• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Presiden Jokowi Sebut Ketegangan Geopolitik Global Tak Mungkin Dihentikan dalam Waktu Dekat

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 30 November 2023 - 01:11
in Nasional
jokowii

Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo saat menyampaikan sambutan dalam agenda Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2023 di Jakarta, Rabu (29/11/2023). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden RI Joko Widodo menyimpulkan ketegangan geopolitik global yang dipicu situasi perang Israel-Palestina maupun Rusia-Ukraina tidak mungkin dihentikan dalam waktu dekat.

Jokowi dalam agenda Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2023 di Jakarta, Rabu malam, meminta sektor keuangan di Indonesia untuk mengantisipasi dampak situasi perang tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

BacaJuga:

Kolaborasi Jadi Kunci, UMKM Pertanian Didorong Lebih Kompetitif

Demi Efek Jera, Bareskrim Pastikan Bakal Miskinkan Bandar Narkoba Koko Erwin

Menteri Kanada Terharu Menonton Film tentang Kartini

“Seperti disampaikan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dunia sedang tidak sedang baik-baik saja. Banyak fenomena isu domestik negara-negara yang berdampak ke global,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan di acara tersebut seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan dampak global yang dipicu oleh perang telah mengakibatkan inflasi suku bunga yang tinggi di Amerika Serikat, pelambatan ekonomi hingga krisis properti di China karena tensi geopolitik yang serba mendadak.

“Semua negara kalau mau perang beritahu dulu sehingga kita bisa siap-siap, apa yang perlu dipersiapkan,” katanya.

Mengenai hal itu, Jokowi pun memutuskan untuk selalu terlibat dalam berbagai kesempatan konferensi internasional demi bisa mengamati dampak geopolitik global terhadap ekonomi, harga pangan, hingga energi di Indonesia.

Beberapa sebelumnya, Presiden Jokowi menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada 11 November 2023 membahas situasi di Gaza, Palestina.

Setelah menghadiri KTT Luar Biasa OKI di Riyadh, Presiden Jokowi melanjutkan perjalanan ke Washington D.C. pada 12 November 2023 untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden guna menyuarakan posisi tegas Indonesia mengenai situasi di Gaza.

Dari Washington D.C., Presiden Jokowi menuju San Francisco untuk menghadiri KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) pada 16 November 2023 dengan membawa dua isu, yakni pembangunan berkelanjutan dan pembangunan inklusif.

“Tapi, di akhir summit, saya dalam hati menyimpulkan bahwa memang perangnya tidak mungkin distop dalam waktu dekat,” katanya.

Oleh sebab itu, kata Jokowi, dampak dari perang yang kini masih berlangsung harus diantisipasi oleh seluruh pihak terkait di Indonesia.

“Karena kalau sudah yang namanya perang, ganggunya ke mana-mana. Gangguan rantai pasok global, lonjakan harga pangan, lonjakan harga energi, semuanya terdampak,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyinggung tentang dampak perubahan iklim yang kian dirasakan masyarakat Indonesia, salah satunya produksi pangan nasional yang sedikit menurun.

“Dua puluh dua negara membatasi ekspor pangan, dadakan lagi ini. Dulu yang namanya impor beras, semua negara menawarkan, saya punya stok, saya punya stok. Sekarang 22 negara membatasi dan stop ekspor pangan,” katanya.

Namun, di tengah situasi itu, Jokowi bersyukur bahwa ekonomi Indonesia masih tetap tumbuh dan stabil pada kisaran angka 5 persen.

“Kalau kita bicara dengan kepala negara lain, dengan presiden, perdana menteri, kita bangga banget tuh dengan pertumbuhan ekonomi kita yang masih 5 persen meskipun kalau kita lihat kadang-kadang di bawah,” ujarnya. (dam)

Tags: Geopolitik Globalpresiden jokowi

Berita Terkait.

umkm
Nasional

Kolaborasi Jadi Kunci, UMKM Pertanian Didorong Lebih Kompetitif

Jumat, 24 April 2026 - 23:03
erwin
Nasional

Demi Efek Jera, Bareskrim Pastikan Bakal Miskinkan Bandar Narkoba Koko Erwin

Jumat, 24 April 2026 - 22:02
ottawa
Nasional

Menteri Kanada Terharu Menonton Film tentang Kartini

Jumat, 24 April 2026 - 21:11
KPK
Nasional

KPK Ultimatum PIHK yang Belum Kembalikan Aliran Dana Kuota Haji

Jumat, 24 April 2026 - 14:44
Pemeriksaan
Nasional

Tekan AKI dan Stunting, BCA Hadirkan Teknologi Deteksi Preeklamsia di Puskesmas

Jumat, 24 April 2026 - 13:03
FieldGIG
Nasional

Kolaborasi Tak Biasa, FieldGIG x Hangtuah Jakarta Bawa Teknologi ke Garda Depan Pangan

Jumat, 24 April 2026 - 12:22

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1345 shares
    Share 538 Tweet 336
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    836 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.