INDOPOSCO.ID – Untuk menciptakan Pesta Demokarasi Pemilu Serentak 2024 berjalan dengan lancar, aman dan damai, TNI dalam hal ini Kodam VI/Mulawarman menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka persiapan Pengamanan Pemilu Serentak 2024 yang juga tergelar di seluruh jajaran TNI di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan Kapendam VI/Mulawarman Koloner Kav Kristiyanto dalam rilis pada Kamis (1/2/2024) di Makodam VI/Mlw, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).
Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Tri Budi Utomo selaku Inspektur apel dengan Komandan Apel Komandan Batalyon Kavaleri 13/LSW, Letkol Kav Gunantyo yang digelar di Lapangan Markas Kodam VI/Mlw yang dihadiri seluruh pejabat TNI di Wilayah Garnizun Kodam VI/Mlw seperti Komandan Lanal Balikpapan dan Komandan Lanud Dhomber Balikpapan.
Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dimana Panglma TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengecek kesiapan pasukan TNI dalam pengamanan Pemilu Serantak 2024 secara Vicon kepada para Pangdam seluruh Indonesia selepas Apel Gelar Pasukan Serantak Dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2024 di Lapangan Monas Jakarta.
Kodam VI/Mulawarman sebagai Kompartemen Strategis, memiliki tugas dan tanggung jawab menegakkan, mempertahankan dan melindungi NKRI dari berbagai bentuk gangguan baik dari dalam maupun dari luar negeri, di wilayah Kaltim, Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Utara (Kaltara).
Pangdam VI/Mulawarman telah menyiapkan prajurit TNI untuk di perbantukan ke Polri dalam rangka Pengamanan Pemilu sejumlah 6.000 orang mulai dari tingkat Kodam, Korem, sampai dengan tingkat Kodim serta prajurit TNI AL dan TNI AU yang ada di wilayah Garnizun Kodam VI/Mulawarman dan telah menyusun SOP tentang perbantuan TNI kepada Polri untuk penanganan unjuk rasa dan kemungkinan bentrok antar pendukung Paslon, dalam bentuk pelatihan PHH dan menyiagakan setidaknya 1 SST PHH di setiap Kodim jajaran Kodam VI/Mlw.
Disampaikan lebih lanjut oleh Pangdam, Kodam VI/Mlw siap mengamankan kegiatan Pemilu Serentak 2024 di seluruh wilayah Kaltim, Kaltara, dan Kalsel hingga berjalan dengan aman, tertib, lancar dan kondusif. Namun terdapat beberapa hal yang harus diantisipasi pada pelaksanaan Pemilu 2024 diantaranya kemungkinan terjadinya Money Politic seperti yang pernah terjadi pada 2019 di wilayah Samarinda (Samarinda Utara dan Sungai Pinang), adanya kemungkinan terjadinya penggelembungan suara seperti yang diperkirakan terjadi berdasarkan analisa kejadian di tahun politik sebelumnya di wilayah Balikpapan (Kelurahan Sepinggan Kecamatan Balikpapan Selatan).
” Adanya kemungkinan keterlambatan logistik diperkirakan terjadi akibat kondisi medan yang sulit dan Birokrasi distribusi Logistik yang cukup rumit dari KPU (di wilayah Berau dan Kubar, red), serta kemungkinan terjadinya perusakan objek vital karena ketidakpuasan pendukung Caleg maupun Paslon di wilayah lain.” ungkapnya.
Selain mempersiapkan Personel TNI, Kodam VI/Mlw jg telah menyiapkan Alutsista untuk membantu pengamanan serta pendistribusian logistik Pemilu Serentak 2024.
“Seperti waktu saya bersama Kapolda Kaltim dan PJS Gubernur Kaltim melaksanakan kegiatan di Kabupaten Mahakam Ulu beberapa hari lalu, dimana daerah tersebut sulit dijangkau dan hanya dapat ditempuh melalui jalur udara menggunakan Helikopter, sehingga kita siap membantu dalam pendistribusian logistik Pemilu tersebut,” imbuh Jenderal Bintang Dua Abituren Akmil 1994 itu.
Sebelumnya dalam amanatnya, Pangdam VI/Mlw juga berharap agar kerja sama antar stakeholder, instansi pemerintah dan swasta, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan para parpol yang berkontestasi serta seluruh masyarakat tetap terjalin dengan baik guna mewujudkan Pemilu Serentak 2024 yang aman dan damai. (aro)











