• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

SesKemenKopUKM Ajak Mahasiswa Dukung Ketahanan dan Kemandirian Pangan Lewat Koperasi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 25 November 2023 - 10:25
in Ekonomi
SesKemenKopUKM-Arif-co

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesKemenKopUKM) Arif Rahman Hakim saat memberikan Kuliah Umum dengan tema Dukungan Ketahanan dan Kemandirian Pangan Melalui Kebijakan Pengembangan Koperasi dan UMKM, di Fakultas Pertanian UGM, Yogyakarta, Jumat (24/11).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesKemenKopUKM) Arif Rahman Hakim mengajak para mahasiswa untuk mendukung program ketahanan dan kemandirian pangan melalui koperasi. “Saya mengajak para mahasiswa untuk tidak ragu memilih koperasi. Koperasi cocok untuk dipilih, karena memiliki potensi besar untuk berkembang, termasuk di sektor pangan,” kata Arif, saat memberikan Kuliah Umum dengan tema Dukungan Ketahanan dan Kemandirian Pangan Melalui Kebijakan Pengembangan Koperasi dan UMKM, di Fakultas Pertanian UGM, Yogyakarta, Jumat (24/11).

Terlebih lagi, lanjut Arif, Indonesia memiliki kekayaan alam yang begitu melimpah, yang bisa dimanfaatkan dan dijadikan potensi dalam pengembangan usaha ke depan. “Setiap daerah pasti memiliki produk khas. Itu bisa dikembangkan dan dijadikan produk unggulan daerah melalui koperasi,” ucap Arif.

BacaJuga:

Audiensi dengan TIS, Kementerian Ekraf Dorong Hilirisasi Produk Kreatif

Dari Perut Bumi ke Ujung Rantai Industri: Menjemput Kedaulatan Tembaga Indonesia

Rupiah Tertekan 5 Hari Beruntun, Sentimen The Fed Jadi Biang Keladi

Arif menjelaskan, KemenKopUKM kini tengah fokus mewujudkan koperasi modern di Indonesia. Salah satunya, Koperasi Pangan Modern yang telah mengadopsi teknologi, berpotensi ke dalam skala industri, memiliki akses terhadap sumber-sumber permodalan dan pasar. “Sehingga, menghasilkan nilai tambah yang tinggi dan manfaat yang besar kepada anggotanya dengan mengedepankan nilai dan prinsip koperasi,” jelas Arif.

SesKemenKopUKM memaparkan, ada tujuh kriteria sebagai koperasi moderen. Yaitu, terhubung dengan offtaker, mengadopsi teknologi/inovasi, memiliki akses terhadap sumber pembiayaan, skala industri/kapasitas produksi besar, hinggga melakukan sinergi antar pihak/berbasis ekosistem. “Yang lainnya, harus profesionalisme tata kelola dan manajemen, serta berbasis anggota dan nilai tambah yang tinggi,” kata Arif.

Selain berkoperasi, Arif juga mengajak mahasiswa menjadi wirausaha setelah lulus kuliah kelak. Terlebih lagi, saat ini, pemerintah telah mencanangkan program untuk mencetak 1 juta wirausaha baru yang lahir dari kalangan generasi muda.

“Dan untuk mencetak wirausaha yang tangguh dan mandiri harus dilakukan secara by-design. Harus terus-menerus dilakukan pendampingan sejak awal hingga menjadi wirausaha yang tangguh dan mandiri,” kata Arif.

Maka, lanjut Arif, sangat tepat bila mahasiswa memilih jalur menjadi wirausaha, karena saat ini peluangnya begitu terbuka lebar. “Selain harus tangguh, para wirausaha muda harus memiliki banyak ilmu, mau dan berani mencoba, hingga jangan takut gagal. Ada survei menyebutkan bahwa lebih dari 70% dari kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa, ingin menjadi wirausaha. Maka, jadilah wirausaha yang mampu mencetak lapangan kerja, jangan menjadi pencari kerja,” jelas Arif.

Dalam kesempatan itu, SesKemenKopUKM juga menjelaskan berbagai program strategis dalam pengembangan koperasi, UMKM, dan kewirausahaan, yang bisa dimanfaatkan masyarakat generasi muda.

“Kita sedang kembangkan Rumah Produksi Bersama dan Rumah Layanan Kemasan, yang bisa dimanfaatkan dalam meningkatkan kualitas produk dan pemasarannya,” kata Arif.

Arif menjelaskan, desain program Layanan Rumah Kemasan diantaranya penyediaan tenaga desainer yang dapat mendesain kemasan sesuai segmentasi pasar produk usaha mikro, hingga penyediaan layanan kemasan yang dapat memproduksi kemasan dalam skala kecil dan biaya terjangkau. “Juga, manajemen pengelolaan layanan kemasan secara profesional dan terpelihara,” ucap Arif.

Tak hanya itu, Arif pun menyebut program Redesign PLUT-KUMKM/ New PLUT sebagai pembentukan Expert Pool. Pengembangan The New PLUT merupakan kolaborasi dari Kementerian/Lembaga, Pemda, lembaga pendidikan dan swasta.

Layanan disana yang dimanfaatkan para pelaku koperasi dan UMKM adalah Coworking Space, konsultasi bisnis dan pendampingan, promosi dan pemasaran, pelatihan teknis dan manajerial, inkubasi bisnis, perizinan dan sertifikasi usaha, seleksi atau kurasi, hingga perluasan kemitraan.

“Sasarannya untuk menciptakan wirausaha muda yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan,” kata Arif.

Sementara itu, Rektor UGM Prof Ova Emilia menyebutkan bahwa koperasi merupakan salah satu kekuatan ekonomi luar biasa yang tidak bisa diabaikan kehadirannya dalam perekonomian nasional. “Pasalnya, koperasi memiliki prinsip ekonomi kebersamaan, keadilan, dan juga kemandirian,” kata Prof Ova.

Oleh karena itu, Prof Ova mengakui, program-program dari KemenkopUKM sangat komprehensif dan layak untuk dipelajari bersama. “Ini menjadi tantangan bagi para mahasiswa untuk menjadi wirausaha dengan berkoperasi. Karena, koperasi dan UKM adalah tulang punggung perekonomian nasional. Dan tugas kita adalah memperkuat peran koperasi dan UKM,” ujar Prof Ova. (srv)

Tags: Ketahanan PanganKoperasimahasiswaSeskemenkopUKMUMKM

Berita Terkait.

Pramono Bertolak ke New York, Penuhi Undangan Wali Kota Zohran Mamdani
Ekonomi

Audiensi dengan TIS, Kementerian Ekraf Dorong Hilirisasi Produk Kreatif

Jumat, 18 September 2026 - 09:19
Dari Perut Bumi ke Ujung Rantai Industri: Menjemput Kedaulatan Tembaga Indonesia
Ekonomi

Dari Perut Bumi ke Ujung Rantai Industri: Menjemput Kedaulatan Tembaga Indonesia

Kamis, 17 September 2026 - 22:12
uang
Ekonomi

Rupiah Tertekan 5 Hari Beruntun, Sentimen The Fed Jadi Biang Keladi

Kamis, 17 September 2026 - 21:11
rise
Ekonomi

RISE TO IPO 2026, Strategi Kementerian UMKM Perluas Akses Pendanaan Usaha Menengah

Kamis, 17 September 2026 - 17:17
PLTU
Ekonomi

PLN EPI Pastikan Kesiapan Batu Bara dan Biomassa untuk PLTU Bolok

Kamis, 17 September 2026 - 11:43
Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah
Ekonomi

Purbayanomics dan Akhir Sebuah Eksperimen Fiskal: Refleksi Ekonomi Syariah atas Keberanian, Batas, dan Amanah Anggaran

Rabu, 16 September 2026 - 23:03

OLAHRAGA

bc
Olahraga

Bea Cukai Priok Dukung Kiprah Tim Reli Indonesia di Kancah Internasional

Editor Dilianto
Kamis, 17 September 2026 - 18:08

INDOPOSCO.ID - Bea Cukai Tanjung Priok memberikan dukungan pelayanan kepabeanan terhadap Indonesia Cross Country Rally Team yang mengikuti ajang Asia...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Kamis, 17 September 2026 - 08:20
Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Rabu, 16 September 2026 - 19:17
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5139 shares
    Share 2056 Tweet 1285
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.