• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Daop 2 Bandung: Gempa Sumedang, 13 Rute Kereta Api Dihentikan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 1 Januari 2024 - 12:51
in Nasional
Depo Lokomotif Bandung. (Dok Daop 2 Bandung)

Depo Lokomotif Bandung. (Dok Daop 2 Bandung)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional 2 Bandung, Ayep Hanapi, menyatakan bahwa PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 2 Bandung telah menghentikan perjalanan 13 kereta api setelah gempa bumi dengan magnitudo 4,8 terjadi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada 31 Desember 2023 pukul 20.34 WIB.

Penghentian perjalanan yang dilakukan merupakan tindakan luar biasa guna menjamin keamanan jalur kereta api pasca gempa bumi.

BacaJuga:

Bea Cukai Soetta Bongkar Modus Unik Penyelundupan Emas Rp700 Juta, Disembunyikan di Celana Dalam

Wamen Ekraf Dukung Upcycled Fashion Masuk Kancah Internasional

Kementerian P2MI Fasilitasi Pemulangan 3 Jenazah Pekerja Migran dari Taiwan

“Keputusan ini diambil dengan cepat untuk memastikan tidak terjadi kerusakan pada jalan rel maupun struktur jembatan di wilayah Daop 2 Bandung, sekaligus sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan dalam perjalanan kereta api,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (1/1/2024).

Menurutnya, beberapa kereta api yang perjalanannya dihentikan ketika gempa bumi terjadi di Sumedang antara lain KA 127 (Harina), KA 36 (Argo Parahyangan), KA 385 (Commuterline Garut), KA 260 (Kutojaya Selatan), KA 346 (Commuterline Bandung Raya), dan KA 357 (Commuterline Bandung Raya).

Selain itu, perjalanan KA 86 (Mutiara Selatan), KA 388 (Commuterline Garut), KA 7035A (KA tambahan Surabaya Gubeng-Kiaracondong), KA 94 (Lodaya), KA 66 (Turangga), KA 122 (Malabar), dan KA 255 (Serayu) juga mengalami penghentian sementara saat gempa bumi melanda Sumedang.

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, pada Minggu (31/12) pukul 21.20 WIB, seluruh lintasan kereta api di wilayah kerja PT KAI Daerah Operasional 2 Bandung diumumkan aman untuk dilalui, dan kereta api yang sempat tertahan dapat melanjutkan perjalanan.

“Daop 2 Bandung mengucapkan permohonan maaf atas keterlambatan beberapa kereta api tersebut selama beberapa menit. Hal ini disebabkan oleh perlunya melakukan pengecekan jalur untuk memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Ayep.

Sebagai informasi, pada Minggu (31/12/2023) pukul 20.34 WIB, terjadi gempa bumi dengan magnitudo 4,8 yang berpusat di darat dengan kedalaman 5 km, terletak sekitar 2 km arah timur laut Kabupaten Sumedang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa gempa tersebut dirasakan di sejumlah daerah, termasuk Sumedang, Lembang, Subang, Bandung, dan Garut.

Pemerintah Kabupaten Sumedang menyatakan bahwa gempa bumi menyebabkan kerusakan cukup parah di Tegalsari, Cipamengpeuk, dan Babakan Bukit.

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menyebutkan bahwa gempa tersebut berdampak pada 14 desa di wilayah Kabupaten Sumedang, menyebabkan 84 rumah mengalami kerusakan ringan.

Selain itu, pasien dari RSUD Sumedang dan Rumah Sakit Pakuwon harus dievakuasi ke luar rumah sakit agar dapat terhindar dari dampak gempa bumi. (fer)

Tags: gempaGempa Sumedangkereta apiPT KAI Daop 2 Bandung

Berita Terkait.

BC-Soetta
Nasional

Bea Cukai Soetta Bongkar Modus Unik Penyelundupan Emas Rp700 Juta, Disembunyikan di Celana Dalam

Senin, 11 Mei 2026 - 16:16
wamen
Nasional

Wamen Ekraf Dukung Upcycled Fashion Masuk Kancah Internasional

Senin, 11 Mei 2026 - 14:04
fachri
Nasional

Kementerian P2MI Fasilitasi Pemulangan 3 Jenazah Pekerja Migran dari Taiwan

Senin, 11 Mei 2026 - 12:12
kkp
Nasional

KKP Siapkan Ruang Laut untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan

Senin, 11 Mei 2026 - 09:07
ilustrasi
Nasional

Menteri PPPA Kawal Pemulihan Psikologi Santriwati Korban Pelecehan di Pati

Senin, 11 Mei 2026 - 08:47
Wamenekraf Gandeng Raja Ubud Bangun Ekosistem Kreatif Berdaya Saing Global
Nasional

KKP – Pemprov Aceh Sinergi Tangani Pendangkalan Alur dan Muara Sungai di Pelabuhan Perikanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:07

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.