• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Jaksa Agung ST Burhanuddin: Penanganan Kejahatan di Perairan Belum Optimal

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 14 Januari 2024 - 16:11
in Nasional
Jaksa Agung, ST Burhanuddin. (Puspenkum Kejagung)

Jaksa Agung, ST Burhanuddin. (Puspenkum Kejagung)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jaksa Agung ST Burhanuddin menilai pentingnya kejaksaan turut serta dalam penegakan hukum terpadu di laut. Selama ini, peran Kejaksaan dalam penanganan kejahatan di perairan belum optimal.

“Sebenarnya, kejahatan di laut memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan negara melalui penerimaan denda dan uang pengganti atas kerugian yang timbul akibat tindak pidana tersebut,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (14/1/2024).

BacaJuga:

Pandji Pragiwaksono Soroti Sistem Politik Indonesia: Jangan Berpikir Ganti Presiden Semua Beres

Airlangga Tegaskan Riset Jadi Senjata Utama Sawit Indonesia Tembus Industri Masa Depan

Mendiktisaintek: Kampus Harus Jadi Motor Lahirnya Industri Kreatif Baru

Jaksa Agung menyoroti fakta bahwa Indonesia, dengan 17.500 pulau dan garis pantai mencapai 81.000 km, memiliki 62% wilayah laut dan perairan, mencapai 6,32 juta km2, sementara luas daratannya hanya 1,91 juta km2. Sebagian besar dari wilayah ini belum dikelola secara ketat oleh petugas keamanan, menciptakan peluang untuk peningkatan pengawasan.

Menurut ST Burhanuddin, potensi Sumber Daya Alam (SDA) kelautan belum sepenuhnya dieksplorasi, padahal pemanfaatannya dapat menghasilkan potensi ekonomi yang jauh lebih besar dibandingkan dengan wilayah daratan.

“Kekayaan yang dimiliki dapat menjadi daya tarik bagi pelaku kejahatan lintas negara yang memanfaatkan kondisi geografis Indonesia.” ujar ST Burhanuddin.

Dijelaskan bahwa lebih dari 70% kejahatan terjadi di wilayah laut, mencakup kejahatan kemaritiman seperti illegal fishing, pembajakan, hingga penyelundupan.

“Sejumlah kejahatan di darat, seperti human trafficking, penyelundupan narkotika, penyelundupan BBM bersubsidi, dan impor barang bekas, berasal dari laut, mengancam kedaulatan negara dan keselamatan masyarakat,” jelasnya.

ST Burhanuddin menyoroti celah pada border-border yang riskan dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal karena kurangnya pengawasan dan aparatur di laut. Meskipun sudah ada 13 Lembaga/Instansi dengan kewenangan di laut, tugas-tugasnya masih tumpang tindih.

Kejaksaan, sebagai satu-satunya lembaga dengan kewenangan penuntutan di laut, dianggap penting untuk diikutsertakan dalam penegakan hukum terpadu di laut. Intelijen Kejaksaan di bidang kemaritiman perlu dioptimalkan untuk menyelenggarakan Intelijen Penegakan Hukum.

ST Burhanuddin menegaskan konsen terhadap penanggulangan kejahatan di laut karena berdampak luas pada perekonomian negara dan keselamatan masyarakat.

Koordinasi antar instansi menjadi penting, dan solusinya adalah kerja sama intensif dan efektif yang tersentralistik. Model ini, menurutnya, harus mengakomodir semua kepentingan stakeholder tanpa menunggu atau merasa berwenang satu sama lain.

Diperlukan satu komando dan satu langkah untuk menjaga Sumber Daya Laut Nasional sebagai kekayaan Indonesia.

“Sumber Daya Manusia (SDM) Kejaksaan sudah sangat siap menjadi elemen kunci dalam penegakan hukum di perairan,” tegas ST Burhanuddin. (fer)

Tags: GakkumduJaksa AgungKejagungKejahatan di PerairanST Burhanuddin

Berita Terkait.

Panji
Nasional

Pandji Pragiwaksono Soroti Sistem Politik Indonesia: Jangan Berpikir Ganti Presiden Semua Beres

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:24
Airlangga Tegaskan Riset Jadi Senjata Utama Sawit Indonesia Tembus Industri Masa Depan
Nasional

Airlangga Tegaskan Riset Jadi Senjata Utama Sawit Indonesia Tembus Industri Masa Depan

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:04
Brian
Nasional

Mendiktisaintek: Kampus Harus Jadi Motor Lahirnya Industri Kreatif Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:43
IPDN
Nasional

Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:23
Mendagri
Nasional

Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:42
ASN dalam Pusaran Korupsi Kepala Daerah, Prof Djoehermaanyah: Tolak Perintah Jabatan Melayang, Turuti Masuk Penjara
Nasional

ASN dalam Pusaran Korupsi Kepala Daerah, Prof Djoehermaanyah: Tolak Perintah Jabatan Melayang, Turuti Masuk Penjara

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:32

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3188 shares
    Share 1275 Tweet 797
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2788 shares
    Share 1115 Tweet 697
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.