• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menko Perekonomian Jamin akan Ada Studi Ekologi untuk Pembangunan Giant See Wall

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 15 Januari 2024 - 22:12
in Ekonomi
Menko-Perekonomian

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers selepas acara penyaluran bantuan beras di Gudang Bulog Batu Cermin, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (15/1/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menjamin bakal ada studi ekologi untuk proyek pembangunan tanggul laut raksasa (giant sea wall) di pesisir utara Pulau Jawa.

Dia mencontohkan pembangunan giant sea wall di pesisir utara Jakarta dan Semarang, Jawa Tengah, pun juga mengantongi studi ekologi sebelum tanggul mulai dibangun.

BacaJuga:

Kolaborasi Kemenkop dan Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur Lewat PLTS Berbasis Koperasi

Wamenkop Farida Farichah Raih Penghargaan Impactful Alumni Awards UNNES 2026

Jangan Puas Jualan di Dalam Negeri, Mendag Ajak UMKM Serbu Pasar Dunia

“Giant sea wall itu sudah dilaksanakan secara bertahap, jadi di Semarang, kita bangun jalan tol Semarang-Demak, dan dalam pembangunannya sudah ada studi ekologi. Jadi, tentu masalah lingkungan sudah diperhatikan,” kata Airlangga menjawab pertanyaan wartawan pada sela-sela kegiatannya di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, dikutip dari Antara, Senin (15/1/2024).

Pembangunan tanggul laut raksasa di Semarang terintegrasi dengan pembangunan jalan tol Semarang-Demak, yang merupakan proyek strategis nasional (PSN).

Terkait rencana membangun tanggul laut raksasa di pesisir utara Jawa, Airlangga menilai perlunya ada pembangunan yang terintegrasi karena daerah pesisir yang terancam tenggelam bukan hanya di Jakarta dan Semarang, melainkan juga daerah-daerah lain di utara Pulau Jawa, misalnya Demak, Pekalongan.

“Kami mau mengintegrasikan sari barat ke tengah sehingga tentu ini akan memerlukan kerja sama seluruh pihak, (antara lain) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ATR/BPN, kemudian pemerintah daerah,” kata Airlangga.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada minggu lalu menggelar seminar nasional yang mengangkat isu tanggul laut raksasa. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ikut hadir sebagai pembicara kunci dalam seminar itu selain Airlangga.

Prabowo menilai pembangunan tanggul laut raksasa di pesisir utara Pulau Jawa kemungkinan baru rampung 40 tahun mendatang dan menelan anggaran hingga puluhan miliar dolar AS.

Terkait itu, beberapa organisasi lingkungan misalnya Walhi mengkritik rencana pembangunan tanggul laut raksasa. Walhi menilai pembangunan itu mengancam ekosistem hutan bakau (mangrove) yang saat ini luasnya semakin menurun padahal ekosistem bakau punya peran penting salah satunya untuk menahan abrasi. Kemudian, beberapa aktivis juga menilai pembangunan tanggul laut dapat menyulitkan aktivitas nelayan.

Airlangga, terhadap kritik-kritik itu, menjamin tidak ada hutan bakau yang rusak dan aktivitas nelayan yang terganggu karena pembangunan tanggul laut raksasa.

“Giant sea wall itu ada pintu-pintu airnya sehingga tidak mengganggu ekosistem, baik itu pohon bakau atau pun untuk perikanan,” kata Menko Airlangga Hartarto. (dam)

Tags: Menko PerekonomianPembangunan Giant See Wallstudi ekologi

Berita Terkait.

Kolaborasi Kemenkop dan Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur Lewat PLTS Berbasis Koperasi
Ekonomi

Kolaborasi Kemenkop dan Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur Lewat PLTS Berbasis Koperasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03
Wamenkop Farida Farichah Raih Penghargaan Impactful Alumni Awards UNNES 2026
Ekonomi

Wamenkop Farida Farichah Raih Penghargaan Impactful Alumni Awards UNNES 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:02
UMKM
Ekonomi

Jangan Puas Jualan di Dalam Negeri, Mendag Ajak UMKM Serbu Pasar Dunia

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:06
Kapal-laut
Ekonomi

PIS Matangkan Strategi Aman, Pertamina Pride dan Gamsunoro Bersiap Tembus Selat Hormuz

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:45
Fun-Run
Ekonomi

UMKM 5K Run Dorong Pengusaha Lokal Rebut Peluang di Tengah Booming Olah Raga Lari

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:24
Maman
Ekonomi

Bonus Demografi di Depan Mata, Maman Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Ekosistem Kuat

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:39

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7146 shares
    Share 2858 Tweet 1787
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    791 shares
    Share 316 Tweet 198
Jadwal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Arab Saudi, Belgia Hadapi Iran
Olahraga

Jadwal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Arab Saudi, Belgia Hadapi Iran

Editor Laurens Dami
Minggu, 21 Juni 2026 - 20:52

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 semakin memanas. Empat pertandingan penting akan digelar pada Minggu (21/6/2026) malam hingga...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:16
Gakpo

Cetak Brace ke Gawang Swedia, Brobbey dan Gakpo Masuk Buku Sejarah Oranje

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:42
Floranus

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.