebagai informasi, survei Tatap Muka Nasional dilakukan pada periode 28 Januari 2024 hingga 4 Februari 2024 secara langsung melibatkan 1.200 responden dasar, dengan penerapan oversampling di wilayah tertentu untuk mencapai total 5.500 responden. Tingkat toleransi kesalahan survei berada dalam kisaran 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. (fer)

Tags: Kinerja DemokrasiRepublik IndonesiaSurvei Indikator

Berita Terkait.

Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Politik

Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:49
Siswa
Politik

DPR Soroti Budaya Kecurangan di Pendidikan, Penguatan Integritas Jadi Harga Mati

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:10
Hasto: Rupiah Anjlok Imbas Tata Kelola Pemerintahan Tidak Baik
Politik

Hasto: Rupiah Anjlok Imbas Tata Kelola Pemerintahan Tidak Baik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16
Sari Yuliati
Politik

Terpilih Aklamasi Jadi Ketum Kosgoro 1957, Sari Yuliati Targetkan Keterwakilan Perempuan di Pemilu 2029

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:15
lil
Politik

Bahlil Tegas ke Kosgoro 1957: Jangan Kirim Kader “Tak Matang” ke Golkar, Bertanding Harus Tetap Bersanding

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:21
Harga Telur Anjlok, Pemerintah Serap Produksi Peternak untuk Dapur MBG 
Nasional

DPR Sambut Gagasan Pengawas Dana Kampanye, Dorong Reformasi Demi #PemiluBersih

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:31

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1216 shares
    Share 486 Tweet 304
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1451 shares
    Share 580 Tweet 363
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2228 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    887 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.